March 2017
 Android O, sistem operasi teranyar Google, resmi diumumkan pekan lalu. Sejumlah pembaruan dipastikan akan hadir, seperti dukungan audio kualitas terbaik via Bluetooth, performa baterai lebih optimal, animasi ikon lebih adaptif, dan masih banyak lagi.

Fitur-fitur tersebut, seharusnya bisa saja Apple tiru untuk sistem operasi teranyarnya, iOS 11. Analis menilai iOS memiliki perkembangan fitur lebih pasif ketimbang Android. Maka itu, mereka menyarankan Apple 'mencuri' beberapa fitur untuk mengoptimalkan iOS 11.

Dikutip dari Cult of Mac, Jumat (31/3/2017), berikut ini tiga fitur terbaru Android O yang seharusnya bisa Apple tiru.

Picture in Picture

Fitur Picture in Picture Android O sebetulnya sudah ada di iPad. Sayang, fitur ini belum juga hadir di perangkat iPhone.

Dengan fitur ini, pengguna bisa membuat layar perangkat menjadi dua. Contoh, saat menonton video dan ingin membuka aplikasi lain, mereka bisa memanfaatkan fitur ini dengan minimize layar video yang ditonton, atau sebaliknya.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Notification Snoozing

Fitur ini memperkenankan pengguna menunda notifikasi yang muncul di layar. Layaknya snooze pada alarm, notifikasi yang hendak muncul juga bisa ditunda dan pengguna bisa mengatur waktu kapan notifikasi itu dapat muncul lagi, entah dalam waktu 15 menit, 30 menit atau 1 jam.

Notification Channel

Salah satu fitur yang sebaiknya juga Apple tiru dari Android O adalah notification channel. Fitur ini membuat pengguna bisa mengelompokkan atau bahkan memblok jenis notifikasi yang hendak muncul.

Ketika menyortir aplikasi, pengguna bisa memilahnya berdasarkan kategori atau keinginan sendiri, seperti notifikasi berdasarkan prioritas hingga, yang tidak penting sekalipun. Selain itu, tampilan baru push notification di Android O juga dipoles sedemikian rupa menjadi lebih baik.
no image
Deretan gim blockbuster sudah banyak dirilis pada bulan-bulan pertama 2017. Namun, bukan berarti April 2017 sepi akan judul gim baru.

Ada beberapa judul yang patut jadi sorotan gamers. Beberapa di antaranya dirilis untuk konsol current generations seperti PS4, Xbox One, hingga PC. Bahkan, konsol Nintendo Switch pun akan kebagian jatahDari sejumlah gim yang akan dirilis, yang paling ditunggu-tunggu bisa dibilang Outlast 2 dan Mario Kart 8 Deluxe. Keduanya cukup dinanti karena merupakan sekuel dari seri fenomenal.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Tanpa basa-basi lagi, yuk intip apa saja daftar gim terbaru yang akan dirilis pada April 2017. Merangkum informasi dari Mirror, Jumat (31/3/2017), berikut ini daftarnya.

7 April

Bulletstorm: Full Clip Edition (Xbox One, PS4, PC)

11 April

Yooka-Laylee (PS4, Xbox One, PC)

18 April

Full Throttle Remastered (PS4, PC, PS Vita)

21 April

Micro Machines World Series (PS4, Xbox One, PC)

25 April

Outlast 2 (PS4, Xbox One, PC)

28 April

Mario Kart 8 Deluxe (Nintendo Switch)

Little Nightmares (PS4, Xbox One, PC) gim terbarunya.
Daur ulang ternyata bukan hanya untuk kaleng, botol plastik, maupun plastik kemasan, tetapi juga untuk roket.

Hampir 15 tahun setelah merevolusi cara seseorang untuk mencapai luar angkasa, perusahaan milik Elon Musk, SpaceX, sukses meluncurkan kembali roket orbital yang sebelumnya pernah dipakai untuk mendorong muatan ke luar gravitasi bumi.

Seperti Tekno Liputan6.com kutip dari CNET, Sabtu (1/4/2017), roket orbital yang dimaksud adalah The Falcon 9. Roket ini meluncurkan satelit komunikasi komersial SES-10 dari Kennedy Space Center NASA di Florida, AS, Kamis 30 Maret 2017.

Sebelumnya, roket orbital milik SpaceX ini dipakai untuk meluncurkan pesawat ruang angkasa bernama Dragon yang bertugas memasok perbekalan ke International Space Station pada April tahun lalu.

Setelah mengantarkan Dragon, The Falcon 9 sukses mendarat kembali ke bumi, tepatnya di kapal bernama "Of Course I Still Love You", di Samudera Atlantic. Sekadar informasi, The Falcon 9 merupakan roket pertama dan hingga kini, jadi satu-satunya roket yang kembali ke bumi dengan selamat, tanpa adanya ledakan besar.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Setelah pendaratan di bumi, The Falcon 9 diperbaiki, direkondisi, dan disiapkan untuk peluncurannya yang kedua, Kamis lalu. Lagi-lagi, The Falcon 9 untuk kedua kalinya berhasil mendarat di bumi, di lepas pantai Floria tepatnya di tengah papan pendaratan yang ada di kapal Of Course I Still Love You.

CEO SpaceX Elon Musk mengatakan, hal tersebut bakal menuntun ke revolusi besar dalam penerbangan luar angkasa. "Ini adalah perbedaan nyata penerbangan menggunakan roket dan pesawat terbang. Saat pesawat terbang mendarat, bisa dipakai untuk terbang lagi," kata Musk.

SpaceX, kata Musk, berupaya membuat roket yang sudah pernah terbang ke luar angkasa bisa dipakai kembali. Tujuannya adalah untuk menekan biaya terbang ke luar angkasa.

Kini, SpaceX bisa dibilang telah berhasil dengan upayanya mendaur ulang roket. Mungkin saja, tujuan Musk untuk menerbangkan satu juta orang ke Mars bisa dilakukan seiring dengan keberhasilan The Falcon 9.
Sebelum ada Nintendo Switch, siapa yang akan menduga PC IBM dan konsol rumahan dapat melebur menjadi sebuah konsol gim unik dan aneh yang pernah ada di dunia pada 1990an.

Sebelum Nintendo meluncurkan konsol hybrid yang diberi nama Nintendo Switch, nyatanya pada era tersebut beberapa perusahan teknologi sempat meluncurkan konsol/PC gim hybrid 'racikan' mereka sendiri.

Berbeda dengan Nintendo Switch, perangkat buatan vendor teknologi pihak ketiga ini harus dipasangkan ke dalam PC layaknya kartu grafis dan kartu suara yang terpasang di dalam PC saat ini.

Dengan perangkat ini, pemain dapat memainkan beberapa judul gim konsol kenamaanl, seperti Sega Saturn dan Sega Mega Drive.

Penasaran ingin tahu seperti apa bentuk perangkat tersebut? Merangkum dari laman PC World, Tekno Liputan6.com sajikan 3 konsol hybrid paling unik yang pernah dirilis di pasaran.

1. 3DO Blaster (1994)

Di era 90-an, banyak pengguna PC mengenal merek Creative Labs dengan beberapa seri ternama seperti Sound Blaster, Modem Blaster, Game Blaster, dan masih banyak lagi.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Dari seluruh seri Blaster yang Creative Labs perkenalkan, ada satu produk Blasters yang tampil unik dan aneh disaat itu.

Adalah 3DO Blaster, sebuah perangkat yang dapat merubah IBM PC menjadi sebuah konsol gim 3DO, lengkap dengan drive CD-ROM, kartu ISA (Industry Standard Architecture), dan bisa dipasangkan dengan kontroler 3DO.

Saat meluncur di pasaran, perangkat ini di banderol dengan US$ 400 atau setara dengan Rp 5,3 juta, lengkap dengan beberapa judul gim. Sebuah harga yang tinggi untuk perangkat gim saat itu.

2. Sega TeraDrive (1991)

Masih di masa kejayaan konsol gim di 90an, Sega meluncurkan perangkat yang bernama TeraDrive, sebuah PC buatan IBM berbasis 286 yang di dalamnya terpasang teknologi serupa dengan konsol Sega Genesis.

Seperti PC IBM lainnya, Sega TeraDrive juga dapat menjalankan program MS-DOS. Tak hanya itu, pengguna juga dapat memainkan gim-gim Genesis di PC, dan juga dapat mengembangkan gimnya sendiri menggunakan SDK yang tersedia.

