August 2017
BERITA TEKNOLOGI : Proses pemulihan (recovery) satelit Telkom 1 yang mengalami anomali sejak Jumat (25/8/2017) lalu masih terus berlangsung. Telkom memigrasi layanan satelit Telkom 1 ke satelit miliknya dan satelit asing sebagai tindakan percepatan pemulihan.

Ditemui saat konferensi pers, Senin (28/8/2017) kemarin, Direktur Utama Telkom, Alex J Sinaga mengaku bahwa pihaknya berupaya sekeras mungkin demi mempercepat pemulihan.

Pasalnya, sebagian besar pelanggan Very Small Aperture Terminal (VSAT) Telkom berasal dari kalangan perbankan, penyiaran (broadcasting), dan lembaga pemerintahan. Diketahui, ada ribuan ATM offline dan siaran terganggu akibat gangguan ini.

"Kami habis-habisan dalam melakukan pemulihan ini. Kami tak bisa sebut berapa biaya keluar dari recovery ini. Tetapi, at any cost, kami akan siapkan untuk recovery. Lagipula, tindakan pemulihan ini ada di dalam kontrak (Service Level Agreement/SLA) pelanggan Telkom 1," papar Alex.

Dalam melakukan migrasi ini, ungkap Alex, Telkom mengerahkan seluruh sumber daya operasional Telkom Group di seluruh Indonesia, mulai dari divisi internal, anak usaha hingga mitra terkait.

Adapun sebanyak 77 persen transponder Telkom 1 dipindahkan ke Telkom 2 dan Telkom 3S. Sementara sisanya 23 persen terpenuhi oleh kapasitas satelit asing yang disewa Telkom, yakni satelit Hong Kong dan Tiongkok.

Selain itu, pihaknya juga mengirimkan tim teknis ke berbagai pulau untuk melakukan re-pointing antena di sejumlah ATM yang terdampak gangguan satelit. Bahkan, Telkom meminta bantuan tenaga lokal dengan melakukan pelatihan kilat pada VSAT.

Sebagaimana diketahui, satelit Telkom 1 mengalami anomali yang memicu pergeseran arah antena (pointing). Akibatnya, layanan yang mengandalkan satelit Telkom 1 menjadi terganggu.

"Pekerjaan re-pointing tidaklah mudah. Ada rangkaian tes dan update database yang harus dilakukan. Proses ini juga memakan waktu," tambahnya.

Lebih lanjut, pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama Telkomsel ini juga memastikan proses pemulihan akan diprioritaskan pada layanan perbankan, penyiaran, dan lembaga pemerintahan.

"Hingga kini, proses recovery baru 17 persen dan akan tuntas pada 10 September," tegasnya.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab anomali yang memicu pergeseran arah antena (pointing) satelit Telkom 1 dan membuat layanan transponder terganggu.

Padahal, kata Alex, berdasarkan hasil evaluasi dan konsultasi Lockheed Martin pada 2014 dan 2016, satelit Telkom 1 tercatat dalam kondisi baik dan dapat beroperasi dalam beberapa tahun ke depan. Lockheed Martin adalah manufaktur yang memproduksi satelit Telkom 1.

"Bagi kami, fokus utama saat ini adalah melakukan pemulihan dengan menyediakan kapasitas untuk memindahkan transponder Telkom 1 ke satelit kami lainnya. Setelah itu, kami lakukan investigasi mendalam terkait anomali ini," ungkap Alex.

Kendati demikian, pihaknya tak menutup kemungkinan satelit Telkom 1 belum bisa beroperasi kembali. Telkom menargetkan tindakan pemulihan akan tuntas pada 10 September 2017.

Sekadar diketahui, pengoperasian dan pengendalian satelit Telkom berada di stasiun pengendali yang berlokasi di Cibinong, Jawa Barat.

"Kami tetap punya kontrak technical assistant dengan pengelola di stasiun pengendali. Kami tetap memonitor dan koordinasi, in case ada hal-hal yang anomali seperti saat ini. Kami share persoalan, mereka akan kasih solusi," papar Alex.

Satelit Telkom 1 diluncurkan pada 1999. satelit ini memiliki 24 transponder C-Band dan 12 extedend C-Band, serta beredar di orbit 108 derajat Bujur Timur (BT). Telkom 1 akan mengakhiri masa tugasnya pada 2018 dan digantikan satelit Telkom 4 yang akan meluncur pada 2018.
BERITA TEKNOLOGI : Google telah mengumumkan Orea sebagai nama untuk sistem operasi (OS) Android 8.0 melalui live streaming di New York, Amerika Serikat, pada Senin (21/8/2017) sore waktu setempat. Android Oreo saat ini telah tersedia untuk pengujian atau berada dalam tahap developer preview.
Berkat tahapan developer preview, sebagian fitur Andorid Oreo sudah bisa dicoba. Memang Belum semua pengguna bisa menjajal Oreo, tapi jajaran perangkat Android dipastikan akan mendapatkan pembaruan ke OS tersebut pada tahun ini.

Nah jika kalian penasaran dengan Android Oreo, ada tiga fitur penting yang cukup menarik perhatian.

Berikut ulasan singkat ketiga fitur tersebut.

1. Background Limits

Android 8.0 akan mengubah proses background (latar belakang), yang artinya akan mengubah cara kerja sejumlah aplikasi. Perubahan ini membuat daya tahan baterai menjadi yang lebih baik.

Selain itu, Android 8.0 juga akan mengidentifikasi aplikasi-aplikasi yang berjalan di layanan latar belakang dan tidak ada kaitannya dengan yang sedang dilakukan pengguna pada ponsel mereka. Dengan demikian, fitur ini kemungkinan tidak berpengaruh pada aplikasi seperti layanan musik yang sedang berjalan di latar belakang. Kemungkinan berdampak pada aplikasi seperti Snapchat di latar berlakang yaitu feed yang tidak akan refresh (diperbarui).

Secara garis besar, Oreo cukup pintar untuk tidak mengakses aplikasi-aplikasi semacam itu. Berkat fitur ini, Android Orea menggunakan daya lebih sedikit, sehingga membuat kualitas baterai lebih baik.

2. Autofill API

Sejumlah orang kerap lupa dengan password mereka, tapi hal tersebut dibutuhkan agar akun-akun tetap aman saat berselancar di dunia maya. Sejumlah aplikasi manager password yang ada di Android dan diharapkan membantu pengguna, nyatanya tidak cukup nyaman digunakan.

Melalui kehadiran Android 8.0, aplikasi-aplikasi bisa mendaftar sebagai penyedia autofill dengan sistem yang dapat mempermudah pengguna untuk login. Setelah pengguna memilih penyedia autofill di pengaturan bahasa dan input, Android akan meminta rincian login dari aplikasi tersebut, kapan pun dibutuhkan.

Sistem tersebut juga dapat memverifikasi dengan pemindai sidik jari atau metode unlock yang aman, sebelum memuat data akun. Sejumlah manager password populer telah memiliki fitur tersebut termasuk Dashlane, LastPass dan 1Password.

3. Picture-in-Picture mode

Para pengguna Android 8.0 akan bisa menonton video sambil melakukan kegiatan lain dengan perangkat mereka. Hal ini bisa dilakukan berkat fitur Picture-in-Picture (PiP) mode.

Fitur ini awalnya dikembangkan sebagai bagian dari Nougat, tapi hanya tersedia pada perangkat Android TV. Tapi kini juga bisa dinikmati di ponsel dan tablet. Sebagai catatan, aplikasi yang digunakan harus sudah mendukung video PiP. Beberapa yang sudah mendukung video PiP adalah Chrome, YouTube dan VLC.

Untuk menggunakannya, pengguna harus terlebih dahulu memulai sebuah video dalam mode full-screen dan tap tombol "Home". Kemudian ukuran video akan mengecil dan bisa terus ditonton sambil mengakses layanan lain seperti kalender.

Tiga fitur ini merupakan contoh sederhana tentang sejumlah hal yang disuguhkan si manis Oreo. Nexus dan Pixel akan menerima pembaruan ke Oreo dalam waktu dekat ini, sedangkan perangkat yang lainnya beberapa bulan lagi.
BERITA TEKNOLOGI : Google baru saja meresmikan Android 8.0 dengan nama Android Oreo. Sebenarnya nama tersebut tak mengejutkan, mengingat Android Oreo sebelumnya kerap muncul di pemberitaan media global.

Android Oreo (8.0) akan menjadi penerus OS sebelumnya, Android Nougat. Diwartakan The Washington Post, Selasa (22/8/2017), Google memilih nama Oreo tak lain karena ingin nama itu lebih dikenal banyak orang.

Seperti diungkapkan juru bicara Mondelez Valerie Moens, kerja sama antara Google dan Oreo benar-benar bertujuan branding semata.

"Google tidak membayar kami untuk menggunakan nama Oreo. Ini murni kerja sama branding," kata Moens.

Di luar itu semua, kira-kira fitur terbaru apa saja yang ada di Android Oreo? Simak daftar lengkapnya berikut ini.

1. Emoji Baru

Google telah mendesain ulang emoji untuk Android Oreo, yang mana terlihat lebih cartoonish dibanding emoji yang ada pada Android Nougat.

2. Picture in Picture

Di Andoid Oreo, kamu juda dapat melakukan video call dari Duo sambil menonton video di Chrome menggunakan mode Picture in Picture (PiP). Caranya? Kamu cukup tap tombol Home saat video diputar.

3. Penyempurnaan App Shortcuts

Jika di Android Nougat kamu bisa mengakses app shortcuts dengan cara tap ikon aplikasi selama beberapa detik, di Android Oreo tampilan shortcut telah disempurnakan. Kamu bisa mengakses widget aplikasi dari menu shortcut.

