September 2017
BERITA TEKNOLOGI : Teknologi finansial alias fintech, ternyata tak cuma satu-satunya tren populer di ranah startup.
Solusi berbasis aturan hukum alias regulatory techonology (regtech) juga bisa diadopsi menjadi core business suatu startup. Sebut saja Lawble, perusahaan startup pertama di Indonesia dengan konsep regtech, yang menyediakan aplikasi khusus berisikan produk dan informasi hukum secara digital.

Lawble baru saja diresmikan dan didukung sejumlah praktisi hukum dan pejabat publik. Aplikasinya bahkan "direstui" langsung oleh Asosiasi Regtech Internasional.

CEO dan founder Lawble, Charya Rabindra Luksman, mengatakan terbentuknya Lawble terjadi atas kemelut problematika sehari-hari yang sulit menyelaraskan berbagai aturan hukum.

Startup Fintech Jadi Harapan Pendorong Ekonomi Digital Indonesia
Karena itu, ia berkolaborasi dengan beberapa partner untuk mendirikan startup  penyedia solusi dalam bentuk situs web dan aplikasi yang menawarkan akses ke seluruh produk hukum lebih mudah.

Pengguna hanya perlu memanfaatkan search tool untuk mencari segala jenis informasi yang berkaitan dengan hukum dari A-Z. Nanti, juga akan ada 50 ribu peraturan dan perundangan di Indonesia yang bisa membantu penggunanya untuk membuat produk hukum.

Charya menjelaskan, pengguna yang berasal dari kalangan praktisi hukum juga bisa memanfaatkan fitur kerja dengan memakai produk hukum dengan cara individu atau juga bisa dengan partner lain. Fitur tersebut diberi nama collaboration tool.

"Praktisi hukum pasti tahu bagaimana rumit dan kompleksnya mencari dasar-dasar informasi hukum dan penjelasannya. Dulu, caranya sangat manual. Saya bahkan harus memakai stabilo dan pembatas buku untuk bisa mencari dan menandai regulasi yang ingin dipahami atau dibaca," ujar Charya kepada Tekno Liputan6.com saat peluncuran Lawble di Jakarta, Kamis (28/9/2017) malam.

Charya mengungkap, tak cuma membesut aplikasi khusus yang menyediakan akses informasi hukum secara digital. Lawble juga berjuang untuk bisa menciptakan visi tercapainya regulatory inclusion. Pihaknya paham, untuk bisa mencapai titik tersebut dibutuhkan usaha dan sumber daya yang tak sedikit.

"Kami didukung para regulator, otoritas, Asosiasi Regtech dan LegalTech serta masih banyak lagi agar proses edukasi dan distribusi informasi ke masyarakat lebih luas, supaya mereka melek hukum," tukasnya.

Terkait aspek bisnis dan monetisasi dari startup, Lawble membidik Law Firm dan perguruan tinggi.

Pada 2017, Lawble menargetkan setidaknya ada sekitar 700 Law Firm, di mana satu Law Firm bisa mengantongi 10 pengguna Lawble dengan penetrasi pengguna 50 persen. Jadi, diprediksi akan ada 3.500-4.000 yang akan menjadi subscriber Lawble.

Lawble juga membidik perguruan tinggi di mana nanti akan ada 100 perguruan tinggi yang bergabung dengan total 2.000 orang.

Lawble tersedia untuk kalangan praktisi hukum dan masyarakat. Para praktisi hukum bisa mengakses fitur kolaborasi berbayar via www.lawble.com.
BERITA TEKNOLOGI : Apple telah mengumumkan iPhone X, tapi belum memberikan informasi terkait detail spesifikasinya. Namun, rasa penasaran konsumen setidaknya sedikit berkurang dengan munculnya informasi mengenai kapasitas baterai dan RAM, yang sebelumnya belum diungkapkan.
Dilansir Softpedia, Jumat (29/9/2017), Steve H. yang kerap membocorkan informasi berbagai produk, melalui kicauannya di Twitter, mengungkapkan kapasitas baterai dan RAM iPhone X.

Berdasarkan data yang didapatkannya dari badan sertifikasi peralatan telekomunikasi Tiongkok, Teena, iPhone X memiliki baterai 2.716mAh dan RAM 3GB.

Jika laporan itu benar, alasan Apple untuk memilih kapasitas baterai tersebut cukup dinanti. Pasalnya, kapasitas baterai iPhone X lebih kecil daripada para kompetitor iPhone X termasuk Galaxy Note 8. Phablet Samsung itu dilengkapi baterai 3.300 mAh.

Adapun Apple akan mulai menggelar pre-order iPhone X pada 27 Oktober 2017, sedangkan rencana peluncuran perdananya di pasar pada 3 November 2017. iPhone X dijual seharga US$ 999 untuk versi 64GB dan US$ 1.149 untuk 256GB.

Harga jualnya yang tinggi diyakini akan tetap memikat banyak konsumen. Analis KGI Securities, Ming-Chi Kuo, memperkirakan pre-order iPhone X bisa mencapai lebih dari 50 juta unit.

Salah satu fitur unggulan iPhone X yang menyita banyak perhatian adalah Face ID, sebagai pengganti fungsi Touch ID sebagai fitur keamanan.

Face ID bergantung pada kamera "TrueDepth", sebuah sistem yang di dalamnya termasuk kamera infra merah, flood illuminator dan dot projector yang memiliki lebih dari 30 ribu titik tak terlihat dan memindai wajah pengguna untuk membuat peta wajah unik.
BERITA TEKNOLOGI : Analis perusahaan layanan finansial Raymond James, Tavis McCourt, melihat iPhone X akan menarik minat banyak konsumen. Namun, siklus pembaruan iPhone di kalangan konsumen tidak akan berjalan cepat. Para pengguna iPhone memilih rentang waktu yang cukup lama untuk memperbarui smartphone mereka.
"Berdasarkan survei konsumen kami, pada September, tidak ada siklus upgrade yang cepat untuk iPhone 8 dan X, tapi terlihat ada permintaan yang mengejutkan untuk iPhone X dari pada 8," tulis McCourt dalam catatannya, seperti dilansir CNBC, Rabu (27/9/2017).

Dijelaskan McCourt, 37 persen pemilik iPhone yang mengikuti survei, berencana memperbarui perangkat mereka dalam waktu 12 bulan ke depan. Jumlahnya turun dibandingkan tiga tahun sebelumnya dengan rata-rata 44 persen.

Hasil survei juga menunjukkan, 14 persen pemilik iPhone berencana membeli versi terbaru dalam waktu tiga bulan ke depan. Jumlahnya turun dibandingkan rata-rata 15 persen pada tahun lalu dan 17 persen pada 2015.

"Data tersebut menunjukkan pembaruan tahun ini kemungkinan tidak menjadi 'supercycle', seperti yang banyak diperkirakan," ungkap McCourt.

Berdasarkan data tersebut, McCourt menurunkan prediksi penjualan iPhone untuk tahun fiskal 2018 dari sebelumnya 260 juta menjadi 240 juta. Kendati demikian, McCourt mengatakan ada kabar positif dari survei itu.

Ia mengungkapkan, 46 persen konsumen yang ingin memperbarui perangkat mereka berencana membeli iPhone X yang lebih mahal daripada iPhone 8 dan 8 Plus. Ia memperkirakan jajaran iPhone yang ada saat ini akan menguntungkan margin laba kotor Apple sebesar 2 persen pada tahun fiskal 2018.

"Kami memperkirakan puncak perdagangan (untuk saham Apple) akan terjadi pada semester I 2018, kemungkinan kuartal Maret," tutur McCourt.
BERITA TEKNOLOGI : Bertempat di Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Jumat (29/9/2017), antrean pembeli perdana Samsung Galaxy Note 8 sudah tampak mengular sejak dibuka pukul 10.00 pagi tadi.

Galaxy Note 8 dibanderol seharga Rp 12.999.000. Pada paket pembelian perdana, pelanggan akan mendapat leather case Tumi, voucher aksesoris, dan Baskin Robbins.

pembeli pertama Galaxy Note 8, Ia adalah Zulfikar dari Pantai Indah Kapuk yang sudah mengantre sejak pukul 08.30. Zulfikar mengaku perangkat ini nanti akan digunakan untuk keperluan sendiri.

"Saya tertarik dengan Galaxy Note 8 karena kameranya ganda dan memiliki layar yang besar," tuturnya. Saat mengantre, ia juga turut didampingi oleh sang istri Yusliani.

Selain Zulfikar, pembeli perdana lainnya adalah Wendy, pria asal Sentul yang sudah tiba di area penjualan sekitar pukul 08.00 WIB.

Namun kesempatannya untuk menjadi pembeli pertama gagal karena ada masalah saat proses pembayaran. Ia sendiri mengaku merupakan salah satu pengguna seri Galaxy Note sejak tiga tahun lalu.

"Saya dulu menggunakan Galaxy Note 4, tapi memang skip untuk Galaxy Note 5. Dan kini memilih Galaxy Note 8 karena saya suka dengan S-Pen," tuturnya. Ia mengaku, S-Pen menunjang kegiatannya dalam pekerjaan, terutama dalam hal desain.
BERITA TEKNOLOGI : Usai resmi meluncurkan Galaxy Note 8 di Indonesia Samsung segera menggelar penjualan perdana smartphone tersebut di mal Lotte Shopping Avenue, Jakarta.
Antusiasme pelanggan yang ingin mendapatkan Galaxy Note 8 terbilang tinggi. Pembelian perdana Galaxy Note 8 ini sudah dibuka mulai sejak pukul 10.00 tadi.