3. Diamond Edge 3D (1995)

Kenal dengan merek Nvidia? Pastinya kamu pengguna PC sudah tidak asing lagi dengan perusahaan pembuat GPU kenamaan ini.

Lewat NV1, Nvidia memperkenalkan chipset grafis akselerator yang mampu memiliki performa hardware mirip dengan konsol Sega Saturn.

Dibundle bersamaan dengan Diamond Edge 3D, NV1 merupakan satu-satunya set kartu grafis PC yang mendukung kontroler Sega Saturn bawaan, dan beberapa gim di CD.

Tidak seperti beberapa perangkat yang ada di dalam daftar ini, Diamond Edge 3D tidak bisa memainkan langsung gim-gim Saturn. Untuk mengakomodir keterbatasan tersebut, Sega meluncurkan 6 judul gim paling populer miliknya untuk bisa dimainkan menggunakan kartu grafis ini.
Smartphone dengan desain layar yang bisa dilipat tampaknya memiliki prospek tersendiri bagi industri ponsel pada masa depan. Konsep smartphone lipat mulanya diumumkan oleh Samsung pada CES 2013.

Saat itu raksasa teknologi Korea Selatan itu telah mendapatkan paten smartphone lipat untuk ponsel yang disebut-sebut sebagai Galaxy X. Sejumlah rumor mengenai bocoran spesifikasi, harga, dan tanggal peluncurannya pun sudah sering jadi bahan pemberitaan.

Selain Samsung yang tertarik dengan teknologi smartphone lipat, pembesut ponsel seperti LG, Oppo, dan Nokia pun kabarnya tengah mengembangkan smartphone lipat masing-masing.

Mengutip Gizmochina, Sabtu (1/4/2017), tak hanya perusahaan teknologi di atas, Xiaomi pun kabarnya tertarik untuk menggarap teknologi smartphone lipat. Perusahaan yang dirintis oleh Lei Jun cs ini baru-baru ini dilaporkan telah mengajukan paten terkait teknologi smartphone lipat di Tiongkok.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Berdasarkan konten paten yang beredar, terungkap bahwa ponsel lipat Xiaomi memiliki dua layar yang bisa disatukan dengan cara dilipat. Kedua layar itu termasuk bagian untuk mengetik. Selain itu, perangkat ini tak bisa dibuka datar 180 derajat, melainkan hanya 160 derajat saja.

Sayangnya, dalam paten yang diajukan itu, hanya disebutkan bahwa Xiaomi memulai pengembangan teknologi smartphone lipat. Selain itu, tak ada keterangan kapan ponsel layar lipat itu bakal diluncurkan. 
 Google "menyulap" aplikasi Google Maps menjadi arena permainan Pac-Man. Perubahan ini merupakan salah satu bentuk lelucon Google di April Mop yang jatuh pada hari ini, Sabtu (1/4/2017).

Di Google Maps, para pengunjung bisa memainkan gim lawas Pac-Man secara langsung. Caranya sangat mudah, kamu hanya perlu mengunjungi maps.google.com, atau membuka aplikasi Google Maps di iOS atau Android. Lalu kamu akan melihat dua gambar di ujung kiri bawah, yang satu ikon untuk Google Earth, dan satu lagi ikon untuk Pac-Man.

Nah, pilih ikon kotak dengan tulisan ‘Masukkan Koin’ dan pilih lokasi yang kamu inginkan. Otomatis, permainan akan dimulai di lokasi yang kamu pilih.

Gameplay Pac-Man versi Google Maps juga sama seperti Pac-Man klasik yang pernah kamu mainkan sebelumnya; kamu harus mengontrol Pac-Man dan menghindari keempat musuh bebuyutanny, Blinky, Pinky, Inky, dan Clyde yang mengejar sepanjang jalan.

Pac-Man di sini tidak bisa mati, meskipun ia dimakan musuh-musuhnya. Ia akan muncul kembali secara terus menerus di lokasi bermain.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Ini bukan pertama kalinya Google membuat aplikasi peta tersebut menjadi sebuah gim. Pada 2014, Google Maps diubah menjadi arena mengejar Pokemon.

Pada 2013, Google Maps juga "disulap" menjadi arena treasure hunt, dan pada 2012, Google merombak arena Maps dengan tampilan grafik 8-bit ala Nintendo.

TransJakarta telah menjalin kerja sama dengan Google Maps menghadirkan sebuah fitur khusus untuk memudahkan masyarakat Jakarta bepergian. Tentu saja, fitur ini tersedia langsung di aplikasi Google Maps.

Diberi nama Google Maps Transit, dengan fitur ini kamu bisa memantau kapan bus TransJakarta selanjutnya akan tiba di lokasi kamu.

Ingin tahu bagaimana caranya? Ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Buka aplikasi Google Maps melalui smartphone kamu.

2. Masukkan tujuan perjalanan kamu ke kolom yang ada di bagian atas layar. Setelah itu, tekan ikon berwarna biru yang melambangkan angkutan umum (kereta atau bus) di pojok kanan bawah.

3. Kamu akan diberikan beberapa pilihan rute perjalanan. Yang menggunakan busway akan tampil dengan logo TransJakarta berwarna biru beserta nomor koridor, waktu tempuh, serta biaya.

4. Klik rute yang Anda inginkan, lalu tekan lagi pada nama halte tempat Anda menunggu bus TransJakarta.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

5. Voila! Anda akan menemukan estimasi waktu kedatangan bus yang Anda tunggu.

6. Jika ingin mengetahui posisi bus TransJakarta secara real-time, tekan kembali pada kolom pilihan bus yang menunjukkan waktu kedatangan dengan warna hijau. (Dalam contoh yang kami tampilkan, lingkaran berwarna biru menunjukkan bahwa saat ini bus TransJakarta yang Anda tunggu sudah berada di perjalanan antara Jembatan Dua dan Jembatan Besi)

Bagaimana? Mudah, kan? Semoga tips kali ini bisa membantu Anda!
Anak zaman sekarang mungkin tidak tahu teknologi yang populer sebelum tahun 2000-an. Maklum saja, pesatnya perkembangan teknologi membuat banyak perangkat mutakhir menjadi cepat usang.

Jika ditilik lebih mendalam, sebenarnya banyak perangkat teknologi zaman dahulu yang memiliki banyak manfaat dan kerap menghiasi kehidupan manusia sehari-hari. Mulai dari teknologi yang berhubungan dengan perangkat komputer, audio, telekomunikasi hingga fotografi.

Jika anak zaman sekarang dihadapkan dengan sejumlah perangkat teknologi berikut ini, dijamin mereka akan merasa kebingungan.

Floppy disc

Floppy disc awalnya datang dalam ukuran 8 inci, kemudian menyusut menjadi 3,5 inci. Media penyimpanan digital yang pernah populer pada pertengahan tahun 90-an dan awal 2000-an ini mampu menampung data hingga 1,44 MB. Kemudian pamornya mulai menurun karena kalah dengan compact disc yang mampu menyimpan data hingga 450 kali lebih banyak yaitu 650 MB.

Walkman

Pertama kali dirilis pada tahun 1979, Sony Walkman digembar-gemborkan sebagai revolusi pemutar audio personal. Perangkat ini memiliki bentuk yang cukup kecil sehingga mudah untuk dibawa dan bahkan terlihat bergaya. Meskipun kaset sudah jarang diputar, Sony masih menggunakan merek Walkman untuk produk audionya hingga saat ini.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Telepon kabel

Sebelum ada perangkat telepon berlayar sentuh, semua navigasi menggunakan tombol. Sebelum itu ada telepon kabel dengan tombol putar, di mana setiap nomor harus diputar menggunakan jari. Anda pun harus menunggu lama untuk mengatur ulang di antara setiap digit.

Mesin tik

Pertama kali ditemukan pada tahun 1860-an, mesin tik memungkinkan Anda untuk mengetik dokumen secara cepat dalam format standar tanpa listrik. Perangkat teknologi ini merevolusi seseorang untuk menjadi penulis profesional. Diasah dan dikembangkan selama lebih dari 100 tahun, mesin tik dirasa tidak cocok untuk dijadikan sebagai pengolah kata dan kemudian posisinya diganti komputer pribadi.