4. Menu Settings Lebih Simpel

Settings telah dikategori ulang, di mana menu slide out hilang. Saat menggunakannya pertama kali memang akan membuat kamu agak bingung, tapi lama kelamaan akan akan terbiasa.

5. Teks Cerdas

Google menambahkan teks cerdas untuk Android Oreo. Android O akan mengidentifikasi hal-hal penting, seperti alamat atau nomor telepon. Tap dua kali teks untuk meng-highlight apa yang perlu kamu salin, atau gunakan app shortcuts di sebelah tombol Copy untuk mempercepat interaksi.

6. Sistem Keamanan Baru

Google meningkatkan sistem keamanan di Android Oreo. Pilih Settings> Security, kamu akan melihat seberapa sering aplikasi dipindai dan kapan terakhir aplikasi dipindai.

Dilasir Cnet, Google Play Protect sendiri tak hanya tersedia untuk pengguna Android O. Raksasa teknologi tersebut baru-baru ini mengumumkan ketersediaan sistem keamanan di semua perangkat Android.

7. Auto-enable Wi-Fi

Jika kamu menonaktifkan Wi-Fi, kamu tidak perlu mengaktifkannya kembali. Secara otomatis, Android Oreo akan mengaktifkan Wi-Fi kembali saat kamu berada di dekat jaringan Wi-Fi aman, seperti jaringan di rumah.

8. Pengaturan Baterai Lebih Rinci

Statistik penggunaan baterai di Android Oreo makin detail. Saat melihat statistik penggunaan aplikasi, kini juga mencakup seberapa banyak baterai yang terkuras. Entah itu karena penggunaan aktif atau aktivitas aplikasi di latar belakang.

 9. Notification Dots

Tanda pemberitahuan kini tidak hanya ada di iOS. Pada Android Oreo, Notification Dots muncul di ikon aplikasi saat ada alert yang belum kamu buka di sebuah aplikasi. Bila tidak menyukai fitur ini, kamu bisa menonaktifkannya.

10. Ikon Aplikasi Bisa Disesuaikan

Kamu bisa menyesuaikan bentuk ikon aplikasi tanpa harus memasang launcher terlebih dulu. Saat ini ada empat pilihan: Square, Rounded square, Squircle, dan Teardrop.

Temukan pengaturannya dengan cara menekan home screen agak lama, lalu pilih Settings.

11. Menunda Pemberitahuan

Android Oreo memungkinkan kamu untuk menunda pemberitahuan dengan cara men-swipe dengan cepat dan mengetuknya.

Jika kamu memiliki pesan teks atau email yang ingin dilihat nanti, gesek ke kanan pada pemberitahuan sampai kamu melihat ikon jam. Tap pada jam, pilih jumlah waktu yang kamu inginkan untuk menundanya.
BERITA TEKNOLOGI : Google akhirnya resmi mengumumkan Oreo sebagai nama resmi sistem operasi Android terbarunya.

Ini merupakan kali kedua sang raksasa teknologi bekerjasama dengan merek camilan manis. Sebelumnya, Google menggandeng KitKat sebagai nama resmi untuk Android 5.0.
Untuk informasi, Oreo adalah biskuit coklat berisikan krim vanilla dengan bentuk lingkaran dipadankan ukiran yang khas. Oreo sendiri merupakan merek lisensi Nabisco dan diproduksi oleh perusahaan camilan Mondelez.

Meski nama Oreo cuma digunakan untuk sistem operasi, nyatanya Google juga menghadirkan biskuit Oreo edisi khusus. Berbeda dengan biskuit Oreo yang dijual pada umumnya, biskuit Android Oreo ini menghadirkan maskot ikonik robot Android di satu keping sisi.

Di kepingan sisi lainnya, ada logo dengan ukiran khas Oreo. Krimnya juga berbeda. Jika Oreo klasik berisikan krim susu berwarna putih, biskuit Oreo edisi terbatas ini justru menghadirkan krim hijau yang sepertinya terbuat dari Green Tea.

biskuit Android Oreo ini sayangnya tidak akan dijual bebas. Google hanya membagikannya secara terbatas kepada pengunjung gelaran Google saat peluncuran Android Oreo di New York.

Seperti diungkap juru bicara Mondelez Valerie Moens, kemitraan antara Google dan Oreo benar-benar bertujuan branding semata. "Google tidak membayar kami untuk menggunakan nama Oreo. Ini murni kerja sama branding," kata Moens.

Kerja sama tersebut, lanjut Moens, juga akan menjadi inisiatif utama Google untuk membawa Android dan Oreo sebagai brand yang lebih menyenangkan di mata publik.

"Kami ingin menciptakan pengalaman yang inovatif dan playful untuk penggemar Oreo dan Android. Nanti, bisa saja ada Oreo kemasan khusus Android. Atau dari sisi Android, akan ada merchandise khusus Android Oreo. Ke depannya, pasti bakal banyak kejutan dari kami," tandasnya.

Di saat yang sama, Sagar Kamdar selaku Director Product Management Android di Google, mengungkap alasan lain mengapa perusahaan memilih Oreo. Alasannya, saat mengembangkan Android 8.0, banyak engineer Google mengudap Oreo saat lembur.

"Di microkitchen Google, ada Oreo. Teknisi kami selalu ngemil Oreo dengan susu," ungkap Kamdar.

Google sendiri dikenal kerap menggunakan nama camilan manis untuk sistem operasinya. Sebelumnya, nama sistem operasi Android 7.0 Nougat, diambil dari nama camilan manis yang dibuat dengan gula atau madu, ditambah kacang atau buah-buahan kering. Rasanya sedikit lebih mirip cokelat Snickers dan Mars, tapi porsinya lebih kecil.

Sistem operasi robot hijau yang muncul secara alfabetis ini selalu hadir dengan nama-nama unik dan menarik. Sebut saja Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean, KitKat, Lollipop, Marshmallow, Nougat, hingga Oreo.
BERITA TEKNOLOGI : Satu dekade lalu, pasar ponsel Tanah Air begitu semarak, Nokia masih menjadi salah satu merek ponsel (bukan smartphone) yang paling banyak dicari, diikuti Sony (sebelumnya Sony Ericsson), Samsung, dan Motorola. Ponsel lokal pun tak mau ketinggalan, sebut saja Nexian, Evercoss, Advan, dan Mito yang menyasar kelas low-end.
Pada 2006, pasar ponsel low-end menguasai sekitar 49 persen pangsa pasar, dan pada 2007 naik menjadi 55 persen. Namun, langkah mereka kian sempit ketika pada akhir 2008, merek ponsel Tongkok mulai merangsek masuk. Beberapa di antaranya adalah Huawei, ZTE, K-Touch, Haier, HiSense, Beyond, CSL Blueberry, dan lainnya.

Ponsel Tiongkok cukup laris manis di pasaran, terlebih banyak operator seluler yang melakukan strategi penjualan ponsel dengan sistem bundling. Tak hanya itu, kehadiran ponsel Tiongkok juga semakin deras pada 2008.

Menurut pakar dan pengamat teknologi telekomunikasi Teguh Prasetya, salah satu penyebab derasnya ponsel Tiongkok masuk ke pasar Indonesia adalah karena saat itu Indonesia belum memiliki produsen ponsel lokal yang kuat dan mandiri.

"Saat itu produsen lokal di Indonesia belum ada yang mandiri. Mereka masih memproduksi ponsel di Tiongkok. Mereknya memang lokal, tapi barang yang dipasarkan adalah buatan Tiongkok. Sehingga, kini ponsel Tiongkok bisa melaju tanpa perlawanan dari ponsel lokal," katanya kepada Tekno Liputan6.com, Sabtu (26/8/2017) di Jakarta.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan perang harga juga menjadi strategi utama ponsel Tiongkok untuk merebut pasar. Produsen ponsel Tiongkok manawarkan harga lebih murah dari ponsel merek lokal, namun memiliki fitur yang tak kalah ciamik dari merek global.

"Mereka berani menawarkan ponsel dengan harga yang jauh lebih murah, tapi dengan spesifikasi yang tak kalah dengan merek global," ucap Teguh menambahkan.

Pria yang juga dikenal sebagai pendiri Indonesian Cloud Forum ini memaparkan, beberapa hal yang membuat ponsel lokal tergerus adalah karena saat itu ponsel lokal tidak konsisten dalam meluncurkan produk baru. Juga memiliki kualitas produk dan eksistensi yang rendah serta layanan purna jual yang kurang meluas.

"Layanan purna jual yang diberikan produsen lokal juga sangat kurang. Kehadiran service centre masih terbatas dan tak bisa mengakomodir semua kebutuhan pengguna. Service center biasanya hanya ada di kota-kota besar, lantas bagaimana dengan konsumen di luar kota besar?," pungkasnya.

Pada 2009, ponsel pintar (smartphone) mulai meramaikan pasar ponsel Indonesia. Beberapa merek global yang mendominasi adalah Nokia lewat seri Communicator dan BlackBerry dengan seri Curve. Kemudian pada 2010, BlackBerry merajai pasar ponsel Tanah Air lewat seri Bold dan Torch.

Namun pada 2011, dominasi BlackBerry mulai terganggu dengan popularitas smartphone berbasis sistem operasi (OS) Android di Tanah Air. Menurut lembaga riset International Data Corporation (IDC), setahun kemudian (pada 2012) ponsel berbasis Android semakin mendominasi pasar smartphone di Indonesia.

Sitem operasi Android merajai dengan kontribusi 64 persen dari seluruh smartphone yang dikirim ke Indonesia pada kuartal ketiga 2012. Kala itu, pasar smartphone pada kuartal ketiga masih didominasi oleh vendor asing, di antaranya Nokia, Samsung, BlackBerry, serta dua vendor lokal yaitu Evercoss (sebelumnya Cross) dan Mito.