Selain melayani penjualan langsung, Samsung juga menyiapkan booth khusus bagi para pelanggan yang ingin menjajal langsung smartphone ini. Dengan begitu, para pelanggan dapat merasakan langsung pengalaman yang ditawarkan Galaxy Note 8.

Berikut foto antrean para pembeli Samsung Galaxy Note 8 di mal yang berlokasi di Mega Kuningan ini:


Sekadar informasi, Galaxy Note 8 di Indonesia dibanderol dengan harga Rp 12.999.000. Pada paket pembelian perdana, pelanggan akan mendapat leather case Tumi, voucher aksesoris, dan Baskin Robbins.
BERITA TEKNOLOGI : Face ID merupakan salah satu fitur iPhone X yang paling menarik perhatian. Meski iPhone X belum dijual, cukup banyak yang penasaran dengan cara kerja fitur pengenalan wajah tersebut.
Dilansir Phone Arena, Jumat (15/9/2017), seorang developer software iOS, Guilherme Rambo, memberikan sedikit gambaran tentang fitur Face ID. Melalui akun Twitter miliknya, Rambo mengunggah informasi bahwa Face ID hanya bisa mengenali satu wajah.

Informasi tersebut berasal dari penulis situs web iMore, Rene Ritchie, yang sempat menjajal iPhone X. Keterbatasan jumlah pengenalan wajah pada Face ID sangat kontras jika dibandingkan Touch ID. Fitur pemindai sidik jari itu mendukung hingga lima jari berbeda.

"Ada beberapa keterbatasan pada Face ID yang bisa memengaruhi orang-orang. Hal terbesar adalah Face ID saat ini hanya bisa untuk satu wajah, tidak seperti Touch ID yang bisa didaftarkan hingga lima jari berbeda. Itu artinya, pengguna tidak bisa dengan mudah berbagi akses iPhone X dengan anggota keluarga, teman-teman dan kolega," tulisnya.

Seperti diketahui, Apple tidak menyediakan Touch ID pada iPhone X karena menggantinya dengan Face ID. Apple mengklaim tingkat eror pada Face ID 1:1.000.000, sedangkan Touch ID 1:50.000.
BERITA TEKNOLOGI : Perusahaan penyedia software keamanan, Avast, mengungkap adanya peningkatan serangan yang menargetkan perangkat smartphone dan tablet berbasis Android untuk setiap tahunnya, di mana pada kuartal kedua 2017 hampir mencapai 40 persen.
Dari rata-rata 1,2 juta serangan menjadi 1,7 juta serangan per bulan. Peneliti melacak sekitar 788 varian virus per bulan di mana naik 22,2 persen dari kuartal kedua 2016. Terdapat juga penemuan penting yang menunjukkan tiga ancaman mobile teratas yang didesain untuk memata-matai dan mencuri informasi pribadi.

Tiga di antaranya Rooters, Downloaders/Droppers, dan Fake Apps. Rooters (22,8 persen) meminta hak akses root kepada smartphone atau menggunakan exploit untuk mendapatkan hak akses root sehingga dapat mengontrol perangkat secara penuh untuk memata-matai dan mencuri informasi pengguna.

Downloaders atau Droppers (22,76 persen) menggunakan teknik social engineering untuk menipu pengguna agar menginstall aplikasi berbahaya lainnya. Droppers juga sering menampilkan iklan secara penuh di layar, meskipun di luar aplikasi itu sendiri.

Iklan yang ditampilkan tidak hanya mengganggu tetapi juga sering berkaitan dengan website berbahaya. Kemudian Fake Apps (6,97 persen) adalah aplikasi ilegal yang menyamar sebagai aplikasi terpercaya untuk melakukan download dan menampilkan iklan ke pengguna.

"Serangan cybersecurity mobile berkembang dengan sangat pesat karena teknik hacker lebih gencar dan berbahaya sehingga yang menjadi taruhannya adalah data pribadi dan privasi pengguna," ungkap Gagan Singh, SVP & GM of Mobile and IoT Avast melalui keterangannya, Jumat (15/9/2017) di Jakarta.

Untuk mengidentifikasi ancaman itu Avast meng-update aplikasi mobile Avast Mobile Security & Antivirus dan AVG Antivirus yang sekarang menggabungkan masing-masing teknologi pendeteksian ancaman dalam satu engine.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melindungi foto dan data pribadi dengan lapisan keamanan tambahan serta meningkatkan daya baterai agar perangkat mobile dapat lebih lama digunakan.

Sementara AVG Antivirus menyediakan perlindungan untuk pengguna smartphone dari pencurian data atau pelanggaran privasi dari aplikasi dan panggilan berbahaya. Pengguna AVG pun dapat merasakan performa smartphone yang maksimal dengan adanya fitur pembersih baru.

"Kami terus memperbarui solusi keamanan mobile untuk mengatasi ancaman baru dengan memanfaatkan teknologi AI dan machine learning andal yang dikombinasikan dengan jaringan pendeteksian ancaman terbesar di dunia untuk menjaga pengguna tetap aman ketika online," pungkas Singh.
BERITA TEKNOLOGI : Apple baru saja mengumumkan kehadiran dua lini smartphone terbaru, yaitu iPhone 8 dan iPhone X (iPhone ten). Hal ini memanaskan persaingan antara Apple dan Google, tidak hanya dari varian tapi juga performa.
Salah satu perusahaan analis perangkat mobile, Blancco Technology Group, melakukan sebuah studi yang cukup menarik. Dalam studinya, mereka membandingkan performa iPhone dengan smartphone Android. Hasilnya, Android lebih rentan bermasalah dibandingkan smartphone buatan Apple.

Masalah yang dimaksud adalah kendala saat menggunakan smartphone. Misalnya terjadi crash saat memakai aplikasi, masalah WiFi, malfungsi headset, dan sebagainya. Di kuartal kedua 2017, total masalah yang terjadi terhadap Android mencapai 50 persen, sedangkan iPhone 12 persen.

Dikutip dari BGR, Jumat (15/9/2017), kelemahan Apple adalah seringnya aplikasi yang crash. Frekuensinya mencapai 54 persen, berbanding dengan 50 persen di kuartal pertama. Pihak Blancco percaya hal ini disebabkan seringnya Apple merilis update sistem operasi.

Seperti yang diketahui, Apple sedang menyiapkan iOS 11. Sebelum resmi dirilis, Apple menguji sistem operasinya melalui versi beta. Versi ini belum stabil sehingga aplikasi rentan mengalami crash.

Meski begitu, tingkat masalah smartphone akan naik-turun dari waktu ke waktu. Jika performa iPhone 8 dan iPhone X kurang memuaskan, bukan tidak mungkin tingkat masalah iPhone akan meningkat.
BERITA TEKNOLOGI : Meski Apple telah mengumumkan kehadiran iPhone 8, 8 Plus, dan iPhone X, mereka tidak mengungkap kapan trio iPhone teranyarnya ini menyambangi Indonesia.
Indonesia selalu jadi yang paling telat kebagian iPhone baru. Buktinya, iPhone 7 dan 7 Plus saja telat dijual di Indonesia karena tersandung aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Masuknya iPhone 7 dan 7 Plus saat itu juga merupakan hasil kolaborasi operator Smartfren dengan Apple dalam bentuk bundling.

Apakah iPhone X, iPhone 8, dan 8 Plus juga akan masuk ke Indonesia dengan cara yang sama, hadir dalam paket bundling Smartfren? Jika ya, kapan ketiga iPhone ini masuk ke Indonesia?

Head of Device Sourcing & Management Smartfren Hartadi Harsono menanggapi hal ini. Sayang, ia masih belum mau buka suara terkait kehadiran iPhone X, iPhone 8, dan 8 Plus.

"Kan baru launching, jadi belum tahu. Kami masih fokus kerja sama dengan penjualan iPhone 7 dan 7 Plus dulu, karena penjualannya bagus," ujar Hartadi kepada Tekno Liputan6.com usai acara Obrol Telko di Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Pria berkacamata ini melanjutkan, bila Apple memang nanti akan memboyong ketiga iPhone baru itu ke Indonesia, artinya mereka harus mematuhi aturan TKDN yang sudah ditetapkan Pemerintah Indonesia.

Aturan tersebut mengharuskan semua perangkat 4G memiliki nilai kandungan lokal setidaknya 30 persen pada tahun ini. "Ya kalau mau masuk, yang penting harus dibereskan dulu TKDN-nya," imbuhnya.

Diketahui, iPhone X akan mulai dibuka pemesanannya pada 27 Oktober 2017 dan mulai diedarkan di beberapa negara pada 3 November 2017.

Perusahaan yang didirikan mendiang Steve Jobs ini menawarkan iPhone X dengan dua varian memori internal, 64GB dan 256GB.

Untuk iPhone X versi 64GB dibanderol harga US$ 999 atau sekitar Rp 13 juta, sedangkan untuk versi 256GB dibanderol harga US$1149 atau sekitar Rp 15 juta. Di Indonesia sendiri, iPhone X dijual dalam jalur tidak resmi dilego seharga Rp 23,5 jutaan.