Kamera analog

Kamera dilahirkan sebagai perangkat teknologi yang mampu mengambil gambar secara cepat dan berkualitas. Jika sebelumnya hanya digunakan oleh para fotografer profesional, tapi berkat sistem penangkap digital, kamera kini sudah terintegrasi ke dalam perangkat pintar.

Kaset video

Kaset video hadir dalam banyak format. Jenis kaset video yang paling umum adalah kaset video VHS, yang biasanya memiliki 60, 120 atau 240 menit durasi perekaman. Ada pula Super VHS yang memliki kualitas gambar lebih baik sehingga sangat populer untuk penggunaan camcorder.

Slide projector

Slide projector menawarkan cara berbeda untuk melihat gambar berukuran besar. Slide projector menggunakan sebuah bola lampu yang dikombinasikan dengan susunan lensa. Namun sayangnya, proyektor generasi pertama ini mudah panas.

Walkie talkies

Populer di tahun 80 dan 90-an, walkie talkie memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi lewat suara pada jarak tertentu. Bisa dibilang ini merupakan adopsi mainstream dari smartphone.
Seiring waktu, teknologi terus mengalami perkembangan dan juga turut mengubah kebiasaan hidup seperti menulis. Sebagai seorang penulis, Dewi 'Dee' Lestari mengaku tidak bisa lepas dari tulisan tangan, meski saat ini menulis tidak lagi harus dilakukan di atas kertas.

"Teknologi terus berkembang dan itu mempengaruhi cara menulis, karena sekarang juga bisa menggunakan jempol (mengetik di perangkat mobile). Tapi saya pribadi tidak bisa lepas dari tulis tangan," jelas perempuan yang dikenal luas sebagai novelis tersebut di Pacific Place

Dee merasa lebih nyaman dengan tulisan tangan. Bahkan dia mengaku selalu menulis lirik lagu dengan tangannya.

Karena itu, Dee menyambut baik kehadiran perangkat stylus seperti S-Pen yang bisa menjembatani teknologi dan nostalgia sehingga di tengah perkembangan teknologi, konsumen tetap bisa menulis menggunakan tangan di atas layar smartphone atau tablet.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Menurutnya, stylus bisa memberikan kenyamanan karena dirinya tetap bisa menulis dengan tangan di era digital.

"Kehadiran S-Pen tetap bisa mempertahankan tradisi menulis secara 'analog' di era digital, sehingga saya tetap bisa menulis tangan dalam dunia digital," ungkap penulis novel Filosofi Kopi tersebut.

Seorang pengemis kedapatan setengah memaksa seorang wanita pengemudi mobil. Ketika pengemudi mobil itu berkelit tidak memiliki uang tunai, pengemis itu mendadak mengeluarkan mesin penggesek kartu magnetik yang biasa digunakan untuk melakukan transaksi keuangan menggunakan kartu
magnetik.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “
Sejumlah pemirsa meragukan keaslian kisah pengemis di kawasan Hitech City di Hyderabad, India, ini. Namun demikian, bagi sejumlah pemirsa lain, gagasan ini tetap menjadi humor segar, tidak peduli apakah kisah ini memang alamiah atau diatur-atur sebelumnya.


Teknologi memudahkan manusia dalam menjalani aktivitas. Proses yang dulunya dilakukan secara manual serta memakan banyak waktu dan biaya, kini bisa lebih efisien dengan penggunaan teknologi. Inilah yang coba diterapkan oleh PT Aerofood Indonesia (Aerofood ACS).

Anak perusahaan ternama dari Garuda Indonesia yang fokus pada penyediaan layanan katering premium untuk maskapai penerbangan itu mulai mengimplementasikan sistem pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik (e-procurement). Aerofood ACS menerapkan solusi e-procurement berbasis cloud yang dikembangkan oleh PT. Abyor International.

Penggunaan arsitektur berbasis cloud memungkinkan Aerofood ACS untuk melakukan penghematan yang besar dari biaya infrastruktur yang biasanya diperlukan dalam mengimplementasikan sebuah sistem e-procurement yang melayani kebutuhan operasional Aerofood ACS di berbagai lokasi di seluruh Indonesia.

E-procurement adalah suatu proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan secara elektronik melalui web atau berbasis internet, sehingga sistem ini dapat diakses kapan saja dan dimana saja.

Direktur Keuangan PT Aerofood Indonesia, Ferry Toga, melalui keterangan tertulisnya mengatakan biaya operasional dapat dikurangi secara signifikan karena tidak diperlukan lagi penyerahan dokumen fisik dan proses administrasi yang memakan waktu dan biaya.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

"Implementasi sistem E-Procurement di Aerofood ACS menunjukkan komitmen kami untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengadaan, meningkatkan akses pasar dan menciptakan persaingan usaha yang adil yang akan memungkinkan semua pihak yang memenuhi persyaratan dapat menjadi mitra bisnis kami, secara efektif dan efisien," tambahnya.

Sebelumnya, Aerofood ACS menggunakan aplikasi lain dimana untuk proses pengadaan dilakukan secara manual. Seluruh proses menggunakan kertas mulai dari pendaftaran sampai dengan proses pengadaan.

Banyak kendala yang dihadapi misalnya proses approval yang lama, dokumen yang dapat terselip, atau banyaknya pekerjaan administrasi sehingga proses pengadaan yang dilakukan terkesan lama.
Menjadi negara maju, Jepang, terdepan dalam hal teknologi dan juga transportasi. Terbaru, transportasi umum untuk pedesaan di Negeri Sakura siap dibangun dengan sistem self driving atau otonomos.

Diketahui, SB Drive akan menjalankan proyek self driving dengan fokus sebagai sarana transportasi umum, terutama di daerah pedesaan. Perusahaan akan melakukan tes jalan pada 2018, dengan target akhir pada 2020 mendatang.

SB Drive sendiri diketahui siap diproduksi, berkat investasi Yahoo Japan sebesar 510 juta Yen atau sekitar Rp 61 miliar.

Armada SB Drive ini sengaja dioperasikan di pedesaan, karena tingginya masyarakat Jepang khususnya dengan usia lebih dari 65 tahun.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Diperkirakan, angka orang tua akan meningkat sebanyak 40 persen secara nasional pada 2060. Dengan begitu, ada banyak kesempatan SB Drive membantu warga khususnya para lansia, agar tetap bisa melakukan kegiatannya, tanpa harus mengemudi.

Berikut ini sebuah rekaman video, di mana SB Dirve mampu melaju di pedesaan. Bus kecil ini mampu berhenti untuk mengangkut dan menurunkan penumpang. Bahkan, SB Drive juga dapat berhenti jika ada benda yang menghalangi jalan.


Password bisa dibilang merupakan sandi yang sangat diperlukan sekarang ini. Bagaimana tidak, password memastikan agar akun dan data yang dimiliki pengguna tak bocor oleh orang dekat atau peretas sekalipun. Makin rumit kombinasi password, makin aman pula login kita. Bukan rahasia lagi, saking rumitnya kombinasi password yang dibuat, pengguna justru lupa dengan sandinya. Hal ini disadari oleh perusahaan teknologi yang mencoba menggantikan password dengan teknologi lain yang lebih mudah.

Salah satunya adalah penggunaan sidik jari sebagai identitas pengenal seseorang saat mengakses ponsel. Tapi sebenarnya tak cuma sidik jari, ada berbagai hal lain yang bisa dipakai sebagai pengganti password.

Berikut adalah lima teknologi yang dikembangkan perusahaan untuk menggantikan keberadaan password

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

1. Pengenalan Detak Jantung

Tahukah kamu, sama seperti sidik jari, detak jantung tiap manusia berbeda satu sama lain. Fakta ini membuat detak jantung bisa memverifikasi identitas seseorang melalui pendeteksi electrocardiogram (EKG) yang tepat.

Salah satu gadget yang sudah mengimplementasi ide ini adalah Nymi Band, sebuah wearable yang memonitor detak jantung pemakainya untuk melakukan autentikasi.

Dengan demikian, pengguna tak perlu mengetikkan password ke komputer, tetapi hanya dengan duduk di samping komputer menggunakan gelang Nymi. Komputer pun akan terbuka.

2. Selfie

Ide ini sudah cukup populer dan diuji coba oleh beberapa perusahaan. Perangkat dipakai untuk memotret wajah pengguna dan dengan teknologi pengenalan wajah, bisa dilihat kecocokan antara wajah yang dipindai dengan data yang disimpan perangkat.