Namun, vendor smartphone lokal terbentur merek Tiongkok dan Taiwan yang juga menawarkan harga murah dan spesifikasi tinggi. Akibat persaingan harga, smartphone lokal kian terjepit. Mengacu data dari GfK, jika dihitung secara value, smartphone global menguasai hampir 85 persen dan sisanya yaitu 15 persen direngkuh smartphone merek lokal.

Pangsa pasar smartphone lokal berangsur menurun hingga 2015. Dari puluhan merek lokal, yang saat ini masih bertahan adalah Advan, Evercoss, dan Polytron. Namun, Polytron bisa disebut sebagai pemain baru di industri smartphone lokal.

Polytron mulai terjun ke industri smartphone pada 2011, sedangkan Advan sejak 2007 dan Evercoss pada 2008 yang saat itu bernama Cross.

Vendor smartphone Tiongkok kemudian kian mendominasi di pasar ponsel Tanah Air. IDC mencatat, pangsa pasar smartphone lokal semakin terjepit sejak kuartal I 2016.

Smartphone lokal sempat menguasai 34 persen pangsa pasar di Indonesia pada kuartal I 2015, di mana saat itu pangsa pasar smartphone Tiongkok hanya 12 persen.

Kemudian, pangsa pasar smartphone lokal mulai menyusut di kuartal I 2016 menjadi 20 persen, dan turun lagi menjadi 12 persen pada kuartal I 2017. Sementara, pangsa pasar smartphone Tiongkok meroket hingga 23 persen di periode sama pada 2016 dan 31 persen pada 2017.

Associate Market Analyst IDC Indonesia, Risky Febrian, mengatakan pasar smartphone Indonesia telah berubah. Vendor Tiongkok semakin agresif untuk memasarkan produk.

"Strategi yang mereka lakukan menghabiskan banyak dana, dan itu membuat para vendor lokal susah untuk bersaing di tengah besarnya investasi dan agresifnya pemasaran produk Tiongkok. Hal ini membuat para vendor lokal susah untuk bersaing dengan sumber daya terbatas," ujarnya.

Menurut Risky, peningkatan pangsa pasar vendor Tiongkok didorong oleh aktivitas pemasaran below dan above-the-line. Mulai dari perekrutan brand ambassador dengan menggaet selebritas lokal muda dan populer, hingga figur yang digemari target penggunanya.

"Mereka (vendor Tiongkok) mampu bersaing karena strategi penggunaan selebritas sebagai brand ambassador, insentif menarik, dan margin lebih besar untuk channel partner. Kurangnya ekuitas merek membuat vendor lokal sulit untuk menyaingi mereka. Alhasil, mereka harus terus bermain di segmen harga di bawah Rp 2 juta," ujar Risky.

Aryo Meidianto, Media Engagement Oppo Indonesia, membenarkan hal itu. Strategi iklan di bilboard dan TV, kata dia,  tujuannya agar orang lebih ingat dengan produk Oppo.

"Sedangkan brand ambassador, kami pilih yang memiliki kedekatan dengan penggemarnya. Nah, para penggemar itu yang menjadi target kami. Ketika selebritas itu dekat dengan penggemarnya, mereka lebih militan," kata Aryo menerangkan.

Adapun lima merek smartphone--baik global, Tiongkok, maupun lokal--yang menguasai pasar Indonesia pada kuartal I 2017 antara lain (1) Samsung, (2) Oppo, (3) Asus, (4) Advan, dan (5) Lenovo (termasuk Motorola). Artinya, Advan menjadi satu-satunya merek lokal yang masuk ke lima besar merek smartphone di Indonesia.

Sementara untuk smartphone kelas mid-range yang masuk top 5 pada kuartal kedua 2017 adalah (1) Samsung, (2) Oppo, (3) Advan, (4) Asus, dan (5) Xiaomi.

Pun demikin, kata Risky, vendor lokal terus berupaya untuk meraup kue pasar dengan strategi lain. Salah satunya, mereka mengembangkan value added services (VAS) lebih banyak ke pengguna.

"Beberapa di antaranya adalah Advan yang mengembangkan user interface (UI) Android bernama IdOS, Polytron dengan UI FiraOS, dan Evercross yang bekerja sama dengan Foxconn untuk mengembangkan smartphone seri Luna," tuturnya.

Pun demikian, lanjut Risky, ke depannya persaingan akan semakin ketat, mengingat BlackBerry kembali masuk ke pasar ponsel Indonesia dengan BB Merah putih, Xiaomi, dan HMD Nokia yang segera hadir dengan produk terbarunya di segmen mid-range pada tahun ini.

Untuk melawan smartphone Tiongkok yang kian menggurita, sejumlah vendor lokal, seperti Advan, Evercoss, dan Polytron memiliki strategi masing-masing.

Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan mengungkap, perusahaan tengah memperkenalkan IdOS yang memilki fitur keamanan lebih baik.

"Kalau misalnya produk Tiongkok punya unggulan di selfie dan kamera, kami tawarkan fitur keamanan yang menjadi pembeda. Apalagi keamanan di era saat ini begitu penting karena kian banyak transaksi online, termasuk mencegah malware," imbuh Tjandra.

Sementara itu, Head of Marcomm Evercoss, Suryadi Willim, menjelaskan bahwa perusahaan akan selalu menawarkan perangkat dengan kualitas terjaga. "Kami juga bekerja sama dengan developer lokal untuk menawarkan pengalaman terbaik bagi konsumen. Selain itu, kami memiliki layanan service center yang tersebar di seluruh Indonesia," ujar Suryadi.

Di sisi lain, Polytron memiliki pendekatan yang agak berbeda, di mana mereka akan berusaha untuk lebih dekat dengan konsumen Indonesia.

"Karena Polytron asli Indonesia, maka kami berusaha untuk lebih dekat dengan konsumen Indonesia, dengan lebih mengetahui pasar, fitur yang dibutuhkan, dan fitur yang cocok untuk konsumen Indonesia," kata Tekno Wibowo, Marketing Director PT Hartono Istana Teknologi.

Tak hanya mengumbar strategi, mereka juga optimistis dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Advan bahkan percaya diri dapat menguasai pasar Indonesia pada 2020.

"Targetnya 2020. Di tahun itu, kami ingin bisa menjadi produk yang terlaris dan menjadi tuan rumah di pasar sendiri. Namun untuk menuju ke sana, kami perlu menawarkan produk yang inovatif, dengan fitur menarik, dan harga yang tentunya terjangkau," ucap Tjandra menambahkan.

Polytron pun juga tak kalah optimistis. "Kalau ditanya kapan (menguasai pasar smartphone Indonesia), sekitar lima tahun dari sekarang. Kami juga terus mengembangkan pabrik untuk memenuhi standar internasional, termasuk mengembangkaan alat-alat produksi yang dibuat di Indonesia," pungkas Tekno Wibowo.
BERITA TEKNOLOGI : Intel resmi memperkenalkan prosesor terbaru generasi ke-8. Prosesor diklaim hadir dengan peningkatan kinerja platform yang luas dan akan dimulai dengan prosesor mobile. Intel mengungkap, prosesornya didesain secara khusus untuk perangkat jenis laptop 2 in 1 yang tipis, ringan, dan premium.

Menurut keterangan resmi Intel yang Tekno Liputan6.com terima, Sabtu (26/8/2017) di Jakarta, seri prosesor mobile ini memiliki kinerja 40 persen lebih cepat dari generasi sebelumnya.

"Atas performa luar biasa ini, kami harus berterima kasih pada konfigurasi quad core terbaru, power-efficient microarchitecture, teknologi proses terdepan dan optimisasi silikon dengan jangkauan yang luas. Peningkatan ini juga memungkinkan pengguna menikmati hiburan yang lebih realistis," terang Intel.

Prosesor ini juga disebut memberikan performa terbaik di mana pengguna dapat menonton video lokal 4K UHD selama 10 jam dengan menggunakan single charge.

Adapun peningkatan lain adalah kemampuan perangkat untuk mengedit video menjadi 14,7x lebih cepat. Karena itu, pengguna tidak perlu lagi melewati proses rendering selama 45 menit seperti pada komputer berusia lima tahun.

Pengguna pun bisa menjajal terobosan terbaru dari Windows Mixed Reality atau dapatkan pengalaman lebih nyata dengan Thunderbolt 3 external graphics (hingga 4K) untuk pengalaman bermain gim yang dahsyat dan VR yang lebih canggih.

Gelombang pertama dari perangkat yang sudah memiliki Intel® Core™ Generasi Ke-8-dengan prosessor i5 atau i7, sudah bisa didapatkan di pasaran mulai awal September 2017 dan akaN ada lebih dari 145 desain yang dapat dipilih.

Nanti, Intel Core generasi Ke-8 akan terus hadir sampai beberapa bulan ke depan, dengan tambahan prosesor untuk desktop yang akan hadir di akhir tahun nanti.

"Rangkaian ini juga akan diikuti oleh prosesor untuk konsumen kalangan perusahaan. ke depannya, kami juga akan menghadirkan banyak produk lainnya untuk segmen beragam. Seri Generasi ke-8 ini masuk dalam jajaran produk pertama kami yang berukuran 10nm," pungkas Intel.
BERITA TEKNOLOGI : Sejumlah rumor seputar Google Pixel 2 sebenarnya telah muncul sejak awal tahun ini. Setelah sejumlah spekulasi mengenai spesifikasi, kali ini giliran jadwal rilis smartphone besutan Google itu yang bocor di internet.
Adalah akun pembocor kenamaan @evleaks, milik Evan Blass yang mengungkap jadwal rilis smartphone ini. Dikutip dari GSM Arena, Sabtu (26/8/2017), Google Pixel 2 akan diungkap pada 5 Oktober 2017 dan bakal didukung Snapdragon 836.

Kabar penggunaan Snapdragon 836 oleh Google Pixel 2 sebenarnya sempat terdengar bulan lalu. Menurut rumor yang beredar, chipset dengan kemampuan lebih baik dari Snapdragon 835 itu memang akan memulai debut di Google Pixel 2.