Rencananya, Apple bakal merilis ketiga iPhone tersebut ke sejumlah negara, meliputi Australia, Austria, Belgia, Kanada, Tiongkok, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, Irlandia, Italia, Jepang, Luksemburg, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Puerto Rico, Singapura, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, UAE, Inggris, Amerika Serikat, dan US Virgin Islands.
BERITA TEKNOLOGI : Google secara tidak langsung mengumumkan kehadiran smartphone teranyarnya, Google Pixel 2, dalam waktu dekat. Raksasa teknologi tersebut merilis video teaser Pixel 2 di akun YouTube pada Kamis (14/9/2017).
Video teaser memperlihatkan ilustrasi seorang pengguna yang tengah mencari solusi dari masalah smartphone-nya di Google Search.

Ia bertanya, "Mengapa baterai smartphone saya bermasalah? Mengapa smartphone saya selalu kehabisan kapasitas penyimpanan? Mengapa smartphone saya mengambil foto yang tidak jelas?," serta pertanyaan lainnya.

Sepertinya, smartphone yang dimiliki si pengguna ini bukan Google Pixel. Google pun memberikan jawaban, "Lucunya, kenapa harus menanyakan itu." Barulah di akhir video, Google menampilkan tanggal 4 Oktober 2017.

Video teaser ini sepertinya memberikan tanda-tanda bahwa Pixel 2 akan mengusung pembaruan Google Assistant yang lebih cerdas dan proaktif. Tak cuma itu, Pixel 2 akan hadir dengan sejumlah fitur dan kemampuan yang lebih canggih dari seri pendahulunya.

Pixel 2 kabarnya akan diberi kode nama "Walleye" dan dipersenjatai prosesor Qualcomm Snapdragon 836. Smartphone ini mengusung layar 5,5 inci dengan resolusi 1080 x 1920 piksel. Desain smartphone itu juga disebut mirip dengan pendahulunya, sehingga hampir dapat dipastikan tak ada perubahan drastis.

Selain prosesor Snapdragon 836, Pixel 2 juga akan memiliki RAM 4GB dan memori internal 64GB. Lubang headphone 3,5mm dipastikan absen dari perangkat ini, tapi Google sudah menyiapkan speaker stereo untuknya.

Tak cuma Walleye, Google juga menyiapkan model premium dari seri Pixel tahun ini dengan kode nama Taimen. Smartphone itu memiliki layar OLED beresolusi 1440 x 2560 piksel besutan LG dengan bentang layar 6 inci. Handset itu bahkan akan mengusung desain bezeless.

Untuk spesifikasi, Taimen ditopang chipset Snapdragon 835, RAM 4GB, dan memori internal 128GB. Bagian belakang smartphone masih sama dengan pendahulunya yang dibalut kaca dan metal.

Tak seperti beberapa model premium lain yang hadir dengan lensa, Google masih mempertahankan lensa tunggal pada kamera utamanya. Model ini juga dipastikan masih memiliki headphone jack 3,5mm.
BERITA TEKNOLOGI : Ketiga iPhone terbaru Apple, yakni iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X, yang diluncurkan pada Selasa (12/9/2017) waktu setempat, bikin penasaran.
Untuk mengetahui tiga berita terpopuler seputar peluncuran iPhone terbaru, yuk simak selengkapnya berikut ini:

1. Simak Perbedaan Utama iPhone X dan iPhone 8

Apple baru saja mengumumkan kehadiran tiga iPhone terbaru, yakni iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X (disebut sebagai iPhone 10). Pengumuman ini menarik karena Apple melakukan perubahan pola penamaan.

Alih-alih memperkenalkan iPhone 7s, perusahaan itu langsung memperkenalkan iPhone 8 dan iPhone 10 yang diberi nama iPhone X. Lantas, apa yang membedakan kedua seri terbaru tersebut?

2. PHOTO: Ini Wujud Mewah iPhone 8 dan iPhone 8 Plus yang Siap Beredar

Berikut ini kompilasi foto iPhone terbaru, yakni iPhone 8 dan iPhone 8 Plus yang dirilis di Steve Jobs Theater, Cupertino, AS, pada Selasa (12/9/2017) waktu setempat.


3. Resmi, iPhone X Meluncur dengan Fitur Face ID dan Bezel Tipis

Selain memperkenalkan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, Apple akhirnya benar-benar mengumumkan kehadiran iPhone X (iPhone ten). Perangkat ini merupakan penanda kiprah iPhone yang sudah berlangsung selama satu dekade.

"iPhone X merupakan masa depan dari sebuah smartphone dan juga lompatan besar dari seri iPhone," ujar Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple Phil Schiller saat peluncuran iPhone X, Rabu (13/9/2017).

Memiliki layar Super Retina dengan diagonal 5,8 inci, iPhone X mengusung desain dengan layar berbingkai tipis. Adapun bahan yang digunakan di perangkat masih sama dengan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, yaitu berbahan kaca. Apple juga membuat perangkat ini antiair maupun debu.
BERITA TEKNOLOGI : iPhone X (dibaca: iPhone ten) sukses menyita perhatian dunia usai diluncurkan di Apple Park Campus, Cupertino, Amerika Serikat (AS). Sejumlah fitur menarik termasuk Face ID menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta smartphone.
Selain iPhone X, Apple juga merilis dua model lainnya, yaitu iPhone 8 dan iPhone 8 Plus. Baik iPhone 8 maupun iPhone X menawarkan keunggulan berbeda.

Seperti dilansir BGR, Kamis (14/9/2017), iPhone X menjadi seri iPhone termahal yang pernah dirilis Apple. Mereka menjualnya mulai dari US$ 999 atau sekitar Rp 13 juta.

Tapi perlu diingat, lebih mahal bukan berarti lebih baik. Lantas, apa alasan kita perlu melirik iPhone 8 dibanding iPhone X?

Touch ID

Seperti yang diketahui, iPhone X menghilangkan fitur Touch ID dan menggantinya dengan Face ID. Kinerja Face ID belum diketahui akan berfungsi 100 persen atau tidak. Bahkan saat salah satu eksekutif Apple, Craig Federighi mencoba Face ID, sistemnya gagal mengenali wajah Craig.

Bagi pecinta iPhone sejak lama, hal ini bisa saja mengganggu pemakaian. Perlu waktu untuk menyesuaikan sistem baru. Bisa saja kita latah menaruh jari di bagian bawah layar karena mengingat Touch ID.

Harga yang Fantastis

Seperti yang disebutkan di atas, harga awal iPhone X adalah Rp 13 juta. Bandingkan dengan iPhone 8 yang memiliki harga awal US$ 699 atau sekitar Rp 9,2 juta. Perlu dicatat, semua harga ini belum ditambah biaya lain sebelum masuk Indonesia.

Meskipun harganya pasti lebih mahal, tetap saja ada selisih harga. Selisih itu bisa digunakan untuk keperluan lain seperti jalan-jalan ke luar kota, atau membeli kebutuhan yang lebih mendesak.

Performa Belum Teruji

iPhone X adalah perangkat pertama Apple dengan layar berbingkai tipis. Pastinya, Apple akan terus mengembangkan iPhone X ke depannya. Namun performanya belum teruji pasti.

Bila cukup bersabar, ada baiknya mengunggu generasi iPhone X berikutnya. Hal ini bertujuan menunggu langkah Apple untuk memantapkan desain ini.

Ada baiknya kamu menunggu iPhone X generasi selanjutnya. Seperti yang diketahui, Apple selalu membawa perubahan pada tiap seri iPhone.
BERITA TEKNOLOGI : iPhone X adalah 'bintang' utama dalam peluncuran perangkat terbaru Apple yang diadakan pada Selasa (12/9/2017) di Steve Jobs Theater, Cupertino, Amerika Serikat (AS).
Bagaimana tidak, iPhone ini diklaim menjadi seri paling premium dan mengusung sejumlah gebrakan teknologi canggih. Salah satunya, ia hadir dengan layar OLED Super Retina Display dan mengusung konsep bezeless.

Apple sudah mengumumkan iPhone X akan dilepas ke pasar pada 3 November 2017. Adapun masa pemesanan khusus untuk AS dimulai pada 27 Oktober 2017. Di Indonesia sendiri, belum ada 'lampu hijau' kapan iPhone X bakal meluncur.

Menariknya, di Indonesia sudah ada sejumlah penjual online yang menawarkan iPhone X. Memang, mereka tidak menjual iPhone X secara resmi. Harganya pun berbeda dengan harga yang dibanderol Apple.

Bila Apple mematok harga iPhone X mulai di kisaran Rp 13 jutaan, kamu harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam lagi jika ingin beli iPhone X sekarang di Indonesia. Pasalnya, sang penjual membanderol harga iPhone X dengan harga tinggi, yakni mencapai Rp 23,5 juta!

Pantauan Tekno Liputan6.com, penjual iPhone X ini ada di Tokopedia. Pada iklan yang terpampang, penjual menjanjikan iPhone X 'termurah' versi 256GB, dengan garansi Apple 1 tahun dan BNIB.

Bedanya, sistem pemesanan dilakukan mulai 3 Oktober 2017. Sementara pengiriman dilakukan pada 3 November 2017.

Sekadar informasi, iPhone X hadir dengan teknologi Super Retina untuk layar smartphone berdiagonal 5,8 inci dengan konsep desain layar OLED berbingkai tipis. iPhone X juga dipersenjatai chip A11 Bionic berbasis Neural Engine.