Ponsel-ponsel Android telah menerapkan teknologi ini, yakni saat ponsel mengenali wajah, kunci bakal terbuka. Sementara, Apple sebelumnya telah memperoleh paten untuk ide ini. Perusahaan lainnya, Mastercard telah memungkinkan pelanggan menggunakan biometrik wajah untuk melakukan autentikasi pembayaran.

3. Iris Scanning

Iris scanning alias pemindai iris pada bola mata mulanya hadir merupakan imajinasi yang ditampilkan dalam film-film. Perkembangan teknologi memungkinkan hal tersebut jadi kenyataan.

Sekadar diketahui, iris mata manusia memiliki warna-warni berbeda yang mengelilingi pupil. Bisa dikatakan, iris merupakan bagian unik yang berbeda pada tiap orang. Iris bisa menjadi tanda pengenalan seseorang. Samsung Galaxy Note 7 yang meledak beberapa waktu lalu, misalnya, adalah smartphone yang mengusung teknologi ini.

4. Pengenalan Suara

Saat ini, makin banyak perusahaan yang menggunakan perangkat lunak pengenalan suara sebagai alternatif untuk mengautentikasi pelanggan mereka. Hal ini diterapkan salah satunya oleh bank HSBC yang memungkinkan pelanggan login ke akun menggunakan pengenalan suara.

5. Pembaca Bibir

Selain pembaca alias pengenalan wajah, tahukah kamu dengan pembaca bibir. Kabarnya, sebuah tim ilmuwan di Hong Kong Baptish University telah menciptakan software pemindai yang mampu membaca bagaimana seseorang mengucapkan kata-kata tertentu.

Bisa dibilang, metode ini sangat ampuh. Kendati ada orang yang mengetahui password kamu, tak akan berarti apa-apa jika tak dibarengi dengan si pengguna mengucap password tersebut.

Semakin lama, perkembangan teknologi pun makin pesat. Hal-hal yang dulunya seolah tak mungkin ada, semuanya jadi bisa diterapkan seiring dengan makin cepatnya koneksi internet. Forum Adfest 2017 memprediksi beberapa teknologi yang akan menjadi tren di tahun 2017. Apa saja?

1. Artificial Intelligence

Mengutip Forbes, artificial intelligence atau kecerdasan buatan memang bukan hal baru. Dari waktu ke waktu, kecerdasan buatan terus berkembang. Pun demikian dengan machine learning. Para ahli menyebut, sepanjang 2017, makin banyak perangkat yang bakal dibekali kecerdasan buatan dan machine learning.

Tahun 2017 diramalkan jadi waktu persaingan berbagai perusahaan besar seperti Google, Amazon, Apple, dan IBM dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan mereka di produk masing-masing. Oleh karenanya, perkembangan dan penggunaan machine learning akan meluas di dunia teknologi.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

2. Virtual Reality dan Augmented Reality

Virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) memang marak diperkenalkan kepada konsumen tahun lalu dan penggunaannya terus meluas pada 2017. Hal itu tak lepas dari peran berbagai perusahaan yang merilis aplikasi, perangkat, dan gim dengan teknologi ini.

Tahun 2017 diramalkan akan menjadi kunci bagi pengembangan VR dan AR. Apalagi, kini makin banyak perusahaan yang memantapkan diri mengembangkan teknologi ini lebih serius.

Penggunaannya pun tak cuma untuk gim, VR dan AR bisa dipakai dalam berbagai hal, misalnya memasarkan sebuah produk melalui pengalaman di dunia maya menggunakan VR. Sementara, AR bisa dipakai untuk mendukung bisnis digital seperti e-commerce dan masih banyak lainnya.

3. Video

Perkembangan jaringan internet cepat disebut-sebut bakal mendukung konsumsi video oleh pengguna smartphone. Terbukti, kini berbagai perusahaan teknologi raksasa fokus menggarap layanan video masing-masing. Sebut saja jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg, Facebook.

Bahkan, Wakil Presiden Facebook Eropa Nicola Mendelsohn saat diwawancara Fortune menyebut, masa depan Facebook ada di perangkat mobile dan video. Tanpa ragu, ia juga mengungkap, konsumsi video sejauh ini terus meningkat. Begitu juga dengan Snapchat yang gencar mengembangkan layanan berbasis videonya.

4. Messaging Apps

Meluasnya penetrasi smartphone ditambah lancarnya koneksi internet membuat orang semakin rajin menggunakan paket data untuk berbagai kebutuhan. Bahkan salah satu operator telko beberapa waktu lalu menyebut bahwa layanan seperti SMS dan panggilan telepon trafiknya menurun dibandingkan tahun 2015. Sementara, konsumsi data justru naik signifikan.

Peningkatan penggunaan data terjadi karena pengguna mengakses aplikasi digital, salah satunya aplikasi pesan (messaging apps). Tak heran jika aplikasi pesan dianggap jadi tren teknologi tahun 2017. Terlebih lagi, aplikasi pesan kini tak hanya dipakai untuk chatting, tetapi juga berbelanja, baca berita, bermain gim, menonton video, membeli pulsa, dan banyak hal lainnya.

5. e-Commerce

Indonesia sedang gencar mengembangkan perekonomian warga melalui ekonomi digital, e-commerce adalah salah satu bagian ekonomi digital.

Saking yakinnya, pemerintah punya visi menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan valuasi US$ 130 miliar atau sekitar Rp 1.756 triliun. Keseriusan pemerintah memajukan e-commerce dibuktikan dengan kebijakan peta jalan (roadmap) e-commerce.

Saat ini, dengan e-commerce, pengguna bisa melakukan transaksi jual beli tanpa harus bertatap muka atau pergi ke mall maupun pasar tradisional. Cukup dengan membuka aplikasi di smartphone, orang bisa membeli berbagai hal yang diinginkan, termasuk membeli jasa. Dibarengi dengan transaksi elektronik, semuanya jadi lebih mudah dan menjanjikan. Tak heran jika e-commerce dianggap jadi masa depan bagi dunia teknologi.
Kepolisian Prefektur Kyoto, Jepang dilaporkan telah menggunakan piranti teranyar untuk memprediksi aksi kejahatan. Sistem bernama Predictive Crime Defense System (Yosokugata Hanzai Bogyo System) ini merupakan software yang dapat memperkirakan lokasi dan waktu sebuah aksi kejahatan akan dilakukan.

Dikutip dari Next Shark, Jumat (24/3/2017), petugas kepolisian hanya perlu memasukkan data berupa waktu dan wilayah yang sudah ditandai oleh pihak kepolisian dengan warna berbeda. Warna yang lebih gelap menandakan wilayah tersebut memiliki risiko kejahatan tertinggi.

Cara kerja sistem ini sebenarnya memanfaatkan perhitungan berdasarkan riwayat aksi kejahatan di tiap daerah, lalu mencarinya dengan tren kejahatan berdasarkan data terkini.

Dengan laporan ini, petugas kepolisian data mengatur waktu patrolinya, termasuk memonitor secara khusus wilayah-wilayah mana yang memiliki risiko kejahatan tertinggi.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Sistem baru ini diadopsi kepolisian Prefektur Kyoto sejak awal tahun dan mulai dimanfaatkan oleh petugas lapangan. Petugas dengan mobil patrol juga dapat memonitor wilayah dengan kemungkinan tindakan asusila tertinggi dapat terjadi. Aksi pencurian juga diharapkan dapat dikurangi di wilayah-wilayah yang dianggap paling berpotensi.

Sistem semacam ini bukan kali pertama digunakan oleh kepolisian. Sebelumnya, kepolisian di Santa Cruz sudah menerapkan sistem tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Program ini ternyata berhasil mengurangi aksi kejahatan hingga 20 persen.

Rencananya, sistem ini akan diterapkan secara nasional dalam beberapa bulan mendatang. Kendati demikian, kepolisian negeri Matahari terbit itu tak terlalu mengandalkan sistem tersebut. Petugas polisi tetap diinstruksikan untuk melakukan tindakan sesuai dengan kebijaksaan dan situasi di lapangan.
Sekelompok ilmuwan memanfaatkan teknologi pemindai wajah (facial recognition) untuk mendeteksi penyakit langka. Ilmuwan dari National Human Genome Research Institute ini mengembangkan metode pemindaian wajah yang bisa mendiagnosis apakah ada kondisi genetika anomali di pasien.