Qualcomm Snapdragon 836 akan memiliki kombinasi CPU dan GPU yang sama seperti Snapdragon 835. Namun, clock speed Snapdragon 836 lebih tinggi, sehingga prosesor baru ini dapat menghasilkan kinerja yang lebih baik.

Sementara menilik jadwal peluncuran Google Pixel seri pertama, ada kemungkinan prediksi ini benar adanya. Sebab seperti tahun lalu, perusahaan itu memang memilih waktu peluncuran yang lebih lambat ketimbang perusahaan lain, seperti Samsung dan Apple.

Kendati demikian, sampai saat ini belum ada informasi resmi dari Google terkait smartphone premiumnya tersebut. Untuk itu, tak tertutup kemungkinan ada perubahan yang dilakukan.

Google juga digadang-gadang akan meluncurkan dua model smartphone anyar untuk tahun ini. Sama seperti sebelumnya, dua model tersebut masing-masing sudah memiliki kode nama, yakni Walleye dan Taimen.

Bocoran spesifikasi Google Pixel 2

Walleye memiliki ukuran serupa Pixel generasi pertama, yakni 5 inci dengan resolusi 1080 x 1920. Desain smartphone ini juga disebut mirip dengan pendahulunya, sehingga hampir dapat dipastikan tak ada perubahan drastis.

Walleye didukung Snapragon 835 dengan RAM 4GB dan memori internal 64GB. Lubang headphone 3,5mm dipastikan absen dari perangkat ini, tapi Google sudah menyiapkan speaker stereo untuk Walleye.

Sementara Taimen merupakan model premium dari seri Pixel tahun ini. Perangkat itu memiliki layar OLED beresolusi 1440 x 2560 piksel besutan LG dengan bentang layar 6 inci. Smartphone ini dilaporkan mengusung desain bezelless.

Untuk spesifikasi, perangkat ini ditopang chipset Snapdragon 835, RAM 4GB, dan memori internal 128GB. Bagian belakang smartphone ini masih sama dengan pendahulunya yang dibalut kaca dan metal.

Tak seperti beberapa model premium lain yang hadir dengan lensa, Google masih mempertahankan lensa tunggal pada kamera utamanya. Model ini juga dipastikan masih memiliki jack headphone 3,5mm.

Informasi ini kian menegaskan rumor sebelumnya yang menyebut Google akan merilis dua model Pixel 2 untuk tahun ini. Padahal beberapa waktu lalu, Google diperkirakan sedang menyiapkan tiga varian Pixel 2.
BERITA TEKNOLOGI : Samsung baru saja memperkenalkan smartphone perdananya yang memiliki lensa ganda, yakni Galaxy Note 8. Namun kabar terbaru menyebut perusahaan asal Korea Selatan itu dilaporkan akan meluncurkan perangkat dengan sistem kamera serupa.

Berbeda dari Galaxy Note 8 yang merupakan perangkat premium, smartphone kedua dari Samsung berlensa ganda kedua ini adalah perangkat kelas menengah. Menurut laporan, perangkat tersebut sudah siap dipasarkan di Thailand.

Dikutip dari NDTV, Minggu (27/8/2017), smartphone itu masuk ke dalam seri Galaxy J, yaitu Galaxy J7+. Peranngkat ini memiliki dua lensa di kamera utamanya yang disusun secara vertikal.

Adapun resolusi dari masing-masing lensa adalah 13MP dengan aperture f/1.7 dan 5MP dengan aperture f/1.9. Samsung juga dikabarkan akan menyematkan fitur Live Focus serupa Galaxy Note 8 pada smartphone ini untuk pengambilan gambar dengan efek bokeh.

Sementara untuk keperluan selfie, kamera depan smartphone ini memiliki resolusi 16MP dengan aperture f/1.9. Adapun dari sisi tampilan, Galaxy J7+ disebut mengusung desain serupa Galaxy J7 2017.

Smartphone yang memiliki layar Super AMOLED berukuran 5,5 inci ini sudah menjalankan Android 7.1.1 Nougat. Galaxy J7+ akan dibekali prosesor octa-core yang didukung RAM 4GB dan memori internal 32GB.

Tak hanya itu, Samsung juga dilaporkan akan membekali smartphone ini dengan asisten virtual Bixby, pemindai sidik jari, dan pengenalan wajah. Didukung pula dengan baterai 3.000mAh dan sudah mendukung dual-SIM.

Sayangnya, belum ada informasi resmi dari Samsung terkait smartphone ini. Akan tetapi, Galaxy J7+ disebut-sebut akan tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Black, Gold, dan Pink.

Galaxy J Pro

Jika kabar ini benar, Galaxy J7+ akan menjadi perangkat terbaru yang masuk di lini Galaxy J untuk tahun ini, sekaligus menjadi perangkat kelas menengah pertama dari Samsung yang memiliki lensa ganda.

Sebelumnya, Samsung baru saja memperkenalkan seri Galaxy J Pro di Indonesia, yakni Galaxy J5 Pro dan Galaxy J7 Pro. Keduanya merupakan perangkat kelas menengah yang siap mendukung kebutuhan live streaming pengguna.

Untuk spesifikasi, Galaxy J7 Pro memiliki layar Super AMOLED berukuran 5,5 inci. Perangkat ini dipersenjatai Exynos 7870, RAM 3GB, memori internal 64GB, ditambah baterai berkapasitas 3.600mAh.

Sementara Galaxy J5 Pro mengusung spesifikasi yang tak jauh berbeda, yakni Exynos 7870, RAM 3GB, dan memori internal 32GB dengan baterai berkapasitas 3.000mAh. Namun perangkat ini hadir dengan layar Super AMOLED berukuran lebih kecil, yaitu 5,2 inci.

Kedua model ini juga dibekali dengan kamera berkemampuan mumpuni. Baik Galaxy J5 Pro dan Galaxy J7 Pro mempunyai kamera depan dan kamera utama beresolusi 13MP.

Kedua smartphone ini sudah menjalankan Android 7.0 Nougat. Rangkaian seri Galaxy J Pro ini sudah tersedia mulai Juli 2017 dengan harga Rp 3.599.000 untuk Galaxy J5 Pro dan Rp 3.999.000 untuk Galaxy J7 Pro.
BERITA TEKNOLOGI : Sekelompok ilmuwan memanfaatkan teknologi pemindai wajah (facial recognition) untuk mendeteksi penyakit langka. Ilmuwan dari National Human Genome Research Institute ini mengembangkan metode pemindaian wajah yang bisa mendiagnosis apakah ada kondisi genetika anomali di pasien.

Kondisi ini biasanya dikenal dengan sebutan “DiGeorge Syndrome”. Penyakit langka ini disebabkan ketiadaan sejumlah kromosom di tubuh. Akibatnya, pasien yang menderita penyakit ini berpotensi mengalami komplikasi penyakit akut.

Disampaikan ahli genetik National Human Genome Research, Paul Kruszka, penyakit ini bisa dialami semua manusia dari berbagai usia.

“Pada umumnya, DiGeorge hanya dialami oleh keturunan non-Causcasian, akan tetapi sering kali penyakit ini juga dialami keturunan Afrika, Asia dan Amerika Latin,” jelas Kruszka.

Teknologi pemindaian wajah ini diklaim 96 persen akurat dalam mendiagnosis kondisi pasien. Bahkan, juga dapat mendeteksi Down Syndrome.

Ini bukan pertama kalinya teknologi bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi penyakit. Sebelumnya, teknologi Virtual Reality (VR) juga bisa meneliti penyakit kanker dan tumor.

Dengan menggunakan VR Headset, dokter bisa melihat biopsi dari kanker atau tumor dengan sodium polyacrylate, yang ukurannya akan ditingkatkan sekitar 100 kali.

Setelahnya, tim bedah akan menganalisis dari luar dan dalam, dan mereka tak hanya akan melihat dari apa tumor itu bisa terbuat, tetapi juga membuat gambar 3D berdasarkan jaringan biopsi yang disaksikan dokter di aplikasi VR.

Dengan begitu, gambar 3D tumor yang bisa dilihat di aplikasi VR juga bisa menampilkan sejumlah data tentang fungsi dan sel tumor, bagaimana mereka bisa berinteraksi, hingga seperti apa tata letaknya.
BERITA TEKNOLOGI : Teknologi memudahkan manusia dalam menjalani aktivitas. Proses yang dulunya dilakukan secara manual serta memakan banyak waktu dan biaya, kini bisa lebih efisien dengan penggunaan teknologi. Inilah yang coba diterapkan oleh PT Aerofood Indonesia (Aerofood ACS).

Anak perusahaan ternama dari Garuda Indonesia yang fokus pada penyediaan layanan katering premium untuk maskapai penerbangan itu mulai mengimplementasikan sistem pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik (e-procurement). Aerofood ACS menerapkan solusi e-procurement berbasis cloud yang dikembangkan oleh PT. Abyor International.

Penggunaan arsitektur berbasis cloud memungkinkan Aerofood ACS untuk melakukan penghematan yang besar dari biaya infrastruktur yang biasanya diperlukan dalam mengimplementasikan sebuah sistem e-procurement yang melayani kebutuhan operasional Aerofood ACS di berbagai lokasi di seluruh Indonesia.

E-procurement adalah suatu proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan secara elektronik melalui web atau berbasis internet, sehingga sistem ini dapat diakses kapan saja dan dimana saja.

Direktur Keuangan PT Aerofood Indonesia, Ferry Toga, melalui keterangan tertulisnya mengatakan biaya operasional dapat dikurangi secara signifikan karena tidak diperlukan lagi penyerahan dokumen fisik dan proses administrasi yang memakan waktu dan biaya.