Mengingat hadir dengan desain nyaris tanpa bingkai, tombol "Home" pun absen di perangkat anyar ini. Karena itu, Apple mengubah navigasi di iPhone X dengan lebih banyak memanfaatkan sapuan di layar.

"Untuk membuka perangkat, kamu cukup mengusap layar ke atas. Begitu pula saat ingin berganti aplikasi, kamu cukup mengusap layar ke atas dan tampilan akan kembali ke halaman depan," ujar Senior Vice President of Worldwide Marketing Apple, Phil Schiller saat peluncuran iPhone X.

Adapun untuk keperluan fotografi, iPhone X mengandalkan dua lensa pada kamera utamanya yang disusun secara vertikal.

Kedua lensa di kamera utamanya beresolusi 12MP dan masing-masing sudah dilengkapi dengan Optical Image Stabilization (OIS).
BERITA TEKNOLOGI : Apple akhirnya mengumumkan iPhone X dalam sebuah acara yang digelar di Steve Jobs Theatre, Apple Park, Amerika Serikat (AS), pada Selasa (12/9/2017). Kehadiran smartphone ini telah menjadi buah bibir sejak beberapa bulan lalu.
Dibandingkan iPhone 8 dan 8 Plus, selama beberapa bulan ini iPhone X yang paling menyedot perhatian. Pasalnya, smartphone ini memiliki desain yang sangat berbeda dari jajaran seri iPhone lain selama 10 tahun terakhir.

Setelah diumumkan, iPhone X pun ramai dibicarakan terutama harga jualnya dinilai mahal, yaitu mulai dari US$ 999 atau setara Rp 13 juta (asumsi kurs Rp 12.997 per US$ 1). Harga tersebut membuatnya sebagai iPhone paling mahal.

Lalu pantaskah iPhone X dibanderol dengan harga yang cukup tinggi? Untuk mempertimbangkan jawabannya, mungkin kita bisa melihat sekilas hands-on review yang telah dirangkum dari sejumlah sumber.

Desain

Harga jual iPhone X merupakan salah satu hal yang paling banyak dibicarakan. Meski mahal, situs web The Verge menilai harga tersebut terasa pantas jika melihat semua hal yang disuguhkan iPhone X.

iPhone X dinilai sebagai perangkat yang indah dengan band stainless steel dan lapisan kaca yang membalut smartphone tersebut. iPhone X meluncur dengan layar berukuran 5,8 inci, tanpa ada satu pun tombol fisik di bagian depan. Pujian juga disampaikan oleh Tech Radar, yang menilai iPhone X sebagai smartphone Apple dengan tampilan terbaik.

Selain itu, portal Digital Trends juga menilai iPhone X terasa nyaman digenggam dengan desain ramping dan terlihat indah. Adapun ukuran layarnya memang lebih besar daripada versi iPhone Plus, tapi dengan bodi jauh lebih kecil. Selain itu, smartphone ini memiliki bezel yang sangat tipis.

Apple menyebut iPhone X dilengkapi Super Retina Display dengan resolusi layar 1.125 x 2.436 piksel, yang membuatnya menjadi layar dengan kepadatan piksel tertinggi dari semua seri iPhone. Super Retina Display itu membuat iPhone X terlihat sangat tajam, seperti yang diharapkan dari sebuah layar OLED.

Bentuk layar sekaligus membuat desain iPhone X menjadi sangat berbeda dan memberikan rasa baru, terutama karena tidak adanya tombol "Home" fisik seperti pada seri terdahulu. Namun, Apple melakukan banyak hal untuk membuat iOS terasa natural tanpa tombol "Home". Artinya, pengguna iPhone sebelumnya tidak akan terasa canggung saat menggunakan smartphone baru ini.

Fitur Unggulan

Dari sekian banyak fitur yang dimiliki iPhone X, Face ID mendapatkan perhatian paling besar. Fitur ini bekerja karena sistem kamera TrueDepth yang terletak di layar bagian atas, memiliki banyak sensor termasuk kamera IR dan sebuah proyektor yang menghasilkan 30.000 titik inframerah pada wajah pengguna.

Sistem tersebut dapat membaca wajah, kemudian mencocokkannya dengan gambar yang tersimpan di dalam ponsel menggunakan prosesor neural network, dan membuka kunci ponsel. Menurut Apple, Face ID tidak akan bekerja jika pengguna tidak fokus. Jadi, pastikan mata Anda terbuka ketika ingin membuka kunci iPhone X dengan Face ID.

Apple menjelaskan, sistem tersebut mempelajari wajah pengguna, bahkan ketika menggunakan kacamata, topi, atau gaya rambut yang berubah. Hal terpenting, sistem Face ID dipastikan tidak akan terkecoh dengan foto. Dari penjelasannya, sistem Face ID dinilai lebih baik daripada fitur serupa yang ada pada smartphone lain.

Kamera hingga Emoji

Hal menarik lainnya adalah sistem kamera depan, termasuk emoji animasi baru yang bereaksi sesuai gerakan wajah pengguna. Fitur emoji animasi ini dinilai sangat menyenangkan.

Selain itu, Portrait Mode dan efek Portrait Lightning kini juga tersedia untuk kamera depan. Para penggemar selfie kemungkinan akan jatuh hati dengan kamera depan iPhone X. Namun, kualitas kamera belakangnya tak bisa diabaikan.

iPhone X memiliki dua kamera belakang dengan resolusi 12MP, yang masing-masing berfungsi untuk wide-angle dan telephoto. Keduanya juga sudah dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS).

Fitur lain yang bisa dijadikan pertimbangan untuk membeli iPhone X adalah ketahanan terhadap air dan debu, serta wireless charging.
BERITA TEKNOLOGI : Apa yang tak bisa dilakukan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)? Rasa-rasanya, kecerdasan buatan kini hampir bisa melakukan semua hal. Meski kemampuannya terbatas, kecerdasan bisa melakukan hal paling mendasar yang bisa dilakukan manusia pada sehari-hari.
Nah, sayangnya tidak semua peran kecerdasan buatan dianggap membawa efek positif bagi masyarakat. Terbaru, penelitian menunjukkan kecerdasan buatan bisa mendeteksi orientasi seksual seseorang hanya dengan melihat fotonya.

Sederhananya, ia bisa menebak apakah si orang yang ada di foto tersebut gay/lesbian atau tidak. Walau terdengar canggih, teknologi pendeteksi orientasi seksual ini memicu kontroversi sebagian kalangan karena telah dianggap telah memasuki ranah personal.

Bahkan, sebagian menganggap kecerdasan buatan ini bisa digunakan untuk keperluan anti-LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

Menurut informasi yang dilansir The Guardian, Selasa (12/9/2017), penelitan yang berlangsung di Stanford University ini mengungkap kecerdasan buatan didukung dengan algoritma komputer.

Bahkan, tingkat keakuratannya bahkan bisa mencapai 81 persen. Tak cuma gay, tingkat keakuratan kecerdasan buatan ini juga mencapai 74 persen saat mendeteksi seorang lesbian.

Kecerdasan buatan yang diterbitkan Journal of Personality and Social Psychology ini juga diklaim sudah bisa mendeteksi lebih dari 35 ribu gambar wajah yang muncul di sebuah situs kencan Amerika Serikat (AS).

Deteksi Fisik

Michal Kosinski dan Yilun Wang, dua ilmuwan yang mengembangkan kecerdasan buatan ini, menciptakan produknya dengan menggunakan jaringan saraf dalam dengan sistem penghitungan yang dapat menganalisis visual dari data yang dikumpulkan.

Dari deteksi fisik pada foto yang diperlihatkan, pria dan wanita homoseksual biasanya memiliki wajah tidak berkarakter khas.

Jenis wajah pria, ungkap mereka, memiliki rahang sempit, hidung panjang, dan dahi yang lebih besar ketimbang pria normal. Sementara, wanita lesbian memiliki rahang yang lebih besar dengan dahi yang sedikit lebih kecil ketimbang wanita normal.

Baik Kosinski dan Wang menyimpulkan, wajah seseorang ternyata memiliki informasi orientasi seksual ketimbang persepsi manusia.

Meski mereka mengembangkan kecerdasan buatan tersebut untuk mendeteksi orientasi seksual, keduanya juga berpenapat bahwa kelainan orientasi seksual juga berasal dari kombinasi hormon yang tercipta sebelum lahir. Menurutnya, menjadi seorang gay atau lesbian bukan pilihan.
BERITA TEKNOLOGI : Samsung telah membuka pre-order Galaxy Note 8 sejak 8 September hingga 11 September mendatang. Penerus Galaxy Note 7 ini merupakan perangkat mobile Samsung pertama yang dilengkapi kamera ganda pada bodi belakangnya, yakni kamera wide-angle dan telephoto.
Memang, kamera ganda kini menjadi fitur yang diunggulkan oleh hampir semua vendor smartphone. Namun, Samsung tidak membekali kamera ganda pada Galaxy Note 8 untuk sekadar memenuhi keinginan konsumen. Perusahaan Korea Selatan ini menghadirkan teknologi OIS (Optical Image Stabilization) pada kedua lensa kamera utama dengan tujuan tertentu.

"OIS di kamera ganda Galaxy Note 8 ada dua. Ketika kita memotret, secara teknis tangan kita bergerak dan membuat smartphone juga bergerak, dengan OIS hasilnya akan semakin bagus. Ibaratnya kalau memotret dengan DSLR, makin jauh zoom, lensa akan makin goyang dan fokusnya kacau, makanya perlu teknologi OIS," ungkap pengamat gadget Lucky Sebastian ditemui di acara diskusi fitur andalan Galaxy Note 8 di Jakarta, Senin (11/9/2017).