Kondisi ini biasanya dikenal dengan sebutan “DiGeorge Syndrome”. Penyakit langka ini disebabkan ketiadaan sejumlah kromosom di tubuh. Akibatnya, pasien yang menderita penyakit ini berpotensi mengalami komplikasi penyakit akut.

Disampaikan ahli genetik National Human Genome Research, Paul Kruszka, penyakit ini bisa dialami semua manusia dari berbagai usia.

“Pada umumnya, DiGeorge hanya dialami oleh keturunan non-Causcasian, akan tetapi sering kali penyakit ini juga dialami keturunan Afrika, Asia dan Amerika Latin,” jelas Kruszka.

Teknologi pemindaian wajah ini diklaim 96 persen akurat dalam mendiagnosis kondisi pasien. Bahkan, juga dapat mendeteksi Down Syndrome.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Ini bukan pertama kalinya teknologi bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi penyakit. Sebelumnya, teknologi Virtual Reality (VR) juga bisa meneliti penyakit kanker dan tumor.

Dengan menggunakan VR Headset, dokter bisa melihat biopsi dari kanker atau tumor dengan sodium polyacrylate, yang ukurannya akan ditingkatkan sekitar 100 kali.

Setelahnya, tim bedah akan menganalisis dari luar dan dalam, dan mereka tak hanya akan melihat dari apa tumor itu bisa terbuat, tetapi juga membuat gambar 3D berdasarkan jaringan biopsi yang disaksikan dokter di aplikasi VR.

Dengan begitu, gambar 3D tumor yang bisa dilihat di aplikasi VR juga bisa menampilkan sejumlah data tentang fungsi dan sel tumor, bagaimana mereka bisa berinteraksi, hingga seperti apa tata letaknya.

Kesal percakapan telepon Anda disadap oleh biang gosip? Sekarang tidak perlu khawatir lagi, karena sebuah masker telepon anti biang gosip ini sudah diciptakan

Hushme merupakan masker spesial yang melindungi bibir dan suara pengguna dari berbagai biang gosip yang merajalela. Sepasang lapisan tebal yang melingkari bibir ini memastikan suara tetap terdengar jelas di telepon dan kedap suara dari luar ketika berbicara.

Terlihat sebagai sebuah headphone, masker ini memiliki baterai kuat yang akan mengatupkan daerah di sekitar bibir. Dilengkapi dengan sepasang earphone, tentunya berbagai percakapan rahasia Anda akan terjaga.
“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Meski terlihat sedikit aneh ketika digunakan, tetap saja Hushme Mask yang memiliki banyak warna ini akan dikembangkan dengan berbagai jenis baru. Mulai dari desain yang nyaman hingga berbagai suara yang bisa menyamarkan suara Anda. Seperti suara karakter Minion dan tarikan napas Darth Vader. Apakah Anda ingin mencoba masker ini?

Korea Utara boleh jadi punya senjata nuklir. Selain itu, bukan rahasia lagi jika masyarakat di sana begitu dikekang oleh aturan-aturan ketat dari pemimpin diktator mereka, Kim Jong-un.

Ketatnya aturan itu juga sangat mempengaruhi penggunaan teknologi di sana. Kendati begitu, segelintir orang Korea Utara mulai bisa merasakan penggunaan komputer, ponsel, tablet, hingga internet. Penasaran seperti apa potret minimnya teknologi di negara tetangga Korea Selatan itu?

Berikut berbagai foto penggunaan teknologi di Korea Utara

1. Sangat Sedikit Orang Akses Internet

Korea Utara kabarnya hanya memberikan akses internet pada penguasa dan segelintir warga negara asing. Mereka mengakses internet di sana menggunakan jaringan internet Kwangmyong yang benar-benar tertutup.

Tak sebebas di Indonesia atau negara lain, internet di Korea Utara hanya bisa mengakses laman milik lembaga pemerintah. Namun, rupanya Korea Utara juga punya laman online shop bernama Okryu yang ada sejak 2015.

2. Facebook Diblokir Tapi Ada Tiruannya

Korea Utara adalah negara yang memblokir Facebook. Meski begitu, di sana terdapat sebuah jejaring sosial yang merupakan kloningan Facebook dan diciptakan oleh peneliti Doug Madory tahun lalu.

Jejaring sosial itu membuat pengguna bisa saling berinteraksi melalui wall. Sekadar informasi, beberapa waktu lalu, jejaring sosial ini pernah jadi korban peretasan.

3. Hanya satu dari 10 Orang Korea Utara Punya Smartphone

Smartphone adalah barang mahal di Korea Utara, terlihat dari kepemilikan smartphone yang tak terlalu dominan seperti di Korea Selatan. Operator seluler Korea Utara Koryolink mencatat, ada 3 juta pelanggan data, artinya mereka juga bisa mengakses internet secara terbatas.

4. Tak Bisa Telepon ke Luar Negeri

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Di Indonesia, panggilan ke luar negeri alias roaming memang mahal tetapi mungkin untuk dilakukan. Beda halnya dengan di Korea Utara, di sana operator telepon utama Koryolink tidak mengizinkan adanya panggilan internasional. Pemerintah Korea Utara pun menjalankan aturan ini dengan ketat.

Padahal, penduduk Korea Utara banyak yang tinggal di dekat perbatasan dan mendapat kartu SIM dari keluarga mereka yang melarikan diri menyeberang perbatasan. Nah, siapapun yang kedapatan memakai kartu SIM dari luar akan ditangkap.

5. Komputer Hanya untuk Orang Kaya

Sebagian warga Korea Utara memang telah mengenal dan menjajal akses internet menggunakan personal computer (PC).

Walau begitu, penggunaan PC terbatas hanya untuk orang-orang kaya. Sementara, mahasiswa masih bisa memakai komputer di Universitas Pyongyang. Penggunaan komputer juga diperbolehkan di warnet dan sekolah dengan pengawasan ketat.

6. Hanya ada Dua Operator Telekomunikasi

Business Insider melaporkan, hanya ada dua operator telepon seluler di Korea Utara yakni Koryolink dan Byol. Koryolink merupakan operator utama dan kabarnya Byol akan bergabung dengan Koryolink yang diawasi dengan ketat oleh pemerintah.

7. Tablet Tanpa Bluetooth dan Wi-Fi

Selain smartphone, di Korea Utara juga ada tablet. Meski begitu, hanya segelintir orang yang bisa memiliki tablet karena harganya yang sangat mahal. Terlebih, tablet yang beredar tak dilengkapi koneksi bluetooth dan Wi-Fi.

Menurut informasi, tablet bernama The Woolim itu berasal dari Tiongkok dan dijual seharga Rp 3,5 jutaan, cukup mahal bagi warga Korea Utara.

8. Punya Sistem Operasi Sendiri

Komputer di Korea Utara berjalan di sistem operasi lokal bernama Red Star. Ahli keamanan Jerman Florian Grunov dan Niklauss Schiess menyebut ada beberapa aplikasi di dalam komputer yakni pemrosesan kata, kalender, dan pemutar musik.

9. Sulitnya Nonton TV

Sebagian besar warga Korea Utara punya televisi, sayangnya siaran yang bisa ditonton sangat terbatas, yakni hanya program-program stasiun TV Korea Utara yang sebagian besar berisi propaganda pemerintah.

10. Flashdisk Untuk Gaya

Karena penggunaan komputer sangat terbatas bagi mereka yang tinggal di Pyongyang, flashdisk punya jadi fashion item yang bisa mendukung gaya anak muda.

TeknologiIndustri telekomunikasi terus berkembang setiap waktu. Teknologi telekomunikasi di dunia saat ini memasuki generasi keempat atau biasa dikenal dengan sebutan 4G LTE (Long Term Evolution) yang berfungsi untuk mengoptimasi layanan data.

Perkembangan teknologi telekomunikasi yang dipakai secara luas di masyarakat ternyata memiliki fase. Berdasarkan hasil riset Ericsson, perkembangan teknologi telekomunikasi berubah setiap 10 tahun sekali.

"Teknologi telekomunikasi wireless memiliki circle yang tak disadari berkembang dalam periode tertentu," ujar Hardyana Syintawati, VP Marketing Communications Ericsson Indonesia di Tartine Resto.