"Implementasi sistem E-Procurement di Aerofood ACS menunjukkan komitmen kami untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan, meningkatkan akses pasar dan menciptakan persaingan usaha yang adil yang akan memungkinkan semua pihak yang memenuhi persyaratan dapat menjadi mitra bisnis kami, secara efektif dan efisien," tambahnya.

Sebelumnya, Aerofood ACS menggunakan aplikasi lain dimana untuk proses pengadaan dilakukan secara manual. Seluruh proses menggunakan kertas mulai dari pendaftaran sampai dengan proses pengadaan.

Banyak kendala yang dihadapi misalnya proses approval yang lama, dokumen yang dapat terselip, atau banyaknya pekerjaan administrasi sehingga proses pengadaan yang dilakukan terkesan lama.
BERITA TEKNOLOGI : Kepolisian Prefektur Kyoto, Jepang dilaporkan telah menggunakan piranti teranyar untuk memprediksi aksi kejahatan. Sistem bernama Predictive Crime Defense System (Yosokugata Hanzai Bogyo System) ini merupakan software yang dapat memperkirakan lokasi dan waktu sebuah aksi kejahatan akan dilakukan.

Dikutip dari Next Shark, Jumat (24/3/2017), petugas kepolisian hanya perlu memasukkan data berupa waktu dan wilayah yang sudah ditandai oleh pihak kepolisian dengan warna berbeda. Warna yang lebih gelap menandakan wilayah tersebut memiliki risiko kejahatan tertinggi.

Cara kerja sistem ini sebenarnya memanfaatkan perhitungan berdasarkan riwayat aksi kejahatan di tiap daerah, lalu mencarinya dengan tren kejahatan berdasarkan data terkini.

Dengan laporan ini, petugas kepolisian data mengatur waktu patrolinya, termasuk memonitor secara khusus wilayah-wilayah mana yang memiliki risiko kejahatan tertinggi.

Sistem baru ini diadopsi kepolisian Prefektur Kyoto sejak awal tahun dan mulai dimanfaatkan oleh petugas lapangan. Petugas dengan mobil patrol juga dapat memonitor wilayah dengan kemungkinan tindakan asusila tertinggi dapat terjadi. Aksi pencurian juga diharapkan dapat dikurangi di wilayah-wilayah yang dianggap paling berpotensi.

Sistem semacam ini bukan kali pertama digunakan oleh kepolisian. Sebelumnya, kepolisian di Santa Cruz sudah menerapkan sistem tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Program ini ternyata berhasil mengurangi aksi kejahatan hingga 20 persen.

Rencananya, sistem ini akan diterapkan secara nasional dalam beberapa bulan mendatang. Kendati demikian, kepolisian negeri Matahari terbit itu tak terlalu mengandalkan sistem tersebut. Petugas polisi tetap diinstruksikan untuk melakukan tindakan sesuai dengan kebijaksaan dan situasi di lapangan.
BERITA TEKNOLOGI : Menjelang HUT ke-72 Kemerdekaan RI, konten media massa dipenuhi masalah kebangsaan yang akar masalahnya adalah penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Bermacam persoalan bangsa, seperti masalah krisis produksi garam nasional hingga kelesuan sektor industri manufakturing merupakan esensi krisis multidimensi yang harus dituntaskan.

Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) bersinergi menata SDM teknologi, demi kemajuan bangsa dan mengatasi masalah kebangsaan serta hadapi krisis multidimensi.

Dalam keterangan tertulis Ketua Umum IABIE Bimo Sasongko yang diterima pada Kamis (3/8/2017), IABIE merupakan organisasi profesi yang bermula dari 1.500 lulusan SMA terbaik yang pernah mendapatkan Program Beasiswa BJ Habibie selama periode 1982 hingga 1996 di berbagai negara maju.

Program beasiswa digagas oleh Presiden ke-3 RI BJ Habibie, yang pada saat itu masih menjabat sebagai Menteri Riset, untuk memperkuat lembaga-lembaga di bawah Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dan Badan Pengelolaan Industri Strategis (BPIS). Setelah 20 tahun kemudian, pada 2 Agustus 2013 dilakukan deklarasi berdirinya IABIE oleh perwakilan dari masing-masing negara Alumni tujuan beasiswa.

IABIE menunjukkan kiprahnya dalam bentuk pemikiran strategis dan konsepsi pembangunan. Serta kiprah nyata sebagai ahli tehnik dan inovator di berbagai lembaga pemerintahan, perusahaan swasta, dan lembaga pendidikan.

Pengurus dan anggota IABIE juga mewarnai berbagai media massa dengan artikel terkait solusi masalah kebangsaan. Sepanjang 2017 karya dan pemikiran segenap IABIE telah disampaikan kepada pemerintah, lewat pertemuan langsung dengan Menteri Ristek Dikti, Mendikbud, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta lembaga pemerintah lainnya.

Optimasi Peran SDM Ahli untuk Pembangunan

Ketua Umum IABIE Bimo Sasongko mengatakan, sebagai anak intelektual BJ Habibie, segenap anggota IABIE dituntut memiliki karakter unggul dan inklusif atau merakyat dalam berkarya maupun dalam menggeluti profesinya.

"Meraih keunggulan di bidang Iptek dan nilai tambah segala bidang, serta selalu digaris depan depan dalam transformasi teknololgi dan industri. Semua itu merupakan karakter IABIE yang digariskan oleh BJ Habibie," kata dia.

Dia mengatakan, visi IABIE adalah terdepan dan inklusif memajukan iptek, meningkatkan nilai tambah dan kapasitas inovasi di Tanah Air. Dengan modal alamiah berupa wadah perhimpunan alumni dengan bermacam portofolio kompetensi serta daya kreativitas dan inovasi.

IABIE mewujudkan kepemimpinan unggul khususnya kepemimpinan dalam domain Iptek dan dunia usaha melalui sinergi yang kuat antar anggota dan sesama anak bangsa. Terus berjuang bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan nasional di Indonesia. Khususnya strategi transformasi teknologi dan industri dengan wahana yang sesuai dengan semangat jaman.

"IABIE memiliki program kerja membantu pemerintah mewujudkan integrasi teknologi global yang kini sedang dibangun oleh Presiden Joko Widodo. Juga berperan sebagai badan pemikir, badan analis yang berorientasi pada kebijakan pembangunan nasional dan inisiatif kerakyatan," ucap Bimo.

Dia menambahkan, aktivitas sebagai badan pemikir juga diwujudkan dalam seminar, pendidikan, latihan, dan penjabaran ide yang bersifat strategis untuk pembangunan bangsa.

Bimo menuturkan, segenap anggota IABIE bertekad melanjutkan peran sejarah BJ Habibie sejak beliau menjadi penggerak Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman pada 1956. Sebagai pengurus pada waktu itu BJ Habibie memiliki obsesi dan visi pembangunan yang detail.

Sejak saat itu PPI mulai menyiapkan wahana bangsa di berbagai bidang. Seperti bidang kedirgantaraan, maritim, ketenagalistrikan, dan wahana industrialisasi lainnya. Wahana merupakan sarana dan prasarana yang strategis untuk pembangunan bangsa yang bertumpu kepada prinsip kemandirian.

Sepanjang kariernya BJ Habibie telah mempersiapkan berbagai wahana industrialisasi dan pusat Iptek serta meletakkan tonggak Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang diperingati setiap 10 Agustus.

"Pada saat ini IABIE sedang melakukan reinventing program pengiriman kembali lulusan SMA ke luar negeri dengan skema yang sesuai dengan kondisi sekarang serta memberikan solusi ke Pemerintah terkait dengan pengiriman lewat skema offset," kata dia.

Bimo mengatakan, kebijakan Presiden Joko Widodo memacu pembangunan infrastruktur memerlukan dukungan banyak SDM ahli di bidang teknis maupun pembiayaan. Sehingga, pembangunan infrastruktur bisa terwujud dengan kualitas yang baik dan bisa berlanjut tanpa kendala yang berarti di waktu mendatang.

Selain itu pembangunan berbagai proyek infrastruktur, perlu melibatkan aspek audit teknologi yang bertujuan untuk mengendepankan kepentingan komponen lokal dan melibatkan seluas-luasnya tenaga kerja lokal.

"Pemerintah hendaknya tidak memberikan cek kosong begitu saja kepada pengusaha asing untuk memilih dan menentukan sendiri spesifikasi teknologi yang akan diterapkan di negeri ini," ucap dia.

Dalam keterangannya, IABIE selama ini juga ikut berperan menjaga kedaulatan wilayah RI lewat pengurus dan anggotanya yang memiliki kompetensi untuk integrasikan sistem radar nasional. Untuk meneguhkan Wawasan Nusantara yang kini sangat tergantung kepada SDM yang menguasai infrastruktur pemantau yang andal dalam menjaga wilayah negara.

Sistem pemantau terintegarsi dalam C4ISR (Command, Control, Communications, Computers, Intelligence, Surveillance and Reconnaissanse) yang mengedepankan drone atau pesawat tanpa awak dan sebaran radar di titik-titik rawan. Seperti yang ditekankan oleh Presiden Jokowi.

Bimo mengatakan, anggota IABIE telah membangun radar yang canggih dan teknologinya sudah dikuasai. Hal itu ditunjukkan oleh anggota yang kini menjadi CEO PT Dua Empat Tujuh yang selama ini fokus usahanya rancang bangun radar. *
BERITA TEKNOLOGI : Sebuah video tentang dispenser otomatis sabun kamar mandi memicu perdebatan warganet karena dugaan rasisme terhadap manusia yang berkulit lebih gelap.

Lebih jauh lagi, kejadian dalam tayangan itu mengusik pertanyaan tentang rasisme dalam bidang teknologi dan juga kurangnya keberagaman dalam industri pembuatnya.