Sementara, jika di kamera tidak ada OIS dan memotret dilakukan tanpa tripod, lensa akan sulit menemukan fokusnya. Lebih lanjut, ia menyebutkan, Samsung membenamkan OIS karena teknologi tersebut sangat penting untuk lensa telephoto.

"Kalau mau buat foto blur atau bokeh, pasti memanfaatkan telephoto. Makanya objek harus diam. Di situlah OIS penting untuk menstabilkan kamera dan menghasilkan gambar bokeh yang bagus," ujar pendiri komunitas Gatorade ini.

Ia juga memberi pandangannya mengenai banyak vendor smartphone yang memiliki fitur kamera ganda, tetapi tidak dilengkapi teknologi OIS di kedua kameranya. "Karena teknologi OIS ini sulit, dia butuh motor saat bergerak. (kinerja) pasti lebih lambat saat digunakan memotret foto bokeh," tambahnya.

"Makanya smartphone butuh software yang bagus, prosesor juga harus kuat untuk bisa membuat OIS berjalan dengan baik. Makanya enggak banyak smartphone dual kamera yang pakai OIS," tutur dia.

Kamera Galaxy Note 8 sebenarnya mengambil tiga gambar saat memotret, bukan hanya dua gambar. Selain itu, Galaxy Note 8 terdapat mode Live Focus yang blurnya bisa diatur ulang setelah foto diambil. "Karena selera orang soal bokeh berbeda-beda, dengan blur yang bisa diatur ini, kapan saja bisa disesuaikan," ujar Lucky.

Sementara itu, Vlogger Ario Prabowo atau Sheggario menuturkan hal serupa. Berdasarkan pengalamannya menggunakan kamera Galaxy Note 8, ia menyebut kalau bokeh alias latar belakang blur yang dipotret dengan Galaxy Note 8 hasilnya lebih rapi dibandingkan kamera ganda smartphone lainnya.

"Memang hasil kameranya tidak sesempurna kamera DSLR, tapi cukup baik dibandingkan dengan yang lain karena OIS," ujarnya.

Selain itu, OIS pada lensa telephoto juga membuat proses pengambilan video tidak goyang, terutama untuk merekam video slow motion dan hyperlapse.
BERITA TEKNOLOGI : Sesuai dengan rumor yang beredar sebelumnya, Xiaomi akhirnya resmi meluncurkan generasi kedua dari Mi MIX. Dalam gelaran yang diadakan di University of Technology Gymnasium Beijing, Tiongkok ini CEO Xioami Lei Jun sendiri yang langsung memperkenalkan kehadiran smartphone yang diberi nama Mi MIX 2 tersebut.
Masih sama seperti pendahulunya, Mi MIX 2 hadir dengan desain bezeless alias berbezel tipis. Namun kali ini, Xioami membuat sejumlah perubahan untuk membuat layar perangkat ini menjadi lebih besar tapi tetap nyaman digunakan.

"Kami menggunakan aspek rasio 18:9 untuk membuat MIX 2 tampil dengan layar yang lebih besar dan tetap nyaman digunakan," ujar Lei Jun saat memperkenalkan Mi Mix 2.

Adapun Mi MIX 2 memiliki layar berukuran 5,99 inci tapi memiliki ukuran keseluruhan tak ubahnya perangkat berukuran 5,5 inci. Dalam persentasenya, Lei Jun bahkan membandingkan ukuran MIX 2 sama dengan iPhone 7 Plus yang memiliki ukuran 5,5 inci.

"Secara tampilan, Mi MIX 2 memiliki ukuran sama dengan iPhone 7 Plus berlayar 5,5 inci. Akan tetapi, kalau dihitung-hitung, perangkat ini sebenarnya lebih kecil sekitar 7 persen (dari iPhone 7 Plus)," ujarnya.

Adapun sejumlah perubahan dilakukan Xioami utamanya pada bagian layar depan. Perusahaan asal Tiongkok itu mengganti kamera depan dengan kamera yang lebih kecil untuk memastikan bagian bawah perangkat dapat lebih tipis.

Soal dapur pacu, Mi MIX 2 ditopang prosesor Snapdragon 835 dan RAM 6GB, dengan pilihan memori internal 64GB, 128GB, dan 256GB.

Selain itu, Xiaomi juga memanfaatkan chipset driver package bernama chip on film (COF) yang diletakkan di bagian bawah layar, sehingga jarak layar dan bingkai di bagian dagu smartphone ini dapat ditekan lebih tipis.

"Kami memperkecil bagian bawah Mi MIX 2 sekitar 12 persen dari seri sebelumnya," ujarnya menjelaskan. Sekadar informasi, saat ini event pengumuman Mi MIX 2 sendiri masih berlangsung. 
BERITA TEKNOLOGI : Xiaomi baru saja meluncurkan Mi MIX generasi kedua melalui sebuah event yang digelar di Beijing. Selain Mi MIX 2, perusahaan asal Tiongkok itu juga mengungkap kehadiran Mi MIX 2 Special Edition.
Lantas, apa yang membedakan smartphone edisi spesial ini dengan versi regular? Berdasarkan informasi saat pengumuman, perangkat edisi spesial ini hadir dengan RAM dan memori internal yang lebih besar.

Mi MIX 2 Special Edition memiliki RAM 8GB dan memori internal 128GB. Mengingat perangkat ini mempunyai RAM dan memori internal lebih besar, Xiaomi membanderolnya dengan harga lebih tinggi, yakni 4.699 Yuan atau sekitar Rp 9,5 juta.

Perbedaan lain adalah ketersediaan pilihan warna yang ditawarkan Xiaomi. Edisi spesial ini memiliki dua pilihan warna, yakni hitam dan putih, berbeda versi reguler yang hanya memiliki pilihan warna hitam.

Sementara untuk spesifikasi dan desain, smartphone ini masih mengusung jeroan yang sama dengan versi reguler. Mi MIX 2 Special Edition memiliki layar berukuran 5,99 inci dengan rasio layar 18:9 dan dipersenjatai Snapdragon 835.

"Secara tampilan, perangkat ini memiliki ukuran sama dengan iPhone 7 Plus berlayar 5,5 inci. Akan tetapi kalau dlihat, ukuran sebenarnya lebih kecil sekitar 7 persen (dari iPhone 7 Plus)," ujar CEO Xiaomi Lei Jun.

Hadir dengan desain unibody berbahan keramik, Xiaomi menyembunyikan sensor promixity dan speaker yang memberi kesan nyaris tanpa bezel. Xiaomi juga memperkecil ukuran dagu smartphone ini 12 persen lebih kecil dari versi sebelumnya.

Sejumlah perubahan juga dilakukan Xiaomi utamanya di bagian layar depan. Perusahaan tersebut mengganti kamera depan dengan kamera yang lebih kecil untuk memastikan bagian bawah perangkat dapat lebih tipis, tapi tetap mempertahankan kemampuannya.

Sebagai informasi, Mi MIX 2 akan hadir dengan tiga varian memori internal dan meluncur di pasaran pada 15 September 2017. Adapun harga perangkat ini akan berbeda tergantung opsi memori internal yang dipilih.

Versi Mi MIX 2 dengan memori internal sebesar 64GB akan dibanderol 3.299 Yuan atau sekitar Rp 6,6 juta. Sementara pilihan 128GB dan 256GB akan dibanderol dengan harga 3.599 Yuan atau sekitar Rp 7,2 juta dan 3,999 Yuan atau sekitar Rp 8 juta.
BERITA TEKNOLOGI : Modus penipuan melalui SMS terus terjadi hingga saat ini. Pengguna ponsel di Indonesia masih sering mendapatkan SMS yang berisi penipuan berkedok hadiah atau pun permintaan sejumlah uang ke rekening tertentu.
Kendati masih banyak ditemukan modus semacam itu, ternyata masih ada masyarakat yang menjadi korban. Untuk itu, Tekno Liputan6.com akan memberikan tips mencegah penipuan lewat SMS.

Salah satu modus yang kerap digunakan adalah SMS berisi informasi bahwa kamu menjadi pemenang undian tertentu. Biasanya, penipuan semacam ini mengatasnamakan operator seluler yang kamu gunakan.

Langkah awal untuk mengetahui bahwa ini SMS penipuan adalah mengecek nomor yang digunakan. Meski mencatut nama operator, para pelaku sebenarnya menggunakan nomor umum yang banyak dipakai konsumen.

Padahal, untuk informasi semacam ini operator kerap menggunakan nomor khusus. Selain itu, perhatikan pula tata bahasa yang digunakan. Tak sedikit, pesan singkat berisi penipuan menggunakan tata bahasa yang berantakan.

Untuk memperkuat modusnya, para pelaku kerap memanfaatkan situs blog gratis. Karena itu, jika mengetahui bahwa situs itu gratis dan terlihat tak meyakinkan, dapat dipastikan situs itu palsu.

Terakhir, modus lain yang juga menjadi andalan adalah kamu diminta untuk mengirimkan sejumlah uang lebih dulu sebelum mengklaim hadiah. Saat berada dalam tahap ini, kamu sebaiknya tak menggubris permintaan tersebut.