Wanita yang akrab disapa Nana itu menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telekomunikasi berlangsung selama 10 tahun. Teknologi telekomunikasi nirkabel bermula pada tahun 1980 yang mendukung komunikasi suara.

"Teknologi telekomunikasi GSM untuk telepon di tahun 1980, tahun 1990 lahir GPRS dan EDGE, tahun 2000 lahir 3G yang bisa akses data lebih baik dan di tahun 2010 lahir 4G yang dioptimalisasi untuk layanan data. Targetnya di tahun 2020 akan lahir 5G," ujar Nana.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Layanan teknologi berbasis 4G LTE sekarang ini sedang banyak diaplikasikan di banyak negara di dunia. Indonesia salah satu negara yang tengah berusaha mempersiapkan diri untuk mengaplikasikan 4G LTE pada layanan telekomunikasi secara komersial.

Sedangkan teknologi telekomunikasi generasi berikutnya atau 5G tengah menjadi proyek yang sedang dikembangkan oleh banyak pihak. Ericsson sendiri menjadi salah satu perusahan yang ikut andil dalam mengembangkan teknologi telekomunikasi 5G.
TeknologiBanyak orang beranggapan smartphone, laptop, dan internet adalah bukti kemajuan. Dalam beberapa hal, pernyataan tersebut benar. Beberapa aplikasi memang membantu meningkatkan fungsi otak dan pekerjaan.

Namun kemajuan teknologi juga membawa konsekuensi yang tidak diinginkan. Teknologi ternyata dapat membawa efek mematikan kecerdasan manusia. Berikut 7 efek teknologi yang membuat Anda bodoh.

1. Mengacaukan waktu tidur Anda

Penelitian menunjukkan cahaya biru yang dipancarkan smartphone, tablet, dan laptop, dapat menekan pelepasan melatonin dalam tubuh di malam hari. Melatonin adalah hormon utama yang membantu Anda mengatur jam internal, memberitahu tubuh waktunya tidur ketika malam tiba dan merasa mengantuk. Cahaya biru dari gadget dapat mengganggu proses tersebut, sehingga mustahil bagi Anda untuk tidur tepat waktu.

Kurang tidur sudah tentu memiliki efek negatif pada otak. Jika Anda tidur kurang dari tujuh jam tiap harinya, Anda akan merasakan dampak-dampak buruk, seperti: susah fokus saat bekerja, suasana hati yang buruk, bermasalah dengan memori, belum lagi merusak jaringan otak. Kesemuanya akan membuat Anda tidak bahagia dan perlahan-lahan menjadi bodoh.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

2. Membuat perhatian Anda terbagi

Tak perlu science untuk menjawab pernyataan tersebut. Faktanya, teknologi membuat perhatian mudah terpecah. Anda pasti sering memeriksa ponsel Anda sembari menyelesaikan pekerjaan Anda, bukan? Atau seberapa sering Anda membuka tab  lain di komputer/laptop Anda yang sama sekali tak berhubungan dengan pekerjaan? Pada kenyataannya, mengerjakan beberapa tugas sekaligus tak akan membuat satu pekerjaan selesai dengan baik.

Menurut survei dari Pew Research Center, 2.400 setuju bahwa siswa sekarang lebih gampang terpecah perhatiannya dibanding generasi sebelumnya. 87% setuju dengan pernyataan teknologi digital menciptakan generasi yang perhatiannya mudah terpecah dengan rentang yang pendek. Sedangkan 64% setuju dengan pernyataan teknologi membuat banyak siswa teralih perhatiannya dari akademis mereka. Tidak heran kalau teknologi justru membuat beberapa siswa menurun tingkat pengetahuannya.

3. Membuat Anda tak bisa mengingat banyak hal

Memori terdiri dari dua macam: memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Informasi harus melalui memori jangka pendek untuk dapat disimpan dalam memori jangka panjang. Namun, setiap memori beristirahat dalam proses pengumpulan informasi, katakanlah mengirim email, membaca chat, memori akan menghapus informasi sebelumnya dari sebelum transfer terjadi.

Kemudian saat Anda mengetahui kalau Google dan smartphone bisa membuat pekerjaan Anda lebih mudah, Anda pun bergantung padanya. Bahkan untuk sekadar sepotong informasi yang bisa Anda simpan di memori.

Karena Anda tak lagi banyak mengingat informasi, sudah tentu Anda pun lebih banyak melupakan informasi. Anda pun cenderung menjadi pelupa.

4. Tak konsentrasi dengan apa yang Anda baca

Teknologi membuat Anda tak bisa berkonsentrasi dengan bahan bacaan Anda. Katakanlah buku ataupun informasi yang Anda baca secara online di smartphone. Tulisan-tulisan berwarna-warni yang memuat link membuat otak Anda bekerja lebih keras daripada seharusnya dan hanya menyisakan sedikit tenaga untuk memproses bahan bacaan.

Penelitian menemukan membaca teks dengan link berwarna membuat otak meski memilih apakah akan mengklik link tersebut atau mengacuhkannya. Lama-kelamaan, otak Anda pun kehilangan kemampuan bekerja dengan baik.

5. Tak bisa menentukan arah tanpa mengandalkan GPS

Orang-orang yang mengAndalkan GPS dalam mencari arah memiliki aktivitas hippocampus yang lebih rendah dibanding yang tidak. Dengan kata lain, saat Anda lebih memilih menggunakan GPS, berarti Anda tak memaksimalkan kapasitas otak Anda. Sebuah penelitian di London menemukan sopit taksi memiliki hippocampus lebih berkembang dibanding pengendara yang terbiasa menggunakan GPS. Hal ini dikarenakan sopir taksi lebih terbiasa menggunakan memoris spasial mereka dibanding menggunakan GPS. Saat seseorang mengembangkan peta kognitif mengingat rute, maka ia telah mencegah masalah penyimpanan memori spasial di kemudian hari.

6. Membuat Anda kecanduan

Menghabiskan terlalu banyak waktu di internet ternyata membuat perubahan dalam otak yang meniru ketergantungan seseorang akan obat-obatan atau alkohol. Pecandu internet, terutama gamer, memiliki  materi abu-abu yang abnormal di otak mereka dan melumpuhkan daerah yang terlibat dalam pengolahan emosi, mengatur perhatian, dan pengambilan keputusan.

7. Mengacuhkan lingkungan sekitar

Teknologi membuat Anda sibuk dengan gadget dan melupakan lingkungan sekitar. Anda pun mulai antipati terhadap lingkungan, tak acuh terhadap orang lain, bahkan nilai kemanusiaan Anda pun menurun karena terlalu sibuk dengan teknologi. Tak heran, teknologi disebut-sebut sebagai pemicu buruknya hubungan antara keluarga, teman, pasangan, bahkan lingkungan.

Terkejut dengan apa yang Anda baca? Sudah semestinya mempertimbangkan lagi bagaimana menggunakan teknologi secara bijak.
TeknologiPara ilmuwan saat ini sedang mengembangkan sebuah lensa kontak teleskopik untuk memperbesar penglihatan manusia. Kelak, lensa kontak teleskopik ini dapat membantu seseorang yang mengidap penyakit Degenerasi Macular Terkait Usia/Age-Related Macular Degeneration (AMD) akibat glaukoma. Glaukoma merupakan penyebab kebutaan progresif yang disebabkan oleh kerusakan saraf mata optik.

Lensa pintar tersebut akan menggunakan pengukur regangan dan sensor tertanam di dalam sebuah chip yang terletak di lensa untuk mengukur perubahan volume cairan dalam mata sebagai pengganti pengukuran tekanan. Saat dipasangkan di mata, pemakainya dapat mengedipkan mata kanan mereka untuk memperbesar penglihatan, sementara sebelah kiri untuk mengembalikan penglihatan kembali ke normal.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Perusahaan bioteknologi Swiss Sensimed adalah perusahaan pertama yang menggunakan teknologi lensa pintar ini. Kelak, lensa pintar ini dapat digunakan untuk memantau perkembangan glaukoma.

Terdapat penerima data nirkabel yang dikenakan di leher dan dapat dirancang untuk memantau mata selama 24 jam. Diharapkan teknologi ini dapat mengetahui diagnosis awal dari glaukoma sehingga penanganan terhadap penderita glaukoma dapat ditanggulangi sedini mungkin.