Dikutip dari Daily Mail pada Jumat (18/8/2017), video itu menjadi viral setelah diunggah ke Twitter oleh akun Chukwuemeka Afigbo pada Rabu lalu. Ia adalah pegawai Facebook yang menjabat sebagai kepala kerjasama rekanan platform untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Ia mencuit demikian, "Kalau Anda masih sukar juga mengerti pentingnya keberagaman dalam dunia teknologi dan dampaknya pada masyarakat, silahkan nonton video ini."

Video dimulai dengan tayangan seorang pria kulit putih yang melambaikan tangannya di bawah sebuah penyemprot (dispenser) sabun dan ia langsung mendapatkan semprotan sabun dalam kibasan pertama.

Kemudian, seorang pria berkulit lebih gelap melambaikan tangan di bawah perangkat itu dalam berbagai arah selama 10 detik. Sabun tidak juga disemprotkan.

Untuk mebuktikan bahwa warna kulit menjadi penyebabnya, pria dalam tayangan kemudian melambaikan kertas putih di bawah dispenser. Nah, perangkat itu langsung menyemprotkan sabun.

Cuitan (tweet) itu sudah dibagikan lebih dari 93 ribu kali. Video itu sendiri sudah ditonton lebih dari 1,86 juta kali.

Ada 1.800 komentar yang kebanyakan menyebut kejadian itu sebagai bukti kurangnya keberagaman dalam dunia teknologi.

Di lain pihak, sejumlah warganet lain menganggap kecurigaan itu berlebihan. Menurut mereka, kemampuan dispenser itu tidak ada hubungannya dengan ras dan keberagaman.

Mengandalkan Sensor Infra Merah

Menurut spesifikasi produk, alat itu memakai sensor merah infra untuk mendeteksi tangan dan kemudian menyemprotkan sabun. (Sumber Twitter/@nke_ise)
Dispenser sabun itu diduga dibuat oleh suatu pabrikan China bernama Shenzhen Yuekun Technology.
Harga ecerannya sekitar US$ 15 kalau dibeli borongan dan diiklankan sebagai kotak sabun otomatis disinfektan 'touchless' – tanpa sentuh.

Menurut spesifikasi produk, alat itu memakai sensor merah infra untuk mendeteksi tangan dan kemudian menyemprotkan sabun.

Sensor infra merah menjalankan fungsinya dengan mengukur cahaya merah infra (infra red, IR) yang memancar dari benda dalam bidang pandangnya.

Caranya, dispenser itu memancarkan cahaya kasat mata dari lampu LED merah infra, lalu sensor membaca pantulan cahaya dari tangan pemakai.

Sensor-sensor seperti itu memang memiliki riwayat kegagalan mendeteksi kulit yang berwarna lebih gelap.

Kulit yang berwarna lebih gelap menyerap cahaya merah infra, bukan memantulkannya. Jadi, sensor tidak menerima cahaya pantulan dan sabun pun tidak disemprotkan.

Richard Whitney, vice presiden suatu produk bernama Particle, pada 2015 menjelaskan kepada laman Mic, "Jika benda pemantulnya malah menyerap cahaya, maka sensor tidak akan pernah terpicu karena cahaya yang mengenainya tidak cukup."

Teknologi 'Rasis' Lainnya

Salah satu teknologi yang juga dituding bersifat rasis adalah kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI).

Dalam suatu kasus lomba kecantikan pertama sedunia yang dinilai menggunakan AI, program komputer yang menilai peserta tidak memilih satupun wanita kulit berwarna dari antara hampir 50 peserta.

Perusahaan pembuatnya menjelaskan kepada Observer, "Sistem kendali mutu yang kami ciptakan mungkin telah mengecualikan beberapa gambar ketika latar belakang dan warna wajah tidak memungkinkan analisis yang secukupnya."

Di awal tahun ini, terungkap adanya suatu perangkat kecerdasan buatan yang memunculkan bias rasial maupun gender.

Seorang ilmuwan komputer Joanna Bryson dari University of Bath dan sekaligus menjadi penulis penelitian mengatakan kepada Guardian bahwa AI memiliki potensi memperkuat bias yang memang sudah ada.

Ia mengatakan, "Banyak orang bilang bahwa hal ini menjadi bukti AI menghakimi (prejudice). Bukan begitu, sebenarnya kitalah yang menghakimi dan AI hanya mempelajarinya."
BERITA TEKNOLOGI : Meski kendengarannya mustahil, ilmuwan optimistis teknologi teleportasi bisa dicanangkan di kehidupan nyata. Bahkan, teknologi ini dikabarkan rampung pada 2035 mendatang.

Teleportasi sendiri adalah teknologi yang bisa membawa manusia 'melesat' ke tempat tujuan dalam sekejap. Jika kamu penggemar film-film fiksi ilmiah seperti Star Wars dan Star Trek, pasti paham betul dengan cara kerja teknologi yang disebut "Warp" ini.

Adapun tim yang mengembangkan teknologi tersebut adalah kelompok ilmuwan yang bekerja untuk Presiden Rusia, Vladimir Putin. Mengutip informasi yang dimuat Express, Selasa (22/8/2017), mereka bahkan sudah menguji coba teknologi dalam tahap molekular.

"Teknologi ini sebetulnya ada di film fiksi ilmiah sejak 20 tahun lalu, tetapi sekarang kami sedang mencari cara untuk membawanya ke kehidupan nyata," kata salah satu pimpinan eksperimen, Alexander Galitsky.

Diketahui, ilmuwan juga akan mengembangkan bahasa pemrograman komputer baru, serta menciptakan metode komunikasi cybernetix dan komputasi kuantum sebagai instrumen dasar dari teknologi teleportasi. Tidak diungkap lebih detail apakah teknologi ini akan berkaitan dengan wahana teleportasi yang dikembangkan oleh NASA.

Untuk informasi, NASA sendiri juga tengah mengembangkan wahana khusus teleportasi bernama "EM Drive Propulsion System".

Adalah Roger Shawyer, seorang ahli engineer asal Inggris yang pertama kali menggagas konsep teknologi ini. Kini, Shawyer bekerja khusus untuk NASA demi merampungkan proyek tersebut. Proyek rahasia ini bahkan digadang-gadang bakal 'menggebrak' hukum fisika.

Pasalnya, EM Drive Propulsion System memiliki desain yang mampu membuat mesin pendorong 'memanfaatkan' partikel cahaya dan menciptakan gelombang mikro di dalam sebuah ruang kecil berbentuk kerucut.

"Mesin pendorong akan diletakkan di ujung kerucut, yang mana akan menggerakkan mesin untuk 'melahap' partikel cahaya. Dari situ, wahana akan terbang dengan kekuatan rasio 1,2 millinewtons per kilowatt dengan satuan kurang lebih 0,1 millinewtons per kilowatt," kata Shawyer.

Jika wahana ini berhasil diuji coba, perjalanan luar angkasa para astronot akan berlangsung singkat. "Manusia bisa pergi ke Bulan dalam waktu empat bulan, ke Mars cuma makan waktu empat minggu dengan wahana ini," lanjutnya.

Memang, Shawyer mengatakan proyek ini masih jauh dari kata rampung. Meski begitu, ia membenarkan bahwa sistem dan teknologi yang mendukung wahana itu tetap menunjukkan perkembangan secara konsisten.
BERITA TEKNOLOGI : Kehadiran teknologi yang mengubah dunia tidak bisa dilepaskan dari orang-orang hebat di belakangnya.

Sebut saja nama Bill Gates yang dikenal sebagai pendiri Microsoft, software komputer yang dipakai di seluruh dunia. Selain Gates, ada beberapa tokoh pencipta teknologi yang mengubah dunia.

Berikut ini adalah tiga tokoh teknologi yang temuannya masih dipakai hingga saat ini dan mengubah dunia. Siapa saja?

1. Tim Berners-Lee

Pengguna internet pasti mengenal world wide web (www). Lewat www, kita bisa terhubung, bertukar informasi dengan siapa pun, di mana pun, dan kapan pun selama jaringan internet bisa diakses. Nah, www ditemukan oleh seorang programer ternama asal London, Tim Berners-Lee.

Pria kelahiran 8 Juni 1955 ini memiliki serentetan gelar yang diperolehnya karena kiprahnya di dunia ilmu pengetahuan, informasi, dan teknologi. Sepak terjang Tim Berners-Lee dengan intenet dimulai ketika ia menjadi seorang ilmuwan di pusat Organisasi Penelitian Nuklir Eropa (CERN).

Saat itu, hingga 1989, internet hanya bisa diakses oleh pihak-pihak tertentu. Selain itu, cakupannya pun sempit, belum ada konsep yang mengkoneksikan banyak orang pada media internet.

Ia pun merasa ada yang tidak optimal dengan penggunaan internet yang menurutnya memiliki potensi besar sebagai media berbagi informasi.

Ia merasa tak puas karena cara satu-satunya berkomunikasi di internet saat itu hanyalah melalui email. Makanya, Lee bersama dua orang temannya Vannevar Bush dan Douglas Engelbart mulai merintis konsep World Wide Web.

Hal pertama yang dilakukan adalah merancang bahasa program HyperText Transfer Protocol (HTTP) yang membuat sebuah data bisa didistribusikan ke banyak komputer. Kemudian, ia menciptakan Text Markup Languange (HTML) sebagai fondasi sebuah laman website.

"Saya hanya mencoba mengambil gagasan Hypertext dan menghubungkannya dengan Transmission Control Protocol lalu dengan ide-ide sistem domain, dan akhirnya, ta-da! Terciptalah World Wide Web," ungkap Lee saat diwawancari situs Achievment.org.

Walau pun punya kontribusi besar bagi perkembangan dunia teknologi dan mengubah dunia, Lee tak menjadikan ciptaannya itu sebagai lumbung keuntungan finansial. Ia bahkan tidak mendaftarkan hak paten www. Konsep ini bebas digunakan dan dimanfaatkan oleh siapa pun.