Selain mencegah menjadi korban penipuan semacam ini, kamu sebenarnya dapat melaporkannya ke tiap-tiap operator terkait. Kini operator telekomunikasi sudah membuka kanal pelaporan untuk modus penipuan via SMS.

Sementara untuk penipuan melalui SMS yang tiba-tiba meminta mengirimkan sejumlah uang, kamu dapat melaporkannya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Masyarakat dapat menggunakan beberapa cara untuk melakuan pelaporan. Selain menghubungi kontak OJK di nomor 1-500-655, pelaporan dapat dilakukan melalui email konsumen@ojk.go.id dengan menyertakan hasil tangkapan layar SMS tersebut.
BERITA TEKNOLOGI : Setelah menjadi perbincangan di internet, Xiaomi akhirnya secara resmi mengumumkan Mi MIX 2. Tak hanya mengungkap spesifikasi dan desain smartphone terbarunya, perusahaan juga mengungkap harga Mi MIX 2.
Disampaikan Founder dan CEO Xiaomi Lei Jun, Mi MIX 2 akan hadir dengan tiga varian memori internal ketika smartphone ini meluncur di pasaran pada 15 September 2017.

Mi MIX 2 dengan memori internal sebesar 64GB akan dibanderol 3,299 Yuan atau sekitar Rp 6,6 juta. Sementara pilihan 128GB dan 256GB akan dibanderol dengan harga 3,599 Yuan atau sekitar Rp 7,2 juta dan 3,999 Yuan atau sekitar Rp 8 juta.

Mi MIX 2 hadir dengan desain bezeless alias nyaris tanpa bezel. "Dengan aspek rasio layar yang menjadi 18:9, Mi MIX 2 tampil dengan layar yang lebih besar tetapi tepat nyaman untuk digunakan," ungkap Lei Jun.

Xiaomi juga memanfaatkan chipset driver package bernama chip on film (COF) yang diletakkan di bagian bawah layar, sehingga jarak layar dan bingkai di bagian dagu smartphone ini dapat ditekan lebih tipis.


Lei Jun, Founder dan CEO Xioami saat memperkenalkan Mi Mix 2 di University of Technology Gymnasium Beijing, Tiongkok. Liputan6.com/Andry Haryanto
"Kami memperkecil bagian bawah Mi MIX 2 sekitar 12 persen dari seri sebelumnya," ujarnya menjelaskan. Sekadar informasi, hingga berita ini diturunkan event pengumuman Mi MIX 2 sendiri masih berlangsung.

Dalam hal spesifikasi, Mi MIX 2 ditopang prosesor Snapdragon 835 dan RAM 6GB. Sayang, masih belum ada kabar secara pasti kapan smartphone terbaru ini akan meluncur di Indonesia.
BERITA TEKNOLOGI : Huawei terus membanjiri pemberitaan dengan teaser seri flagship terbarunya, Mate 10. Setelah sebelumnya salah satu eksekutif membenarkan kehadiran smartphone itu pada bulan depan, kini perusahaan merilis gambar teaser.

Dilansir GSM Arena, Selasa (5/9/2017), Huawei melalui akun resmi Huawei Mobile di Twitter, @HuaweiMobile, menuliskan dengan jelas bahwa seri Mate 10 akan diumumkan di Munich, Jerman pada 16 Oktober 2017. Smartphone tersebut juga dipastikan akan disokong chip terbaru Huawei, Kirin 970.

Sebelumnya, akun Twitter Huawei Autralia juga telah memberikan teaser tentang Mate 10. Namun, saat itu, akun tersebut tidak menuliskan nama smartphone.

Kehadiran Mate 10 sangat penting bagi Huawei untuk bersaing dengan smartphone flagship kompetitor, khususnya Apple dan Samsung. Perusahaan asal Tiongkok itu yakin chip Kirin 970 yang ada pada seri Mate 10, akan membuatnya memiliki posisi kuat bersaing dengan kedua rival tersebut.

Menurut CEO Consumer Business Group Huawei, Richard Yu, fitur Artificial Intelligence (AI) seperti instant image recognition akan hadir di Mate 10 dengan tujuan mengalahkan Apple dan Samsung.

Kemampuan AI yang ada pada chip terbaru Huawei itu diklaim bisa membantu ponsel terasa lebih personal atau dapat mengantisipasi tindakan dan kepentingan penggunanya. Misalnya, kata Yu, AI bisa mengaktifkan terjemahan bahasa secara real-time atau memanfaatkan Augmented Reality (AR).

Yu meyakini, kecepatan dan low power pada chip Kirin 970 dapat menjadi fitur unggulan ponsel Huawei, yang bisa melebihi seri iPhone 8 dan flagship Samsung tahun ini. Huawei saat ini adalah vendor smartphone nomor tiga di dunia, di belakang Samsung dan Apple.

"Dibandingkan dengan Samsung dan Apple, kami memiliki banyak keunggulan. Para pengguna menginginkan lebih banyak perfoma fitur yang cepat, daya tahan baterai lebih lama, dan desain yang lebih kompak," kata Yu.
BERITA TEKNOLOGI : Xiaomi akhirnya memperkenalkan seri smartphone terbaru, Mi A1 pada Selasa (5/9/2017). Berbeda dengan smartphone Xiaomi lain, Mi A1 merupakan smartphone Android One hasil kerja sama antara Google dan Xiaomi.


Android One sendiri adalah program Google bekerja sama dengan sejumlah vendor smartphone untuk menciptakan perangkat dengan harga terjangkau bagi negara berkembang.

Walau mendapatkan smartphone Google edisi harga miring, pengguna Mi A1 tetap bakal menerima pembaruan sistem operasi Android secara berkala seperti pengguna Nexus dan Pixel, lebih cepat dibanding smartphone lainya.

"Pengguna Android One tentu akan memiliki pengalaman yang sama dengan pengguna perangkat Nexus serta Pixel. Mereka akan diprioritaskan untuk mendapatkan pembaruan sistem operasi Android lebih cepat dari perangkat lain, termasuk pembaruan keamanan bulanan," tulis Google dalam keterangan resminya sebagaimana dilansir The Verge, Selasa (5/9/2017).

Lantas, bagaimana soal performa Mi A1? Apakah dengan paket Android One, performanya ada di bawah standar seri smartphone Xiaomi lainnya, atau justru lebih baik?

Desain

Mi A1 sendiri hadir dengan desain yang identik dengan Mi 5X. Ia mengusung layar 5,5 inci Full HD 2,5D berbalut material Corning Gorilla Glass.

Adapun rangka bodinya tetap mengadopsi konsep unibody dengan lekukan pinggir melengkung. Dan secara keseluruhan, bodi Mi A1 dibalut dengan material aluminium yang membuatnya tampak lebih elegan.

Xiaomi mengklaim, Mi A1 juga tampil dengan fisik lebih fisik dan ringan. Bobotnya cuma 165 gram, sedangkan dimensinya 155.4 x 75,8 x 7,3 mm. Untuk pilihan warna, ia hadir dalam tiga varian warna: Gold, Rose Gold, dan Black.

Dapur Pacu

Menyoal dapur pacu, Mi A1 dipersenjatai dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 625 Octa-core, RAM 4GB dan memori internal 64GB yang bisa diekspansi dengan kartu microSD.

Untuk urusan kartu grafis, smartphone dilengkapi dengan GPU Adreno 506. Adapun kapasitas dayanya ditopang baterai 3.080mAh. Ia juga dilengkapi dengan beberapa fitur lain, mulai dari slot pemindai sidik jari yang hadir di belakang kover smartphone, fitur Bluetooth hingga Wi-Fi.

Kamera

Kamera adalah salah satu fitur yang diunggulkan Xiaomi pada Mi A1. Ia hadir dengan kamera utama ganda, di mana masing-masing lensa mengusung resolusi 12MP (megapiksel). Satu lensa dikhususkan untuk fitur wide-lens, dan yang satunya lagi khusus untuk telephoto.

Kamera utama ganda Mi A1 pun disebut andal melakukan beberapa kemampuan setara kamera DSLR, seperti mampu melakukan optical zoom sebanyak 2x dan digital zoom sebanyak 10x.

Ia bisa menciptakan efek bokeh serta eksposur warna yang sangat detail. Kamera utamanya juga dilengkapi dengan fitur Beautify 3.0 untuk 'mempercantik' objek.

Salah satu kemampuan kamera ganda Mi A1 juga mampu menggabungkan dua warna foto berbeda, RGB + Monokrom, serta menggabungkan modus wide-angle dan telephoto (Landscape + Portrait).

Untuk kamera depan, Mi A1 punya kamera depan 5MP yang sayangnya tidak terlalu ditonjolkan.

Sistem Operasi

Karena didapuk sebagai smartphone Android One, tampilan antarmuka Mi A1 tak akan menggunakan MIUI khas besutan Xiaomi. Dengan demikian, smartphone ini akan mengadopsi tampilan antarmuka Android Stock yang ada di perangkat Google Nexus dan Pixel.

Xiaomi pun memastikan Mi A1 akan hadir dengan sistem operasi Android Nougat. Dan dalam waktu dekat, smartphone tersebut akan mendapatkan Android Oreo dalam timeline yang sama dengan pengguna Nexus dan Pixel.