Menarik, bukan? Kelak dengan lensa kontak ini kita bisa melihat sesuatu yang jauh tanpa perlu bantuan teleskop.
Teknologimemang menawarkan banyak kemudahan bagi manusia. Efektivitas waktu adalah salah satu manfaat kemajuan teknologi. Namun, kemajuan teknologi juga bak pisau bermata dua. Di sisi lain, banyak penyakit yang timbul akibat kemajuan teknologi. Apa saja?

1. Depresi

Sebuah kelompok dokter di Amerika Serikat memperingatkan bahwa para remaja dapat menjadi begitu terobsesi dengan sosial media, baik facebook, twitter, dan yang lainnya. Mereka menyatakan anak-anak yang diabaikan di sosial media akan lebih tertekan dibanding dalam kehidupan nyata. American Academy of Pediatri bahkan memperingatkan risiko kesehatan mental anak yang menjadi korban cyber bullying dan menegaskan bahwa penggunaan beberapa website tertentu dalam jangka panjang dapat memengaruhi pola tidur dan tingkat harga diri.

2. Cedera Regangan

Dulu, buruh pabrik, penjahit, dan musisilah yang paling berisiko mengalami cedera regangan berulang. Namun dewasa ini, pekerja kantor dan orang-orang biasa pun dapat menderita masalah yang sama karena menghabiskan waktu terlalu banyak untuk menggunakan keyboard dan ponsel pintar. Bekerja dengan jari, pergelangan tangan, lengan, dan bahu secara berulang-ulang dapat menyebabkan kerusakan yang tak mampu diperbaiki oleh tubuh dari waktu ke waktu. Istirahat adalah langkah pencegahan yang tepat. Hentikan sejenak bekerja dengan keyboard maupun memainkan smartphone.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

3. Hipersensitivitas Gelombang Elektromagnetik

Saat ini, orang-orang dikelilingi oleh komunikasi nirkabel. Dari wi-fi, sinyal telepon seluler, hingga radio melingkupi kita tanpa kita sadari. Bagi sebagian orang, paparan medan elektromagnetik ternyata dapat menimbulkan efek buruk terhadap tubuh. Gejala yang timbul biasanya sakit kepala akut, kulit terbakar, hingga otot berkedut dan nyeri parah. Banyak orang memilih pindah ke tempat yang jauh dan sepi, di mana komunikasi nirkabel dapat dikontrol untuk menghindari masalah.

4. Kecanduan Internet

Psikiater asal Amerika Serikat, Jerald Block, menyatakan jumlah orang yang menderita gangguan klinis akibat kecanduan internet makin meningkat. Kecanduan tersebut bisa karena kecanduan game online, maupun situs pornografi. Banyak psikiater yang merawat pasien menyatakan dunia online telah mengambil alih kehidupan pasien mereka. Pasien mereka kemudian lebih nyaman berada di dunia online dibanding di dunia nyata.

5. Berkurangnya Kualitas Pendengaran

Perangkat-perangkat musik yang semakin canggih ternyata dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Perangkat musik tersebut membuat makin banyak orang yang menggunakan headphone di manapun mereka berada. Yang membuatnya semakin buruk adalah mereka mendengarkan musik dengan volume yang terlalu keras. Dalam jangka waktu yang lama, volume yang terlalu keras dapat merusak pendengaran. Tak heran, saat ini semakin banyak laporan remaja yang mengeluh kualitas pendengaran mereka menurun.
TeknologiDi era digital, wanita perlu memanfaatkan teknologi untuk mampu bertahan, bahkan mempercepat kariernya. Jika tidak, mereka akan tertinggal dengan generasi yang lebih muda.

Perusahaan konsultan di bidang manajemen bisnis Accenture, membuat penelitian bertajuk bertajuk, "Menuju Kesetaraan 2017: Leading in the New" (Maju di era Baru). Hasil penelitian itu didapatkan dari survei yang dilakukan pada 507 responden dari masing-masing 29 negara.

Salah satu poinnya, bagaimana wanita mampu memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan pendapatan lebih. Dewi Triana Saleh, Senior Manager Accenture, mengatakan, untuk mendapatkan penghasilan wanita harus bekerja.

Di sisi lain, wanita biasanya memiliki tanggung jawab lebih dengan rumah tangga. Maka dengan memanfaatkan teknologi, wanita bisa bekerja dengan lebih fleksibel.

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

"Misalnya jika ia bekerja di perusahaan yang mengadaptasi teknologi dengan baik, maka rapat bisa dilakukan melalui internet sehingga mereka bisa lebih fleksibel. Mereka bisa bekerja dari rumah dan lebih banyak waktu untuk mengurus rumah tangga," tuturnya di Jakarta

Pendapatan juga tidak harus berasal dari gaji, tetapi dari hal lainnya. Chitrawati Juganda, Senior Manager Accenture, mengatakan, teknologi pun bisa dimanfaatkan bagi wanita untuk memperoleh penghasilan tambahan. Bahkan hal ini juga bisa dilakukan bagi mereka yang ingin mendedikasikan waktunya untuk mengurus rumah tangga.

"Mereka bisa berjualan lewat media sosial, misalnya. Hal ini juga membutuhkan kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan perkembangan zaman," kata Chitra.
TeknologiMenteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengimbau perusahaan-perusahaan media supaya melek perkembangan teknologi. Media harus mampu melihat peluang dengan baik di era teknologi, yang saat ini berkembang pesat.

Rudiantara mengatakan, selama ini media cetak memandang teknologi sebagai sebuah objek. Namun mengingat perkembangannya, media harus bisa beradaptasi dan mengikutinya, bila ingin bisnis mereka terus hidup.

"Saat dulu media cetak menjadi rujukan, teknologi hanya menjadi objek bagi media, tapi sekarang bukan hanya objek, teknologi harus menjadi subjek. Kalau tidak begitu, bisa habis (tutup)," tutur Rudiantara saat ditemui di kawasan Jakarta

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Chief RA ini menjelaskan bahwa yang dibutuhkan media untuk eksis adalah economies of scale. Dengan begitu, sebuah perusahaan dapat berjalan baik dan meraup keuntungan besar.

Guna mewujudkan hal tersebut, menurutnya, semua pihak terkait yang ada di dalamnya harus saling bekerja sama.

"Harus kompak agar bisa mewujudkan economies of scale tadi dan harus ada pemikiran yang sama. Selain itu, perusahaan juga harus dikelola secara profesional," ungkapnya.
TeknologiMaraknya berbagai game online yang tersebar banyak di dunia maya perlahan namun pasti, nampaknya akan merusak moral anak bangsa. Salah satu yang popular yaitu Point Blank, bukan maksud untuk menyidir atau menyalahkan permainan tersebut, yang saya lihat belakangan ini memang seperti itu Sebut saja kakak beradik yang bernama andi dan budi ( keduanya bukan nama sebenarnya ) kira kira usia mereka berumur  9 tahun dan 11 tahun. 




Keisengan mereka yang berawal dari pergi ke warnet, sekedar untuk browsing tugas sekolah kemudian melihat para ‘senior’ mereka bermain game online, setelah beberapa minggu akhirnya mereka mencoba bermain sendiri, hasil dari uang jajan yang di berikan orang tua ketika mereka sekolah, malah di gunakan untuk bermain game selepas pulang sekolah, dari yang awalnya hanya main 1 jam atau 2 jam, lama kelamaan meningkat main paket selama 4 jam. 

Dan entah mungkin karena ‘ketagihan’ main game online, mereka jadi meninggalkan kewajibannya sebagai pelajar, pulang sekolah, mereka pergi ke warnet dan pulang ke rumah sudah sore hari, begitu seterusnya. Mungkin kontrol orang tua yang lemah, dan mungkin juga orang tua yang ‘gaptek’, mereka pikir kalo ke warnet hanya sekedar browsing tugas sekolah atau kalaupun bermain game hanya permainan game biasa dan sudah lumrah. Para orang tua tidak mengetahui adanyaunsur-unsur judi dalam point blank ini. 


“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Ketika saya mencoba bertanya kepada mereka, seperti apa sih game Point Blank ini?tanpa berpikir panjang lagi mereka dengan lancarnya bercerita kalau di dalamnya ada semacam voucher cash untuk membeli item item tertentu, dan ini yang bisa di perjual belikan, mereka pernah menjual voucher itu kepada orang lain seharga Rp. 50.000,- ( Masya Allah ), mereka juga tertarik dengan permainan ini karena adanya adegan kekerasan seperti penembakan dan pembunuhan, dan kalau hal ini dibiarkan saja, bukan tidak mungkin anak akan meniru adegan kekerasan tersebut.