2. Steve Jobs

Kehadiran smartphone Apple tak lepas dari Steve Jobs, pendiri sekaligus mantan CEO Apple. Mulanya pada akhir 1970-an, Jobs bersama pendiri Apple lainnya, Steve Wozniak merancang, mengembangkan, dan memasarkan salah satu jajaran komputer pertama Apple, yakni Apple II.

Ia sempat mundur dari Apple dan mendirikan perusahaan pengembang platform komputer, Next. Perusahaan itu lalu dibeli Apple dan membuatnya kembali ke Apple. Lalu, pada 1997, ia didapuk menjadi CEO Apple hingga 2011.

Di bawah kepemimpinan Jobs, pada 2007 secara mengejutkan Apple memutuskan bermain di segmen ponsel yang saat itu dikuasai Nokia. Mereka pun merilis ponsel pintar pertama yang diberi nama iPhone.

Mulanya iPhone diragukan, tapi lambat laun malah Apple dan Steve Jobs menerima segudang pujian berkat iPhone. Produk tersebut dianggap sebagai sebuah revolusi di dunia ponsel.

Apple pun menciptakan sistem operasi khusus bagi iPhone yaitu iOS. Sistem operasi ini mengandalkan navigasi layar sentuh yang pada saat itu membuat banyak orang terkagum-kagum.

Bahkan, hingga saat ini iPhone dipercaya sebagai role-model mayoritas smartphone yang beredar di pasaran saat ini.

Jobs meninggal dunia di California pada usia 56 tahun, tepatnya pada 5 Oktober 2011. Ia didiagnosis menderita kanker pankreas. Kematian tokoh yang melahirkan iPhone ini pun mendapat perhatian luas dan menjadi kehilangan besar bagi dunia, terutama para penggemar dan pengguna iPhone.

3. Larry Page

Adakah di antara pengguna smartphone yang tidak pernah memakai layanan Google?

Segala produk Google, seperti mesin pencari, email, layanan penyimpanan cloud, peta, pemutar musik, hingga penerjemah semuanya bisa ditemukan di smartphone dan sangat membantu penggunanya.

Semua itu tak lepas dari peran seorang programer komputer andal bernama Lawrence Edward Page alias Larry Page yang mendirikan Google bersama dengan rekannya, Sergey Brin.

Sejak kecil, Page memang akrab dengan komputer karena orangtuanya yang berkerja tak lepas dari komputer. Ia mengaku tertarik pada komputer sejak usia 6 tahun dan sudah mempelajarinya.

Hingga di masa kuliah pascasarjana, Page bersama Brin membesut mesin pencari yang diperkenalkan pada 1998. Google pun tumbuh menjadi perusahaan yang memiliki banyak layanan internet.

Mulai dari mesin pencari, layanan email, peta, penerjemah, kalender, dan berbagai layanan lainnya yang tidak lepas dari kebutuhan pemilik smartphone.

Padahal, mulanya Google hanyalah sebuah proyek riset yang dikerjakan Page dan Brin pada 1996. Kedua mahasiswa pascasarjana di Stanford University itu berkolaborasi dalam proyek riset dan membuahkan mesin pencari bernama BackRub yang dioperasikan menggunakan server kampus.

Keberhasilan riset itu membuahkan investasi senilai Rp 1,3 miliar dari Co-founder Sun, Andy Bechtolsheim. Setelah dapat suntikan dana, mereka memiliki kantor pertama di sebuah garasi milik Susan Wojcicki yang kini jadi CEO YouTube.

Google pun mulai mempekerjakan engineer dan membentuk tim sales. Lantaran tim terus berkembang, markas Google pindah ke The GooglePlex di Mountain View, California.

Kini, Google sudah punya lebih dari 50 ribu karyawan di 50 negara. Perusahaan tersebut juga rajin mengakuisisi perusahaan teknologi lain dan membesut produk dan layanan yang dipakai di seluruh dunia.

Kini, Larry Page menjabat sebagai CEO Alphabet Inc, perusahaan induk Google.
BERITA TEKNOLOGI : Internet of Things (IoT), sebuah istilah yang belakangan ini mulai ramai ditemui namun masih banyak yang belum mengerti arti dari istilah ini. Sebetulnya hingga saat ini belum ada pengertian atau definisi standar mengenai Internet of Things, namun secara singkat Internet of Things bisa dibilang adalah di mana benda-benda di sekitar kita dapat berkomunikasi antara satu sama lain melalui sebuah jaringan seperti internet.
Ide awal Internet of Things pertama kali dimunculkan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 di salah satu presentasinya. Kini banyak perusahaan besar mulai mendalami Internet of Things sebut saja Intel, Microsoft, Oracle, dan banyak lainnya.

Banyak yang memprediksi bahwa pengaruh Internet of Things adalah “the next big thing” di dunia teknologi informasi, hal ini karena IoT menawarkan banyak potensi yang bisa digali. Contoh sederhana manfaat dan implementasi dari Internet of Things misalnya adalah kulkas yang dapat memberitahukan kepada pemiliknya via SMS atau email tentang makanan dan minuman apa saja yang sudah habis dan harus distok lagi.

Bagi pengembang, kini banyak perusahaan yang menyediakan berbagai macam program untuk membantu pengembang dalam mengembangkan produk berbasis IoT. Salah satu yang menyediakan program ini adalah Intel dengan IoT Developer Program mereka.

Untuk memahami lebih lanjut tentang konsep Internet of Things, mungkin bisa melihat contoh video di bawah ini dari Intel yang menjelaskan tentang cara kerja Internet of Things dan maksud untuk apa Internet of Things digunakan:

BERITA TEKNOLOGI : Tidak bisa dipungkiri, kehadiran teknologi ibarat koin yang memiliki dua sisi. Secanggih apa pun teknologi, pasti memiliki sisi baik dan sisi buruk. Hal ini juga berlaku pada drone.

Kemudahan mendapatkan dan menggunakan drone sangat membantu manusia. Bentuknya yang relatif kecil dan ramping membuat drone bisa masuk ke celah-celah yang sempit. Kegiatan berbahaya seperti memantau struktur industri kimia juga bisa digantikan oleh drone.

Bahkan, dengan drone pula kita bisa mengambil foto atau video lanskap. Sudah banyak fotografer yang mengabadikan momen dengan drone. Sebagian besar hasilnya sangat memukau.

Beberapa lembaga penegak hukum di Amerika Serikat juga menggunakan drone untuk mencari orang hilang dengan mendeteksi suhu tubuhnya. Teknologi ini pun semakin canggih berkat adanya sensor night vision dan sinar X yang disematkan pada drone.

Meski begitu, drone seringkali disalahgunakan untuk tujuan buruk. Misalnya saja di AS, drone digunakan untuk mengirim narkoba atau senjata tajam ke penjara. Selain itu, beberapa wilayah di Timur Tengah menggunakan drone sebagai senjata sebagai bahan peledak.

Namun, hal ini bisa diatasi dengan menyerang sistem elektronik yang ada di dalam drone. Karena drone menggunakan GPS, kita bisa mengelabui sistemnya dengan gelombang elektromagnetik.

Gelombang ini bisa mengacaukan si pengguna drone, bahkan menghancurkan sistem elektroniknya.
BERITA TEKNOLOGI : Biasanya, kita hanya melihat senjata dari laser dalam karya fiksi. Salah satunya adalah film fenomenal Star Wars. Namun dengan berkembangnya dunia teknologi, senjata laser kini hadir di dunia nyata.

Amerika Serikat (AS) adalah negara yang mengembangkan senjata ini. Militer Negara Adi Daya tersebut menggunakan teknologi ini untuk memacu perusahaan senjata lain agar ikut mengembangkan senjata laser.

Adapun, AS telah mencoba teknologi ini sejak 2014. Laser ini ditembak dari kapal yang tidak dapat dilihat dengan mata.

Sementara, kapalnya dikendalikan oleh kapten kapal yang menggunakan sebuah stik seperti joystick konsol gim.

Meski tidak sekuat senjata konvensional kapal perang, tapi senjata laser cukup untuk melumpuhkan drone, perahu kecil, hingga helikopter.
BERITA TEKNOLOGI : Coding adalah bahasa pemrograman komputer yang digunakan di situs internet dan aplikasi ponsel. Namun, seringkali coding dianggap sebagai sesuatu yang rumit karena mengharuskan pengembangnya untuk teliti dan terstruktur.

Namun, Microsoft percaya bahwa coding adalah bahasa universal dan bisa memecahkan masalah. Bahkan, coding bisa dipelajari sejak dini saat anak berusia empat tahun. Microsoft sudah memberi pelatihan coding gratis di salah satu tokonya di New York, AS.

Tidak hanya itu, Microsoft bekerja sama dengan Code.org untuk memberi layanan pelatihan coding gratis secara online. Mereka juga turun ke lapangan untuk mengajar para wirausaha di Nigeria.

Meskipun fasilitas di Nigeria belum semaju Amerika, warga di sana paham masalah yang dihadapi dan memiliki ide untuk menghadapinya. Hal yang mereka butuhkan adalah fasilitas dan sarana.

Salah satu bentuk solusi yang dibuat adalah Onetrack, perusahaan rintisan yang memungkinkan pelacakan menggunakan ponsel untuk mencegah penculikan anak. Saking semangatnya belajar coding, warga Nigeria tetap fokus belajar meskipun mati lampu.
BERITA TEKNOLOGI : Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Teknologi Inovasi 2017 di Taman Blambangan. Di festival yang masuk dalam agenda Banyuwangi Festival 2017 ini, berbagai inovasi berbasis teknologi, hasil kreasi pelajar, mahasiswa dan masyarakat Banyuwangi dipamerkan ke khalayak.


Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan festival inovasi teknologi sengaja digelar dengan tujuan untuk menggali kreativitas dan inovasi baru yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat luas.