Harga dan Ketersediaan

Soal harga, Mi A1 dilego sebesar 14.999 Rupee atau setara dengan Rp 3,1 jutaan. Pihak Xiaomi Global memastikan, smartphone tersebut juga akan menyambangi Indonesia, meski belum bisa ditentukan kapan jadwalnya.
BERITA TEKNOLOGI : Kamera adalah salah satu fitur yang paling 'dianakemaskan' di smartphone terbaru Xiaomi, yakni Mi A1. Walau dipaketkan dalam program smartphone terjangkau Android One, Mi A1 nyatanya tampil dengan konfigurasi kamera utama ganda.
Masing-masing kamera mengusung resolusi 12MP (megapiksel). Namun, setiap lensa bertugas untuk kemampuan masing-masing. Satu kamera khusus untuk telephoto, dan yang satunya lagi untuk wide-angle.

Xiaomi sendiri mengklaim, kemampuan kamera utama gandanya ini setara dengan iPhone 7 Plus yang juga hadir dengan kamera ganda. Namun demikian, kamera utama ganda Mi A1 juga bisa disandingkan dengan smartphone teranyar Samsung, yakni Galaxy Note 8.

Sebab, Galaxy Note 8 juga hadir dengan konfigurasi kamera utama ganda, di mana masing-masing juga mampu mengambil foto dalam modus telephoto dan wide-angle.

Walau keduanya memiliki perbedaan harga yang cukup drastis, mereka tetap memiliki kamera utama ganda dengan kemampuan yang sama: telephoto dan wide-angle.

Nah, apakah salah satu di antaranya lebih unggul dalam hal fotografi? Apa kualitas kamera utama Galaxy Note 8 mampu melampaui Mi A1, atau sebaliknya?

Untuk lebih lengkapnya simak hasil jepretan Mi A1 dan Galaxy Note 8 di bawah ini. Khusus untuk foto-foto jepretan Mi A1, Tekno Liputan6.com rangkum dari laman Android Central, Selasa (5/9/2017).

Mi A1

Kamera utama ganda Mi A1 pun disebut andal melakukan beberapa kemampuan setara kamera DSLR, seperti mampu melakukan optical zoom sebanyak 2x dan digital zoom sebanyak 10x.

Ia mampu menciptakan efek bokeh serta eksposur warna yang sangat detail. Kamera utamanya juga dilengkapi dengan fitur Beautify 3.0 untuk 'mempercantik' objek.

Salah satu kemampuan kamera ganda Mi A1 juga mampu menggabungkan dua warna foto berbeda, RGB + Monokrom, serta menggabungkan modus wide-angle dan telephoto (Landscape + Portrait).

Galaxy Note 8

Galaxy Note 8 sendiri hadir dengan kamera utama ganda persis Mi A1. Masing-masing mengusung lensa dengan resolusi 12MP, satu untuk telephoto dan yang satu lagi untuk wide-angle.

Nah bedanya, Galaxy Note 8 hadir dengan teknologi Optimize Image Stabilization (OIS) di kedua kamera utama tersebut. Ia pun mampu melakukan optical zoom sebanyak 2x dan bisa diperbesar hingga 10x (digital zoom)
BERITA TEKNOLOGI : Program GnB Accelerator kembali digelar tahun ini. Ada enam startup terpilih yang akan mengikuti program batch ketiga selama September hingga November 2017.

Enam startup yang kini mengikuti GnB Accelerator tahap ketiga adalah Sticar, Sistem Akademik (SIKAD), PanenID, MedikaApp, SimpliDots, dan Plomo. Masing-masing startup itu datang dari latar belakang dan model bisnis yang berbeda.


Sekadar informasi, GnB Accelerator nantinya akan memberikan program akselerasi tingkat dunia. Selain pendanaan, tiap startup juga mendapatkan bimbingan, dukungan, termasuk pelatihan dari para mentor dan ahli.

"Kami sangat bersemangat untuk bekerja sama dengan startup dari Indonesia. Dengan dukungan ekosistem korporasi global yang kami miliki, para peserta dapat bertemu dengan jaringan investor dan perusahaan multinasional di beberapa negara," tutur Program Manager GnB Accelerator, Kentaro Hashimoto, saat pengumuman startup yang lulus batch ketiga di Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Lebih lanjut ia menuturkan, mentor untuk program tahap ketiga ini juga lebih banyak. Tak hanya ahli yang berasal dari Google dan pendiri startup kenamaan di global, para alumni tahap sebelumnya juga turut membantu peserta di batch saat ini.

Menurut Operation Chief Elsye Yolanda, program ini membantu startup untuk mendapatkan masukan mengenai rencana yang akan dilakukan. Nantinya, para peserta dapat saling berbagi pengalaman dengan mentor untuk membahas rencana tersebut.

"Jadi, tiap startup akan diwawancara terkait kebutuhannya termasuk rencana ke depan. Hal-hal semacam itu yang nanti dibagikan ke mentor. Lalu, mentor nanti akan berbagi pengalaman ke para peserta," ujarnya.

Sebagai informasi, program GnB Accelerator merupakan program akselerasi kerja sama antara Fenox VC dan Infocom Corporation. Fenox VC telah aktif berinvestasi di Asia Tenggara sejak 2013, dan memiliki jaringan global yang luas untuk mendukung ekspansi startup ke negara lain.
BERITA TEKNOLOGI : Pokemon dan Nintendo adalah ikon khas yang tidak dapat dipisahkan. Sejak debut pada 1996 dengan merilis Pokemon Blue dan Pokemon Red di Game Boy, nama Pokemon semakin tenar hingga sekarang.
Namun kesuksesan Pokemon tidak akan merambah konsol lain, seperti PlayStation dan Xbox. Nintendo membuat Pokemon sebagai merek eksklusif. Junichi Masuda, salah satu karyawan Game Freak sudah menyaksikan bagaimana suksesnya kerja sama antara Pokemon dan Nintendo.

Sekadar informasi, Game Freak adalah pengembang utama gim Pokemon. Masuda sudah bergabung dengan Game Freak sejak 1989. Dia sempat mengatakan betapa pentingnya kerja sama dengan Nintendo. Demikian seperti dikutip dari laman Gamerant, Rabu (6/9/2017). 

“Kami merasa sangat penting untuk bekerja sama dengan Nintendo. Rasanya hal itu (merambah konsol lain) tidak akan pernah terjadi,” tuturnya.

Beberapa orang merasa bahwa Sony dan Microsoft lebih baik ketimbang Nintendo. Namun Nintendo memilih fokus untuk menyasar anak muda. Alasannya, data menunjukkan sebagian besar pemain Pokemon adalah anak muda.

Hal ini terbukti kala Pokemon Go rilis pada 2016, di mana mayoritas pemainnya adalah anak muda. Mereka berusaha menangkap semua monster dengan antusias.

Meski begitu, banyak hal masih bisa berubah di masa depan. Bukan tidak mungkin satu hari nanti Pokemon akan merambah ke PlayStation dan Xbox.
BERITA TEKNOLOGI : Kehadiran fasilitas WiFi kini memudahkan kita untuk mengakses internet di manapun dan kapanpun. Apalagi di tempat umum, seperti mal dan restoran, kita bisa mengakses WiFi gratis.

Sayangnya, ada kalanya sinyal WiFi tidak terlalu bagus dan kecepatannya juga tidak tinggi karena banyak orang yang menggunakan. 

Situasi di atas akhirnya menginspirasi peneliti di Belanda untuk mengembangkan teknologi alternatif WiFi, yakni menggunakan sinar cahaya individual. Sinar ini menjadi saluran pengantar informasi dengan kecepatan sangat tinggi.

Setelah melakukan sejumlah pengujian, peneliti menemukan bahwa kecepatan WiFi dengan menggunakan sinar cahaya individual justru lebih kencang 300 kali lipat dibandingkan WiFi pada umumnya, yakni mencapai 112 Gigabit. 

Agar lebih jelas, perbandingannya begini, jika kita memiliki data sebesar 5GB atau sekitar 40 Gigabit di DVD, kita dapat mentransfer data dari tiga DVD dalam waktu satu detik saja.

Keunggulan lainnya adalah teknologi ini lebih murah dan aman. Karena sinar cahaya fokus di satu orang, celah untuk meretas jaringan internet sangat kecil.

Namun, teknologi ini belum sempurna. Pasalnya ketika ingin memindahkan perangkat, kita perlu mengirim gelombang lain untuk mencapai perangkat tersebut. Para peneliti menargetkan teknologi ini bisa berkembang lebih luas dalam lima tahun ke depan.
BERITA TEKNOLOGI : Satu dekade lalu, pasar ponsel Tanah Air begitu semarak, Nokia masih menjadi salah satu merek ponsel (bukan smartphone) yang paling banyak dicari, diikuti Sony (sebelumnya Sony Ericsson), Samsung, dan Motorola. Ponsel lokal pun tak mau ketinggalan, sebut saja Nexian, Evercoss, Advan, dan Mito yang menyasar kelas low-end.
Pada 2006, pasar ponsel low-end menguasai sekitar 49 persen pangsa pasar, dan pada 2007 naik menjadi 55 persen. Namun, langkah mereka kian sempit ketika pada akhir 2008, merek ponsel Tiongkok mulai merangsek masuk. Beberapa di antaranya adalah Huawei, ZTE, K-Touch, Haier, HiSense, Beyond, CSL Blueberry, dan lainnya.

Ponsel Tiongkok cukup laris manis di pasaran, terlebih banyak operator seluler yang melakukan strategi penjualan ponsel dengan sistem bundling. Tak hanya itu, kehadiran ponsel Tiongkok juga semakin deras pada 2008.