Dan yang lebih parah lagi adalah, mereka pernah ketahuan beberapa kali mencuri sejumlah uang hanya untuk kebutuhan bermain game tersebut. Sudah separah inikah efek samping dari game online?sungguh ini benar benar sangat berbahaya. Lemahnya pengawasan dari orang tua, menyebabkan anak dengan mudahnya mendapatkan segala informasi yang di dapat lewat berbagai media social tanpa filter, dan pada usia anak anak biasanya mereka akan meniru bahkan mempraktekkan langsung apa yang mereka lihat. Karena itu sudah saatnya para orang tua menjaga anak anaknya dari berbagai kejahatan Game Online yang banyak tersebar di dunia maya.

TeknologiAda delapan game online berbahaya di Indonesia, kini Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan Indonesia Game Rating System (IGRS) sebagai filter game yang beredar di Indonesia.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai terdapat delapan game online yang berbahaya bagi anak. Ini lantaran dalam kedelapan game online tersebut ditengarai dapat membahayakan perkembangan anak-anak Indonesia.
“Konten kekerasan dalam game online sangat berpengaruh buruk kepada anak-anak,” kata komisioner KPAI, Susanto saat menjadi pemateri dalam pelatihan jurnalistik yang digelar Dewan Pers di Kota Bengkulu.
Senada dengan Susanto, Wakil Ketua KPAI Maria Advianti juga menyatakan hal yang sama pada Forum Diskusi Bersama di Kantor KPAI Jakarta. “Bermain game online bisa membuat anak menjadi kecanduan untuk terus bermain game online.”
Menurut Maria, tidak sedikit dari game online yang memiliki substansi negatif bila dimainkan anak-anak. Setidaknya, dalam catatan KPAI, ada delapan game yang menyuguhkan tampilan kekerasan, pornografi dan perjudian.
Delapan game online berbahaya yang dimaksud adalah World of Warcraft (Blizzard, Indogamers), Call of Duty (Activision), RF (Rising Force) Online (LYTO), AION (NCSoft, Indogamers), Counter Strike (Megaxus), Lost Saga (Gemscool), Point Blank (Gemscool), dan Gunbound (Bolehgame, segera di LYTO Classic).
Selain kekerasan, game online ini juga dinilai mengandung unsur pornografi dan perjudian yang bisa berpengaruh pada pertumbuhan anak.
Menurut data KPAI, saat ini ada 13 ribu anak yang intens mengakses internet dengan berbagai tujuan, termasuk game online. Jumlah tersebut belum termasuk anak-anak yang mengakses internet hanya untuk mengelola akun media sosial mereka.
“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai dampak negatif game online sangat banyak. Beberapa diantaranya adalah memicu anak untuk berkata kotor, menjadi kecanduan, serta membuat mereka terbengkalai dalam kegiatan di dunia nyata. Oleh karenanya diperlukan solusi yang baik untuk permasalahan ini.
“Tidak dapat disangkal bahwa game sudah menjadi subsektor TIK yang pertumbuhannya pesat di dunia, khususnya Indonesia. Menurut beberapa organisasi survei, seperti Appannie dan Newzoo, Indonesia adalah pasar pengguna game yang sangat potensial,” papar Luat Sihombing, Kepala Seksi Pengembangan Produk Industri Konten Multimedia, Unit Kerja Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika dari Kemenkominfo.
“Mengenai maraknya games dengan berbagai genre dan konten, masyarakat perlu menyadari bahwa game bukan hanya untuk konsumsi anak-anak. Banyak game yang sebenarnya diperuntukkan bagi usia dewasa. Panduan ini biasanya disebut Game Rating System. Keseuaian antara konten dan usia inilah yang mempengaruhi manfaat atau dampak game terhadap penggunanya. Jika anak-anak memainkan game edukasi yang sesuai usianya, maka anak tersebut tentu akan mendapatkan manfaat positif,” lanjutnya.
“Melihat perkembangan konsumsi game di Indonesia, dan juga semakin bertumbuhnya developer lokal, Kemkominfo bekerjsama dengan para developer dan asosiasi memandang perlunya game rating system sendiri di Indonesia. Ini yang sedang dikerjakan Kemkominfo pada Ditjen Aptika, Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika.”
Sistem rating yang disebut dengan nama Indonesia Game Rating System (IGRS) ini memang sudah digodok sejak tahun lalu. Ditangani oleh pelaku-pelaku industri game Indonesia, seperti Andi Suryanto (AGI), Kris Antoni (IDGA), Ami Raditya (duniaku.net), dan melibatkan publisher, developer, media, serta komunitas game.
“Diharapkan dengan karakter budaya dan norma yang umum di Indonesia, game rating system yang dimiliki Indonesia nantinya dapat menjadi panduan yang tepat utk game developer dalam membuat produknya sesuai target usia pengguna yang diinginkan, pun masyarakat, terutama orangtua semakin menyadari keterlibatan mereka dalam memilih game yang sesuai dengan klasifikasi usia anak-anaknya,” terang Luat.
Teknologi,  Di era saat ini memang Teknologi semakin berkembang dan maju dengan banyaknya penemuan-penemuan Teknologi terbaru, dan pastinya teknologi ini memerlukan sebuah sumber daya manusia yang memang sudah ahli.

Namun, taukah Anda ada beberapa anakyang memang ahli dalam bidang teknologi? Memang pengenalan dan pembelajaran teknologi ini tidak untuk anak-anak. Namun uniknya beberapa anak ini menjadi ahli dalam bidang teknologi dalam usia yang masih belia. Penasaran seperti apa? berikut ini ulasanya.

1. Zora Ball (Pembuat Aplikasi Termuda)

Seorang anak yang cantik dan imut ini adalah pembuat aplikasi termuda pada tahun 2012, dan pasti Anda tidak akan menyangka jika melihat raut wajahnya. Uniknya, pada usianya yang menginjak 7 tahun ini Zora telah ikut dalam sebuah acara komunitas pengembang aplikasi yang memang diselenggaraakan oleh sebuah universitas yakni University of Pennsylvania yaitu FATE Bootsrap Expo. Nah, kerennya sebenarnya acara ini hanya menerima peserta minimal berumur 12 tahun, namun karena tingkat kejeniusannya akhirnya Zora boleh mengikuti kontes tersebut.

2. Zach Marks (Jejaring Sosial Anak-Anak)

“ MAU LIHAT LIHAT KOLEKSI KAOS DISTRO KAMI “

Zach namanya, awalnya ia memang dilarang oleh orang tuanya untuk membuat akun Facebook karena saat itu masih berusia 11 tahun. Sedangkan Facebook ini membuat peraturan para penggunanya memiliki umur minimal 13 tahun. Namun Zach berambisi untuk membuat jejaring sosial yang memang ditujukan untuk anak-anak, dan pada tahun 2012 kemarin dia pun berhasil membuat jejaring sosial untuk anak yang diberi nama Grom Social.

3. Santiago Gonzales (Aplikasi iOS)

Santiago Gonzales ini memang patut diacungi jempol. Pada usianya yang masih muda dia sudah membuat 15 aplikasi yang berjalan di iOS. Aplikasi yang dibuatnya merupakan sebuah game sampai edukasi, yang paling populer aplikasi yang dibuatnya adalah Super Slide Puzzle. Prestasi yang sangat membanggakan tentunya untuk seorang anak seusianya.

4. Ayan Qureshi (Ahli Komputer)

Untuk bocah imut ini, namanya kini tengah booming karena ia memiliki keahlihan dalam bidang komputer. Ayan Qureshi namanya, ia kini masih berusia 5 tahun dan sudah menjadi ahli komputer. Kerenya lagi, Ayan Qureshi ini lulus ujian Supporting Windows 8.1 dan dinobatkan sebagai peserta termuda yang lolos dalam ujian Microsoft ini.

5. Muhammad Yahya Harlan (Saling Sapa)

Nah, untuk yang satu ini berasal dari dalam negri. Remaja berusia 13 tahun ini nyatanya masih bersekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bandung. Ia berhasil memperkenalkan jejaring sosial salingsapa.com pada tahun 2011 yang lalu. Presatasi yang sangat membanggakan untuk seorang anak dari Indonesia Muhammad Yahya Harlan ini.