“Inovasi teknologi sangat penting untuk meningkatkan daya saing daerah. Dengan terus berinovasi diharapkan akan lahir produk-produk baru yang lebih efisien dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Anas.

Anas mengatakan, inovasi teknologi sangat erat kaitannya dengan entrepreneurship. Sehingga diharapkan adanya pameran inovasi teknologi akan memacu munculnya entrepreneur baru yang akan ikut memajukan ekonomi daerah.

“Entrepreneurship menjadi salah satu jalan keluar untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” kata Anas.

Inovasi teknologi yang ditampilkan cukup beragam. Seperti kreasi mahasiswa Politeknik negeri Banyuwangi (Poliwangi) yang menciptakan paving berpori. Paving ini diklaim menjadi solusi banjir, sebab air yang jatuh ke paving dapat langsung menembus ke dalam tanah meminimalisasi air yang tergenang.

“Paving ini terbuat dari campuran semen dan kerikil yang diproses sedemikian rupa sehingga padat tapi memiliki pori-pori yang besar hingga air yang turus bisa langsung meresap ke tanah,” ucap Amdi Wahyu (19) salah satu mahasiswa Poliwangi.

Tak kalah inovatif, Siswa SMKN Darul Ulum Muncar menampilkan teknologi inovasinya berupa sepeda motor berbahan bakar gas LPG. Inovasi tersebut menggunakan bahan gas dari tabung LPG tiga kilogram dimana dengan gas tersebut bisa digunakan menempuh perjalanan sejauh lebih dari 200 kilometer.

Ada juga bidang teknologi inovasi hasil pertanian yakni pembuatan "nata de fish", prosesnya persis seperti nata de coco tapi tapi bahan baku air kelapa diganti dengan air rebusan ikan lemuru. Saat dikonsumsi tidak ada bekas rasa amis sama sekali. Nata de Fish ini sangat tinggi protein dan baik untuk anak-anak.

Beberapa inovasi teknologi lainnya seperti aplikasi untuk mematikan listrik lewat android yang dimiliki. Ada pula teknologi berupa baterai yang menggunakan air laut sebagai salah satu piranti pengganti cairan kimia di dalamnya. Lampu listrik yang bisa dimatikan dengan jalan meniup atau menepuk dengan teknologi berupa sensor yang dibuat oleh peserta dari kecamatan. Ada juga bagaimana kelor bisa dijadikan kapsul dan bermanfaat sebagai obat herbal yang kaya manfaat.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko yang ikut membuka festival sempat berkeliling menyaksikan langsung berbagai inovasi teknologi yang dipamerkan.

“Inovasi- inovasi ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat, semoga ke depan akan semakin banyak inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wabup Yusuf

Festival ini dijadwalkan berlangsung selama 4 hari, mulai 19 – 22 Juli 2017. Berbagai inovasi di bidang teknologi ditampilkan di 60 tenda booth yang ada. Termasuk inovasi milik kecamatan-kecamatan yang berjumlah 25 kecamatan, 10 SMK, 3 SKPD dan 1 perbankan. Tak ketinggalan, perguruan tinggi yang ada di Banyuwangi juga turut ambil bagian. *
BERITA TEKNOLOGI : Pengembangan teknologi 5G tengah digodok hingga saat ini. Meski masih dalam tahap standardisasi, sejumlah pihak yang terlibat langsung dalam pengembangan 5G menargetkan teknologi ini siap meluncur pada 2020.

Lantas, kapan 5G meluncur di Indonesia? Menurut Direktur Strategi dan Marketing Huawei Indonesia, Mohamad Rosidi, adopsi 5G di Indonesia akan lebih lambat ketimbang peluncuran di global. Namun, ia tak dapat menyebut waktu pasti implementasi tersebut.

"Ini kan sebenarnya sudah lumrah. Jadi, saat ada teknologi baru di global, tentu membutuhkan waktu untuk masuk ke Indonesia, tapi saya tak bisa memprediksinya," tuturnya saat ditemui di kantor Huawei, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor yang harus dipenuhi sebelum adopsi 5G dilakukan. Adapun faktor itu meliputi teknologi, inovasi, kolaborasi, termasuk regulasi.

"Memang itu masih tergantung dengan kebutuhan nantinya. Karenanya, mungkin membutuhkan waktu beberapa tahun setelah 2020 untuk Indonesia mengadopsi teknologi 5G," tuturnya.

Di sisi lain, lanjut Rosidi, adopsi 5G di Indonesia nantinya tak hanya mendorong pemanfaatan untuk kebutuhan industri, tapi juga membantu kehidupan masyarakat. Ia menuturkan, 5G dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen.

"Salah satu pemanfaatan 5G memang untuk kebutuhan industri, tapi sebelum itu tentu diarahkan untuk kebutuhan konsumen. Teknologi ini tentu dapat memberikan pengalaman yang lebih karena memang kebutuhan konsumen juga terus berubah," ujarnya.

Sekadar informasi, pengembangan 5G kini memang tengah menjadi strategi prioritas dari Huawei. Perusahaan asal Tiongkok ini telah memulai pengembangan sejak 2009, dan telah melakukan sejumlah uji coba.

Tak hanya itu, perusahaan juga telah berkolaborasi dengan seluruh pelaku industri 5G di dunia. Terkini, Huawei baru saja melakukan uji coba implementasi 5G dengan Telkomsel pada Mei 2017.
BERITA TEKNOLOGI : Habibie Festival kembali digelar mulai 7-13 Agustus 2017. Pada tahun ini, pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) turut mendukung pelaksanaan festival Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dan inovasi tersebut.

Habibie Festival merupakan perayaan peran dan kontribusi Presiden Republik Indonesia ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie atau B J Habibie, untuk Indonesia, serta sebagai wadah bagi industri IPTEK untuk memperkenalkan berbagai produk inovatif kepada masyarakat.

Pada tahun ini, Habibie Festival 2017 diadakan di Jakarta International Expo Kemayoran dan diyakini akan menarik lebih banyak pengunjung. Tahun lalu tercatat lebih dari 56 ribu orang memadati Habibie Festival yang digelar di Museum Nasional.

"Festival tahun ini diharapkan semakin banyak yang datang. Harapannya selama tujuh hari, bisa lebih dari 100 ribu orang yang datang," tutur Pendiri dan Ketua Habibie Festival 2017, Ilham Habibie, di kawasan Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Berbagai inovasi teknologi yang ikut andil pada tahun ini memiliki dampak terhadap masa depan masyarakat. Hal ini sesuai dengan tema Habibie Festival 2017 yaitu "Technology and Innovation for People" (Lihat, Sentuh, dan Rasakan Teknologi Terbaru untuk Masa Depan yang Lebih Baik).

Menurut Ilham, jumlah kegiatan dan inovasi IPTEK yang dipamerkan dalam festival ini lebih banyak daripada tahun lalu. Sejumlah pelaku ekonomi kreatif digital juga akan ambil bagian sebagai eksibitor dan pengisi kelas-kelas serta workshop, yang diharapkan semakin memberikan kontribusi signifikan dalam perekonomian Indonesia.

Berdasarkan survei Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik pada tahun lalu, industri ekonomi kreatif di Indonesia pada 2015 tercatat menyumbangkan Rp 852 triliun kepada pendapatan domestik bruto (PDB) nasional dengan total Rp 15,9 juta tenaga kerja yang terserap.

"Fakta bahwa para eksibitor di Habibie Festival 2017 merupakan para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di bidang IPTEK di Indonesia, menjadikan dukungan Bekraf untuk Habibie Festival 2017 sebagai hal yang strategis. Bekraf berharap Habibie Festival menjadi ajang pembelajaran, berbagi dan apresiasi atas pencapaian industri IPTEK di Indonesia," jelas Kepala Belraf, Triawan Munaf.

Habibie Festival 2017 diramaikan oleh lebih dari 100 perusahaan dan komunitas dengan beragam aktivitas yang aktual dengan perkembangan IPTEK di Indonesia, serta memamerkan berbagai produk dan inovasi mereka. Seluruh acaranya dikemas dengan tema harian termasuk Connectivity, Mobile Life, Innovation Nation dan Women in Tech. Semua pengunjung bisa mengikuti semua acara tersebut tanpa dipungut biaya.
BERITA TEKNOLOGI : Silicon Valley adalah kawasan industri teknologi terkemuka di dunia. Perusahaan raksasa teknologi seperti Google, Facebook, hingga Apple, bermarkas di sini. Silicon Valley tercatat menyedot dana ventura terbesar di Amerika.

Dana ini bisa dialokasikan menjadi modal bagi perintis teknologi. Namun hal ini tidak lagi booming seperti beberapa tahun lalu. Penanaman modal bagi perusahaan rintisan turun 24 persen sejak 2015.

Tapi, modal bisa datang dari mana saja. Misalnya, Coupa Café, salah satu kedai kopi yang bisa jadi sumber keberuntungan.

Kedai ini dimiliki oleh Jean-Paul Coupal, seorang imigran asal Venezuela. Coupa Café sering menjadi tempat bertemu tokoh industri. Beberapa bos besar seperti Sergey Brin dan Mark Zuckerberg pernah mengunjungi kedai ini.

Jika datang di waktu yang tepat, kesempatan akan datang. Pemilik startup bisa menjual idenya pada pemodal yang datang. Para ahli yang berkunjung juga bisa memberi saran kepada mereka. Salah satunya Eric Sokol, profesor dari Universitas Stanford.

"Dari minum kopi dan rapat, saya bisa memberi masukan pada dua perusahaan rintisan. Koneksi seperti ini bisa muncul di Coupa," ujarnya.

Dengan suasana yang nyaman, tidak heran banyak perintis teknologi datang untuk sekadar menikmati kopi dan makanan ala Venezuela, atau mengerjakan proyeknya.