"Saat itu produsen lokal di Indonesia belum ada yang mandiri. Mereka masih memproduksi ponsel di Tiongkok. Mereknya memang lokal, tapi barang yang dipasarkan adalah buatan Tiongkok. Sehingga, kini ponsel Tiongkok bisa melaju tanpa perlawanan dari ponsel lokal," katanya kepada Tekno Liputan6.com, Sabtu (26/8/2017) di Jakarta.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan perang harga juga menjadi strategi utama ponsel Tiongkok untuk merebut pasar. Produsen ponsel Tiongkok manawarkan harga lebih murah dari ponsel merek lokal, namun memiliki fitur yang tak kalah ciamik dari merek global.

"Mereka berani menawarkan ponsel dengan harga yang jauh lebih murah, tapi dengan spesifikasi yang tak kalah dengan merek global," ucap Teguh menambahkan.

Pria yang juga dikenal sebagai pendiri Indonesian Cloud Forum ini memaparkan, beberapa hal yang membuat ponsel lokal tergerus adalah karena saat itu ponsel lokal tidak konsisten dalam meluncurkan produk baru. Juga memiliki kualitas produk dan eksistensi yang rendah serta layanan purna jual yang kurang meluas.

"Layanan purna jual yang diberikan produsen lokal juga sangat kurang. Kehadiran service centre masih terbatas dan tak bisa mengakomodir semua kebutuhan pengguna. Service center biasanya hanya ada di kota-kota besar, lantas bagaimana dengan konsumen di luar kota besar?," pungkasnya.

Pada 2009, ponsel pintar (smartphone) mulai meramaikan pasar ponsel Indonesia. Beberapa merek global yang mendominasi adalah Nokia lewat seri Communicator dan BlackBerry dengan seri Curve. Kemudian pada 2010, BlackBerry merajai pasar ponsel Tanah Air lewat seri Bold dan Torch.

Namun pada 2011, dominasi BlackBerry mulai terganggu dengan popularitas smartphone berbasis sistem operasi (OS) Android di Tanah Air. Menurut lembaga riset International Data Corporation (IDC), setahun kemudian (pada 2012) ponsel berbasis Android semakin mendominasi pasar smartphone di Indonesia.

Sitem operasi Android merajai dengan kontribusi 64 persen dari seluruh smartphone yang dikirim ke Indonesia pada kuartal ketiga 2012. Kala itu, pasar smartphone pada kuartal ketiga masih didominasi oleh vendor asing, di antaranya Nokia, Samsung, BlackBerry, serta dua vendor lokal yaitu Evercoss (sebelumnya Cross) dan Mito.

Namun, vendor smartphone lokal terbentur merek Tiongkok dan Taiwan yang juga menawarkan harga murah dan spesifikasi tinggi. Akibat persaingan harga, smartphone lokal kian terjepit. Mengacu data dari GfK, jika dihitung secara value, smartphone global menguasai hampir 85 persen dan sisanya yaitu 15 persen direngkuh smartphone merek lokal.

Pangsa pasar smartphone lokal berangsur menurun hingga 2015. Dari puluhan merek lokal, yang saat ini masih bertahan adalah Advan, Evercoss, dan Polytron. Namun, Polytron bisa disebut sebagai pemain baru di industri smartphone lokal.

Polytron mulai terjun ke industri smartphone pada 2011, sedangkan Advan sejak 2007 dan Evercoss pada 2008 yang saat itu bernama Cross.

Vendor smartphone Tiongkok kemudian kian mendominasi di pasar ponsel Tanah Air. IDC mencatat, pangsa pasar smartphone lokal semakin terjepit sejak kuartal I 2016.

Smartphone lokal sempat menguasai 34 persen pangsa pasar di Indonesia pada kuartal I 2015, di mana saat itu pangsa pasar smartphone Tiongkok hanya 12 persen.

Kemudian, pangsa pasar smartphone lokal mulai menyusut di kuartal I 2016 menjadi 20 persen, dan turun lagi menjadi 12 persen pada kuartal I 2017. Sementara, pangsa pasar smartphone Tiongkok meroket hingga 23 persen di periode sama pada 2016 dan 31 persen pada 2017.

Associate Market Analyst IDC Indonesia, Risky Febrian, mengatakan pasar smartphone Indonesia telah berubah. Vendor Tiongkok semakin agresif untuk memasarkan produk.

"Strategi yang mereka lakukan menghabiskan banyak dana, dan itu membuat para vendor lokal susah untuk bersaing di tengah besarnya investasi dan agresifnya pemasaran produk Tiongkok. Hal ini membuat para vendor lokal susah untuk bersaing dengan sumber daya terbatas," ujarnya.

Menurut Risky, peningkatan pangsa pasar vendor Tiongkok didorong oleh aktivitas pemasaran below dan above-the-line. Mulai dari perekrutan brand ambassador dengan menggaet selebritas lokal muda dan populer, hingga figur yang digemari target penggunanya.

"Mereka (vendor Tiongkok) mampu bersaing karena strategi penggunaan selebritas sebagai brand ambassador, insentif menarik, dan margin lebih besar untuk channel partner. Kurangnya ekuitas merek membuat vendor lokal sulit untuk menyaingi mereka. Alhasil, mereka harus terus bermain di segmen harga di bawah Rp 2 juta," ujar Risky.

Aryo Meidianto, Media Engagement Oppo Indonesia, membenarkan hal itu. Strategi iklan di bilboard dan TV, kata dia,  tujuannya agar orang lebih ingat dengan produk Oppo.

"Sedangkan brand ambassador, kami pilih yang memiliki kedekatan dengan penggemarnya. Nah, para penggemar itu yang menjadi target kami. Ketika selebritas itu dekat dengan penggemarnya, mereka lebih militan," kata Aryo menerangkan.

Adapun lima merek smartphone--baik global, Tiongkok, maupun lokal--yang menguasai pasar Indonesia pada kuartal I 2017 antara lain (1) Samsung, (2) Oppo, (3) Asus, (4) Advan, dan (5) Lenovo (termasuk Motorola). Artinya, Advan menjadi satu-satunya merek lokal yang masuk ke lima besar merek smartphone di Indonesia.

Sementara untuk smartphone kelas mid-range yang masuk top 5 pada kuartal kedua 2017 adalah (1) Samsung, (2) Oppo, (3) Advan, (4) Asus, dan (5) Xiaomi. 

Pun demikin, kata Risky, vendor lokal terus berupaya untuk meraup kue pasar dengan strategi lain. Salah satunya, mereka mengembangkan value added services (VAS) lebih banyak ke pengguna.

"Beberapa di antaranya adalah Advan yang mengembangkan user interface (UI) Android bernama IdOS, Polytron dengan UI FiraOS, dan Evercross yang bekerja sama dengan Foxconn untuk mengembangkan smartphone seri Luna," tuturnya.

Pun demikian, lanjut Risky, ke depannya persaingan akan semakin ketat, mengingat BlackBerry kembali masuk ke pasar ponsel Indonesia dengan BB Merah putih, Xiaomi, dan HMD Nokia yang segera hadir dengan produk terbarunya di segmen mid-range pada tahun ini.

Untuk melawan smartphone Tiongkok yang kian menggurita, sejumlah vendor lokal, seperti Advan, Evercoss, dan Polytron memiliki strategi masing-masing.

Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan mengungkap, perusahaan tengah memperkenalkan IdOS yang memilki fitur keamanan lebih baik.

"Kalau misalnya produk Tiongkok punya unggulan di selfie dan kamera, kami tawarkan fitur keamanan yang menjadi pembeda. Apalagi keamanan di era saat ini begitu penting karena kian banyak transaksi online, termasuk mencegah malware," imbuh Tjandra.
Sementara itu, Head of Marcomm Evercoss, Suryadi Willim, menjelaskan bahwa perusahaan akan selalu menawarkan perangkat dengan kualitas terjaga. "Kami juga bekerja sama dengan developer lokal untuk menawarkan pengalaman terbaik bagi konsumen. Selain itu, kami memiliki layanan service center yang tersebar di seluruh Indonesia," ujar Suryadi.

Di sisi lain, Polytron memiliki pendekatan yang agak berbeda, di mana mereka akan berusaha untuk lebih dekat dengan konsumen Indonesia.

"Karena Polytron asli Indonesia, maka kami berusaha untuk lebih dekat dengan konsumen Indonesia, dengan lebih mengetahui pasar, fitur yang dibutuhkan, dan fitur yang cocok untuk konsumen Indonesia," kata Tekno Wibowo, Marketing Director PT Hartono Istana Teknologi.

Tak hanya mengumbar strategi, mereka juga optimistis dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Advan bahkan percaya diri dapat menguasai pasar Indonesia pada 2020.

"Targetnya 2020. Di tahun itu, kami ingin bisa menjadi produk yang terlaris dan menjadi tuan rumah di pasar sendiri. Namun untuk menuju ke sana, kami perlu menawarkan produk yang inovatif, dengan fitur menarik, dan harga yang tentunya terjangkau," ucap Tjandra menambahkan.

Polytron pun juga tak kalah optimistis. "Kalau ditanya kapan (menguasai pasar smartphone Indonesia), sekitar lima tahun dari sekarang. Kami juga terus mengembangkan pabrik untuk memenuhi standar internasional, termasuk mengembangkaan alat-alat produksi yang dibuat di Indonesia," pungkas Tekno Wibowo.